<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3078693648850900417</id><updated>2012-01-08T03:26:45.650-08:00</updated><title type='text'>Jesus I Believe</title><subtitle type='html'>Lets Follow Jesus...!!!</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>danecook</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SWrGuLby6vI/AAAAAAAAACc/lavLH0pKEGc/S220/3-Surgeon-General-C.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>39</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3078693648850900417.post-6663027336112359229</id><published>2009-09-03T23:01:00.000-07:00</published><updated>2009-09-03T23:02:23.955-07:00</updated><title type='text'>Sensitivitas Kepada Teguran</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SqCtZy1VDgI/AAAAAAAAAKg/AyOBMw7lI30/s1600-h/CanYouSeeJesus.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 260px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SqCtZy1VDgI/AAAAAAAAAKg/AyOBMw7lI30/s320/CanYouSeeJesus.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5377488613734157826" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Francois M. Fenelon&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sensitivitas kepada Teguran adalah Tanda Pasti bahwa kita membutuhkannya"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tentu saja mau Anda memiliki ketenangan batin. Tetapi saya kira Anda tahu bahwa ketenangan ini tidak eksis melainkan bagi yang rendah hati. Dan tidak ada kerendah hatian yang sejati melainkan hal itu dihasilkan oleh Tuhan di dalam setiap situasi. Ini terutamanya benar dalam situasi-situasi dimana kita dipersalahkan karena sesuatu hal oleh orang yang tidak berkenan terhadap kita, dan juga saat kita menyadari kelemahan batin kita. Tetapi sebaiknya kita terbiasa menghadapi pencobaan-pencobaan ini karena kita akan berulang kali diperhadapkan dengan hal-hal ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanda yang pasti bagi kerendahhatian yang dilahirkan dari Tuhan adalah saat kita tidak lagi dikagetkan dengan koreksi oleh orang lain, atau kaget karena hati kita menolaknya. Seperti anak-anak kecil, kita tahu dengan baik bahwa orang yang mengoreksi kita itu benar, tetapi kita juga harus dengan rendah hati mengakui fakta bahwa kita tidak dapat, oleh diri kita sendiri, membuat koreksi yang diperlukan itu. Kita tahu siapa kita, dan kita tidak punya pengharapan untuk menjadi lebih baik melainkan melalui rahmat Tuhan. Teguran-teguran dari orang lain, keras dan seolah-olah tidak berperasaan, sebenarnya kurang dari apa yang kita sesungguhnya layak terima. Jika kita menemukan diri kita memberontak dan marah, kita harus memahami bahwa sikap lekas marah pada saat dikoreksi itu jauh lebih parah dari semua kelemahan kita dijumlahkan. Dan jika demikian keadaannya, kita tahu bahwa koreksi itu tidak akan menjadikan kita lebih rendah hati. Jika kita menyimpan dendam karena ditegur itu justru menunjukkan betapa kita membutuhkan teguran itu. Pada kenyataannya, sengat teguran tidak akan dirasakan jika manusia lama kita sudah mati. Jadi, semakin teguran itu menyakitkan, semakin kita sebetulnya membutuhkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mohon maaf jika saya sudah berkata terlalu keras. Tetapi tolonglah jangan meragukan kasih saya terhadap Anda. Ingatlah bahwa apa yang saya katakan itu tidaklah berasal dari saya. Hal itu dari Tuhan. Dan tangan Tuhanlah yang memakai saya untuk memberikan satu pukulan yang menyakitkan kepada “si aku” yang sedang memberikan Anda begitu banyak masalah. Jika saya telah menyebabkan Anda merasa sakit, ingatlah bahwa rasa sakit itu membuktikan bahwa saya telah menyentuhkan titik yang sensitif di dalam diri Anda. Jadi tunduklah kepada Tuhan dan terimalah semua penanganan-Nya terhadap diri Anda, dengan demikian Anda akan dengan segera memperoleh damai dan ketenangan di dalam jiwa Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda telah seringkali memberitahu orang lain tentang pentingnya penyerahan kepada Tuhan. Sekarang, sangatlah penting bagi Anda untuk mengambil nasihat Anda sendiri. Oh, betapa indahnya kasih karunia yang akan turun ke atas Anda jika Anda dapat seperti seorang anak kecil menerima semua koreksi dan teguran yang Tuhan pakai untuk membuat Anda rendah hati dan tunduk. Saya berdoa agar Dia akan sepenuhnya membinasakan kehidupan “si-aku” di dalam Anda agar “si aku” itu sama sekali tidak lagi ditemukan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3078693648850900417-6663027336112359229?l=jesusibelieve.