Tidak ada yang lebih indah daripada pemandangan alamiah seekor rajawali yang melayang-layang dengan anggun di langit. Karena itu saya sangat menikmati kisah seorang petani yang pernah menemukan seekor anak rajawali yang terdampar di tengah hutan. Anak rajawali itu sedang menggelepar berjuang hidup, petani itu kemudian memutuskan untuk membawa anak rajawali itu bersamanya dan memeliharanya. Masalahnya, yang ada di peternakannya hanyalah segerombolan ayam, dan anak rajawali itu dipeliharanya bersama dengan ayam-ayam tersebut. Jadi, ketika ayam-ayam berkeliaran dan mematoki biji-bijian di atas tanya, anak rajawali itu belajar dan melakukan hal yang sama. Mematoki biji-bijian tentu saja biasa bagi ayam tetapi merupakan cara yang aneh bagi seekor rajawali untuk hidup.
Ketika tiba saatnya si petani merasa rajawali itu sudah cukup besar dan mampu menghidupi dirinya sendiri, ia membawa rajawali itu ke pekarangan belakangan dengan maksud mengajarinya terbang. Dua kali ia berusaha melemparkan rajawali itu ke langit, dan dua kali juga rajawali itu terlempar di tanah, dan seperti yang Anda duga, rajawali itu mulai mematok-matok tanah seperti layaknya seekor ayam. Lalu, si petani itu memiliki sebuah ide. Ia meletakkan rajawali itu di tiang pagar yang tertinggi, lalu terjadilah. Rajawali itu mengarahkan kepalanya ke atas dan ia melihat langit. Melihat matahari. Dan tiba-tiba, sebuah lengkingan keluar dari mulutnya, direntangkan sayapnya dan terbang dari tiang pagar. Awalnya, rajawali itu terbang dalam lingkaran kecil di atas kepala sang petani, lalu kemudian ia terbang tinggi ke atas langit, menuju ke arah cahaya matahari. Ia seekor rajawali! Dan tidak dilahirkan untuk mematoki makanan ayam! Ia dilahirkan untuk terbang! Dan demikian juga Anda!
Mungkin kata-kata ini secara mendasar menggambarkan bagaimana Anda mengakhiri hari-hari Anda belakangan ini, "Ya, lumayanlah.. cuma belum cukup." Semua hal berjalan secara lumayan, biasa saja. Tidak ada yang menggetarkan hati. Tetapi Anda merasa letih dan lesu. Tidak ada cukup cinta. Tidak ada rasa kecukupan - kedamaian. Ada sesuatu yang hilang.
Mungkin karena Anda sedang berjuang hidup, tetapi tidak menghidupi kehidupan Anda seperti yang seharusnya. Anda mematoki biji-bijian seperti ayam, seperti orang-orang di sekeliling Anda. Tetapi Anda diciptakan untuk sesuatu yang lebih besar, lebih tinggi, dan jiwa Anda mengetahuinya. Anda tidak akan pernah merasa lengkap, merasa damai sampai pada akhirnya Anda mampu menjalani kehidupan seperti yang selayaknya Anda telah diciptakan.
Keberadaan Anda, identitas Anda dijabarkan dalam Efesus 2:10, "Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya." Allah mengatakan Anda dicipta olehNya, untukNya, dan bagi suatu pekerjaan yang lebih besar dari apa yang dapat Anda temukan jika Anda berjalan sendiri. Itulah mengapa kita merasa kehidupan kita tidak cukup untuk memuaskan kita. Kita menjalani kehidupan kita sendiri - dan Alkitab menyebutkannya sebagai dosa. Hal tersebut telah mengambil kita dari Sosok yang telah menciptakan kita. Kita terjebak dalam hal-hal duniawi yang tidak pernah dapat memuaskan kita dan kita tidak akan pernah memperoleh kekekalan yang seharusnya dapat kita peroleh. Anda lihat, Anda dilahirkan untuk terbang, tetapi tanpa Yesus dalam hati Anda, Anda melihat ke bawah mematok seperti ayam. Dosa telah mengurung kita.
Dan karena itulah Anda harus, seperti yang dikatakan dalam Alkitab, "dalam Kristus Yesus." Anak Allah menempuh kematian untuk dosa yang telah Anda lakukan supaya Anda dapat diampuni dan berada di dalam tangan Allah yang menciptakan Anda, agar tidak ada satu hari lagi yang terbuang di luar rencana yang indah bagi Anda. Allah sedang menunggu Anda merentangkan kehidupan Anda sebesar-besarnya, yang tidak pernah Anda bisa bayangkan sebelumnya.
Anda ditakdirkan untuk langit; untuk kerajaan surgawi, untuk hal-hal yang lebih besar. Sekarang waktunya untuk menatap Sang Putra - Putra Allah yang mengasihi Anda sehingga Ia rela mati untuk Anda.
Oleh: Ron Hutchcraft



















0 komentar:
Posting Komentar