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/feeds/6663027336112359229/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/09/sensitivitas-kepada-teguran.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/6663027336112359229'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/6663027336112359229'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/09/sensitivitas-kepada-teguran.html' title='Sensitivitas Kepada Teguran'/><author><name>danecook</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SWrGuLby6vI/AAAAAAAAACc/lavLH0pKEGc/S220/3-Surgeon-General-C.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SqCtZy1VDgI/AAAAAAAAAKg/AyOBMw7lI30/s72-c/CanYouSeeJesus.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3078693648850900417.post-8344082390467459488</id><published>2009-09-03T22:57:00.000-07:00</published><updated>2009-09-03T22:59:49.696-07:00</updated><title type='text'>Konsekuensi Sebuah Pilihan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SqCsvMrxVdI/AAAAAAAAAKY/Kv6InP_7ecY/s1600-h/371_choose1.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 294px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SqCsvMrxVdI/AAAAAAAAAKY/Kv6InP_7ecY/s320/371_choose1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5377487881939015122" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Leonard Bengs&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ulangan 30:19-20 "Aku memanggil langit dan bumi menjadi saksi terhadap kamu pada hari ini:kepadamu kuperhadapkan kehidupan dan kematian, berkat dan kutuk. Pilihanlah kehidupan, supaya engkau hidup, baik engkau maupun keturunanmu, dengan mengasihi TUHAN, Allahmu, mendengarkan suara-Nya dan berpaut pada-Nya, sebab hal itu berarti hidupmu dan lanut umurmu untuk tinggal di tanah yang dijanjikan TUHAN dengan sumpah kepada nenek moyangmu, yakni kepada Abraham, Ishak dan Yakub, untuk memberikannya kepada mereka"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapapun orangnya, jika diperhadapkan dengan pilihan seperti diatas, pasti akan memilih kehidupan bukan kematian dan memilih berkat dari pada kutuk. Namun kita harus tahu jika kita memilih kehidupan dan berkat, maka ada hal-hal yang harus kita lakukan, yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Mengasihi Tuhan Allah (termasuk menyenangkan hati-Nya)&lt;br /&gt;   2. Mendengarkan suara-Nya (termasuk melakukan firman-Nya)&lt;br /&gt;   3. Berpaut pada Tuhan (selalu rindu untuk selalu bersama Tuhan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kita melakukan hal-hal di atas, maka Tuhan sendiri yang akan memberikan tanah perjanjian dan umur yang panjang kepada kita.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3078693648850900417-8344082390467459488?l=jesusibelieve.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/feeds/8344082390467459488/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/09/konsekuensi-sebuah-pilihan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/8344082390467459488'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/8344082390467459488'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/09/konsekuensi-sebuah-pilihan.html' title='Konsekuensi Sebuah Pilihan'/><author><name>danecook</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SWrGuLby6vI/AAAAAAAAACc/lavLH0pKEGc/S220/3-Surgeon-General-C.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SqCsvMrxVdI/AAAAAAAAAKY/Kv6InP_7ecY/s72-c/371_choose1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3078693648850900417.post-8736634933086101698</id><published>2009-05-05T01:45:00.000-07:00</published><updated>2009-05-05T01:50:12.820-07:00</updated><title type='text'>Anjing Ternyata Bisa Marah Juga</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/Sf_9isv5GHI/AAAAAAAAAKQ/Kh-iFyWtbzA/s1600-h/sadDog.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/Sf_9isv5GHI/AAAAAAAAAKQ/Kh-iFyWtbzA/s320/sadDog.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5332259256399370354" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#999999;"&gt;Bacaan: &lt;a id="B" href="http://www.sabda.org/sabdaweb/passages/?p=Kejadian%203:1-19" target="_blank"&gt;Kejadian 3:1-19&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Perempuan yang Kautempatkan di sisiku, dialah yang memberi dari buah pohon itu kepadaku ...&lt;em&gt;- Kej 3:12&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     &lt;p&gt;Seorang pria dengan wajah kusut dan muka muram pulang ke rumahnya. Setibanya    di rumah, seperti biasanya ia mengetuk pintu, lalu ketika isterinya membuka    pintu sedikit lebih lama maka ia marah besar. Aneh memang tapi itulah yang terjadi,    si isteri dimaki habis-habisan hanya gara-gara sedikit terlambat membuka pintu.    Isterinya menjadi jengkel tapi tak bisa melawan itu sebabnya ia menumpahkan    kemarahannya kepada anaknya yang secara tak sengaja melakukan sedikit kesalahan.  &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Si anak pun jadi ngambek tapi juga tak berani melawan ibunya yang terlihat    begitu angker. Akibatnya pun bisa ditebak, si anak lalu menumpahkan kemarahannya    kepada si pembantu. Meski si pembantu jadi emosi dalam hati, tapi sangat tidak    mungkin seorang pembantu berani melawan anak majikan. Itu sebabnya si pembantu    menumpahkan kemarahannya kepada anjing peliharaan keluarga itu dengan cara tidak    memberi makan selama satu minggu! Karena lapar dan sangat jengkel karena merasa    jadi korban, si anjing akhirnya menggigit tamu yang kebetulan berkunjung sebagai    ungkapan kemarahannya. Anjing ternyata bisa marah juga!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pengertian populer itulah yang disebut displacement of aggression, atau    pengalihan agresi. Menumpahkan kesalahan kepada obyek pengganti yang levelnya    ada di bawahnya. Tentu ini adalah perilaku yang tidak baik dan sama sekali tidak    Alkitabiah. Kita selalu diajarkan untuk bertanggung jawab atas diri kita sendiri,    bukannya melemparkan kesalahan atau menumpahkan kemarahan kepada orang lain    yang levelnya ada di bawah kita. Mentalitas yang seperti ini hanya menciptakan    orang-orang yang suka mencari kambing hitam. Dia yang berbuat, tapi dia juga    yang melemparkan tanggung jawab kepada pihak lain. Seperti ketika Adam melemparkan    kesalahan kepada Hawa, lalu Hawa juga melemparkan kesalahan kepada si ular.  &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mari bersikap adil dan jujur terhadap diri sendiri. Kalau memang yang sedang    bermasalah kita, bukankah harusnya kita segera membereskan masalah itu dan bukannya    mencari tong sampah untuk menumpahkan kejengkelan dan kemarahan kita. Sunggguh    tidak adil kalau orang-orang di sekeliling kita harus menerima luapan emosi    kita, sementara mereka sebenarnya tak melakukan sesuatu yang setimpal dengan    kemarahan yang mereka terima.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Anda sedang jengkel dan marah pada hari ini. Tahanlah diri Anda untuk tidak    menumpahkan&lt;br /&gt; kejengkelan dan kemarahan Anda kepada orang lain.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3078693648850900417-8736634933086101698?l=jesusibelieve.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/feeds/8736634933086101698/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/05/anjing-ternyata-bisa-marah-juga.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/8736634933086101698'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/8736634933086101698'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/05/anjing-ternyata-bisa-marah-juga.html' title='Anjing Ternyata Bisa Marah Juga'/><author><name>danecook</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SWrGuLby6vI/AAAAAAAAACc/lavLH0pKEGc/S220/3-Surgeon-General-C.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/Sf_9isv5GHI/AAAAAAAAAKQ/Kh-iFyWtbzA/s72-c/sadDog.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3078693648850900417.post-4451244935741325849</id><published>2009-04-24T19:04:00.000-07:00</published><updated>2009-04-24T19:06:06.565-07:00</updated><title type='text'>Tipuan Iblis</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SfJv60tgNWI/AAAAAAAAAKA/wuXJHF_YQ1g/s1600-h/AdamEve_fs.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 202px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SfJv60tgNWI/AAAAAAAAAKA/wuXJHF_YQ1g/s320/AdamEve_fs.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5328444365505312098" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#999999;"&gt;Bacaan: &lt;a id="B" href="http://www.sabda.org/sabdaweb/passages/?p=Kisah%20Para%20Rasul%2013:4-12" target="_blank"&gt;Kisah Para Rasul 13:4-12&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis.&lt;em&gt;- Ef 6:11&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     &lt;p&gt;Seekor burung kakatua yang akan dijinakkan, kakinya dirantai pada sebuah besi    tempat ia bertengger. Beberapa waktu lamanya ia berusaha terbang namun terus    menerus gagal. Ia hanya bisa sedikit terbang (atau lebih tepatnya melompat),    lalu mendarat lagi dan bertengger di besi itu. Setelah sekian lama di rantai,    ia hanya akan berjalan-jalan di sepanjang besi itu saja. Meski rantai kakinya    dilepas, ia tidak akan terbang kemana-mana. Mengapa bisa demikian, padahal sayapnya    tetap ada dan kuat untuk terbang? Jawabannya sederhana. Rantai itu telah membuat    si kakatua benar-benar berpikir dan mengira bahwa dirinya tidak pernah bisa    terbang lagi. Sekalipun dirinya telah dibebaskan, ia tetap menganggap dirinya    tak mampu terbang dan bahkan tak mau berusaha lagi untuk terbang. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selama ribuan tahun, tipuan yang sama dilakukan oleh iblis kepada kita. Ia    telah berhasil menanamkan pemikiran kepada kita bahwa kita tidak akan pernah    bisa hidup kudus. Selama ia mengikat kita dalam cengkeraman dosanya, ia telah    berhasil membuat kita mengira bahwa sekalipun kita telah ditebus dan dimerdekakan    oleh Kristus, kita masih saja akan terus gagal dan jatuh bangun dalam dosa.  &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selama melayani konseling melalui surat menyurat, saya telah menemukan begitu    banyak orang menjadi korban tipuan kuno ini. Rasa bersalah dan kegagalan banyak    sekali dipergunakan oleh iblis untuk menaburkan benih keputus-asaan. Ia selalu    membuat korbannya percaya bahwa mereka telah gagal dan kini Tuhan tak akan mau    mengampuni mereka lagi dan sebaiknya mereka menyerah saja. Banyak orang benar-benar    tertipu dan percaya bahwa mereka tak mungkin bisa hidup kudus lagi. Mereka bahkan    percaya bahwa dosa mereka sudah tak terampuni! &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Iblis berusaha membuat kita lupa bahwa darah Kristus telah menebus hidup kita    dengan sempurna. Ia juga suka memanfaatkan kelemahan kita untuk dijadikan alasan    bahwa kita tak akan bisa hidup berkenan kepada Allah. “Terlalu sulit,    terlalu mustahil, engkau masih manusia biasa,” demikian ucapan yang didengungkannya    dalam pikiran kita. Padahal ia hanya mengatakan setengah dari kebenaran. Ya,    memang tidak mudah dan tidak mungkin dilakukan sendiri, namun kebenarannya ialah    : bersama Kristus kita mampu. Jangan lagi membiarkan diri Anda ditipu olehnya!  &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br /&gt; Setiap kali iblis berusaha meniupkan kebohongannya kepada Anda, segeralah mengusirnya    dan melihat kepada kebenaran yang sesungguhnya di dalam Kristus.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3078693648850900417-4451244935741325849?l=jesusibelieve.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/feeds/4451244935741325849/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/tipuan-iblis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/4451244935741325849'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/4451244935741325849'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/tipuan-iblis.html' title='Tipuan Iblis'/><author><name>danecook</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SWrGuLby6vI/AAAAAAAAACc/lavLH0pKEGc/S220/3-Surgeon-General-C.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SfJv60tgNWI/AAAAAAAAAKA/wuXJHF_YQ1g/s72-c/AdamEve_fs.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3078693648850900417.post-3591159007949972760</id><published>2009-04-24T18:42:00.000-07:00</published><updated>2009-04-24T18:58:02.968-07:00</updated><title type='text'>Kekuatan Yang Berlimpah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SfJuHT3EgwI/AAAAAAAAAJ4/7jFn14jVquM/s1600-h/african_fish_eagle_flying_cropped.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 215px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SfJuHT3EgwI/AAAAAAAAAJ4/7jFn14jVquM/s320/african_fish_eagle_flying_cropped.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5328442381002113794" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;table class="contentpaneopen"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td colspan="2" class="createdate" valign="top"&gt;Monday, 09 March 2009    &lt;/td&gt;    &lt;/tr&gt;      &lt;tr&gt;    &lt;td colspan="2" valign="top"&gt;     &lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val=""&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face  {font-family:"Cambria Math";  panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;  mso-font-charset:1;  mso-generic-font-family:roman;  mso-font-format:other;  mso-font-pitch:variable;  mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;} @font-face  {font-family:Calibri;  panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;  mso-font-charset:0;  mso-generic-font-family:swiss;  mso-font-pitch:variable;  mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal  {mso-style-unhide:no;  mso-style-qformat:yes;  mso-style-parent:"";  margin-top:0cm;  margin-right:0cm;  margin-bottom:10.0pt;  margin-left:0cm;  line-height:115%;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:11.0pt;  font-family:"Calibri","sans-serif";  mso-ascii-font-family:Calibri;  mso-ascii-theme-font:minor-latin;  mso-fareast-font-family:Calibri;  mso-fareast-theme-font:minor-latin;  mso-hansi-font-family:Calibri;  mso-hansi-theme-font:minor-latin;  mso-bidi-font-family:"Times New Roman";  mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoChpDefault  {mso-style-type:export-only;  mso-default-props:yes;  mso-ascii-font-family:Calibri;  mso-ascii-theme-font:minor-latin;  mso-fareast-font-family:Calibri;  mso-fareast-theme-font:minor-latin;  mso-hansi-font-family:Calibri;  mso-hansi-theme-font:minor-latin;  mso-bidi-font-family:"Times New Roman";  mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoPapDefault  {mso-style-type:export-only;  margin-bottom:10.0pt;  line-height:115%;} @page Section1  {size:612.0pt 792.0pt;  margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt;  mso-header-margin:35.4pt;  mso-footer-margin:35.4pt;  mso-paper-source:0;} div.Section1  {page:Section1;} --&gt; &lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-priority:99;  mso-style-qformat:yes;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;  mso-para-margin-top:0cm;  mso-para-margin-right:0cm;  mso-para-margin-bottom:10.0pt;  mso-para-margin-left:0cm;  line-height:115%;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:11.0pt;  font-family:"Calibri","sans-serif";  mso-ascii-font-family:Calibri;  mso-ascii-theme-font:minor-latin;  mso-fareast-font-family:"Malgun Gothic";  mso-fareast-theme-font:minor-fareast;  mso-hansi-font-family:Calibri;  mso-hansi-theme-font:minor-latin;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;em&gt;“Tetapi harta ini kami punyai dalam bejana tanah liat, supaya nyata, bahwa kekuatan yang melimpah-limpah itu berasal dari Allah, bukan dari diri kami.” (2 Korintus 4:7)&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Apakah engkau tahu bahwa engkau memiliki kekuatan yang berlimpah di dalammu? Sebagai seorang percaya, Roh Kudus sebenarnya diam di dalammu. Engkau memiliki kuasa dan otoritas atas Surga dan bumi di dalam dirimu!&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Selama hidup, Allah memberikan kita kesempatan untuk menyingkap kekuatan itu dalam kita. Ketika kita mengatasi halangan-halangan, kita sedang mengetuk kekuatan itu. Satu hal yang aku pelajari adalah Allah tidak pernah membiarkan tantangan yang besar bagi orang-orang kecil.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Engkau mungkin sedang menghadapi sesuatu yang besar hari ini. Kelihatannya hal itu benar-benar di atas kemampuanmu, tetapi itu berarti bahwa sesungguhnya engkau adalah orang yang besar dengan takdir yang besar. Engkau mungkin merasa kecil, engkau mungkin tidak melihat bagaimana mengatasinya, tetapi engkau perlu ingat siapa dirimu; anak Allah yang maha tinggi. Engkau telah diciptakan menurut gambar-Nya. Engkau sedang mengenakan mahkota kasih karunia, dan engkau sedang membawa kekuatan yang berlimpah di dalam dirimu. Milikilah sikap yang berkata, “Ini mungkin luar biasa, tetapi aku tahu aku juga adalah seorang yang luar biasa yang sedang melayani Allah yang luar biasa.” Berdirilah dalam iman dan ketahuilah bahwa engkau memiliki kemenangan karena engkau memiliki kekuatan-Nya yang besar hidup di dalam dirimu!&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;Doa Hari Ini&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;em&gt;Bapa di Surga, terima kasih untuk kekuatan yang berlimpah itu di dalamku. Aku memilih untuk berdiri dalam iman hari ini dan mengetahui bahwa bersama Engkau, aku akan mengatasi semua tantangan dan semua halangan. Aku muliakan nama-Mu yang kudus. Dalam nama Yesus. Amin.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;       &lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;     &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;     &lt;span class="article_seperator"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sumber: www.rotihidup.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3078693648850900417-3591159007949972760?l=jesusibelieve.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/feeds/3591159007949972760/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/kekuatan-yang-berlimpah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/3591159007949972760'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/3591159007949972760'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/kekuatan-yang-berlimpah.html' title='Kekuatan Yang Berlimpah'/><author><name>danecook</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SWrGuLby6vI/AAAAAAAAACc/lavLH0pKEGc/S220/3-Surgeon-General-C.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SfJuHT3EgwI/AAAAAAAAAJ4/7jFn14jVquM/s72-c/african_fish_eagle_flying_cropped.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3078693648850900417.post-2215640240483635558</id><published>2009-04-24T18:34:00.000-07:00</published><updated>2009-04-24T18:38:55.976-07:00</updated><title type='text'>Tingkatkan Kapasitas mu</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SfJpcTib-YI/AAAAAAAAAJw/vvZQuDBita0/s1600-h/farm_work.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SfJpcTib-YI/AAAAAAAAAJw/vvZQuDBita0/s320/farm_work.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5328437244134685058" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Monday, 09 March 2009                       &lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val=""&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face  {font-family:"Cambria Math";  panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;  mso-font-charset:1;  mso-generic-font-family:roman;  mso-font-format:other;  mso-font-pitch:variable;  mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;} @font-face  {font-family:Calibri;  panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;  mso-font-charset:0;  mso-generic-font-family:swiss;  mso-font-pitch:variable;  mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal  {mso-style-unhide:no;  mso-style-qformat:yes;  mso-style-parent:"";  margin-top:0cm;  margin-right:0cm;  margin-bottom:10.0pt;  margin-left:0cm;  line-height:115%;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:11.0pt;  font-family:"Calibri","sans-serif";  mso-ascii-font-family:Calibri;  mso-ascii-theme-font:minor-latin;  mso-fareast-font-family:Calibri;  mso-fareast-theme-font:minor-latin;  mso-hansi-font-family:Calibri;  mso-hansi-theme-font:minor-latin;  mso-bidi-font-family:"Times New Roman";  mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoChpDefault  {mso-style-type:export-only;  mso-default-props:yes;  mso-ascii-font-family:Calibri;  mso-ascii-theme-font:minor-latin;  mso-fareast-font-family:Calibri;  mso-fareast-theme-font:minor-latin;  mso-hansi-font-family:Calibri;  mso-hansi-theme-font:minor-latin;  mso-bidi-font-family:"Times New Roman";  mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoPapDefault  {mso-style-type:export-only;  margin-bottom:10.0pt;  line-height:115%;} @page Section1  {size:612.0pt 792.0pt;  margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt;  mso-header-margin:35.4pt;  mso-footer-margin:35.4pt;  mso-paper-source:0;} div.Section1  {page:Section1;} --&gt; &lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-priority:99;  mso-style-qformat:yes;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;  mso-para-margin-top:0cm;  mso-para-margin-right:0cm;  mso-para-margin-bottom:10.0pt;  mso-para-margin-left:0cm;  line-height:115%;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:11.0pt;  font-family:"Calibri","sans-serif";  mso-ascii-font-family:Calibri;  mso-ascii-theme-font:minor-latin;  mso-fareast-font-family:"Malgun Gothic";  mso-fareast-theme-font:minor-fareast;  mso-hansi-font-family:Calibri;  mso-hansi-theme-font:minor-latin;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;em&gt;“Lapangkanlah tempat kemahmu, dan bentangkanlah tenda tempat kediamanmu, janganlah menghematnya; panjangkanlah tali-tali kemahmu dan pancangkanlah kokoh-kokoh patok-patokmu!” (Yesaya 54:2)&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Allah telah menyediakan berlimpah-limpah berkat bagimu! Dia sudah mengaruniakan kasih karunia-Nya bagi masa depanmu yang tidak pernah engkau bisa bayangkan. Dia ingin memberikanmu daerah-daerah yang tidak pernah engkau bisa impikan. Tetapi untuk mendapatkan itu semua, kita harus meningkatkan kapasitas kita untuk bisa menerima itu.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Pikirkan ini sejenak: jika engkau punya sebuah ember berukuran satu liter, dan seseorang memiliki 50 liter air untukmu, masalahnya bukan pada sumber airnya. Masalahnya adalah engkau tidak memiliki kapasitas yang cukup untuk bisa menampung lima puluh liter air tersebut. Tetapi, jika engkau buang ember kecil tadi dan menyiapkan tempat lain yang jauh lebih besar, maka engkau akan bisa menerima lebih banyak. Itulah yang terjadi antara kita dengan Tuhan. Jika kita pikir kita sudah mencapai batas kita, maka masalahnya bukan pada Tuhan tidak memiliki sumber atau kemampuan yang cukup untuk memberkati kita.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Masalahnya ada pada tempat kita yang terlalu kecil. Kita perlu memperluas visi kita dan menyiapkan ruang-ruang yang baru untuk perkara-perkara yang baru dari Tuhan. Sikap kita seharusnya, “Ya, ekonomi saat ini memang sedang krisis, tetapi aku tahu Allah bertahta atas segalanya. Aku tahu kemanapun aku pergi, kebaikan dan kemurahan-Nya mengikuti aku.” Dan ketika engkau memi&lt;a href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3078693648850900417"&gt;Blogger: Jesus I Believe - Buat Entri&lt;/a&gt;liki sikap yang demikian, engkau sedang membesarkan kapasitasmu untuk menerima supaya engkau bisa hidup dalam kelimpahan yang sudah Dia sediakan bagimu.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;Doa Hari Ini&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;em&gt;Bapa di Surga, hari ini aku memilih untuk meningkatkan kapasitasku untuk menerima dari-Mu. Aku buang semua pikiran-pikiranku yang terbatas dan cara pikirku yang lama, dan saat ini aku buka diriku untuk semua yang sudah Engkau siapkan bagiku. Dalam nama Yesus. Amin.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;em&gt;Sumber:  www.rotihidup.com&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3078693648850900417-2215640240483635558?l=jesusibelieve.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/feeds/2215640240483635558/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/tingkatkan-kapasitas-mu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/2215640240483635558'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/2215640240483635558'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/tingkatkan-kapasitas-mu.html' title='Tingkatkan Kapasitas mu'/><author><name>danecook</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SWrGuLby6vI/AAAAAAAAACc/lavLH0pKEGc/S220/3-Surgeon-General-C.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SfJpcTib-YI/AAAAAAAAAJw/vvZQuDBita0/s72-c/farm_work.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3078693648850900417.post-1154088379180724077</id><published>2009-04-19T02:52:00.001-07:00</published><updated>2009-04-19T02:53:12.888-07:00</updated><title type='text'>Percaya Tanpa Melihat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/Ser0fS9LN2I/AAAAAAAAAJo/sgbd2_qh3Iw/s1600-h/saintthomastheapostle.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 295px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/Ser0fS9LN2I/AAAAAAAAAJo/sgbd2_qh3Iw/s320/saintthomastheapostle.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5326338327820580706" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt; (Kisah Para Rasul 4:32-35, Mazmur 133, 1 Yohanes 1:1-2:2, Yohanes 20:19-31) &lt;p&gt;Tomas tidak langsung percaya saat kenyataan kebangkitan Tuhan diberitakan kepadanya. Kalau dinilai lebih seimbang, sebenarnya ada yang baik dalam diri Tomas ini. Meski ragu Tomas tetap berada dalam persekutuan bersama dengan murid-murid Yesus. Ternyata Tomas adalah seorang pribadi yang “mencari” (Yoh 20:25-26). Pribadi yang “mau mencari kebenaran ini” sungguh berharga. Tomas tidak mutung, tidak lari bersembunyi, tidak patah arang! Jika keraguan berlanjut kepada pertanyaan-pertanyaan, kemudian pertanyaan kepada jawaban-jawaban, dan jawaban-jawaban itu diterima, maka keraguan menjadi sikap yang layak dan perlu. Tetapi bila keraguan berakhir kepada keras kepala dan keras hati, lalu menjadi gaya hidup, itulah yang menjadi tidak patut. Itulah yang membahayakan iman.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pernahkah kita menginginkan untuk berjumpa dengan Yesus, memegang-Nya dan mendengarkan suara-Nya? Adakah suatu waktu kita ingin duduk dan mendengarkan nasihat-Nya? Tomas ingin sekali merasakan kehadiran Yesus secara fisik. Tetapi rencana Allah ternyata lebih bijaksana. Allah tidak membatasi diri-Nya kepada satu tubuh fisik semata, melainkan Ia ingin hadir bersama-sama dengan kita disepanjang waktu. Allah hadir di dalam Roh-Nya (Yoh 20:22). Saat ini kita bisa berbicara dengan-Nya dalam doa, kita dapat mendengarkan suara-Nya di dalam Kitab Suci dan pemberitaan Firman yang disampaikan Gereja. Allah sunggu telah menyatakan “kehadiran”-Nya kepada kita sebagaimana Ia telah menyatakan kuasa-Nya kepada Tomas bukan?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kalau memakai penilaian Yesus, saat ini kita termasuk orang-orang yang berbahagia. Mengapa? karena kita tetap percaya walau tidak melihat Yesus yang bangkit secara fisik (Yoh 20:29). Tetapi apa betul Yesus dengan segala kuasa kebangkitan-Nya tidak kita lihat? Ah, rasanya tidak juga. Semenjak para murid menerima otoritas dan pengutusan dari Bapa yang diberikan oleh Tuhan Yesus Kristus yang bangkit itu (Yoh 20:21-23) dan mereka kemudian memberlakukan apa yang diajarkan Yesus, tidakkah kita telah melihat kuasa dan kehadiran Yesus tenyata memang terus nyata di dalam dunia ini? Kehadiran Gereja-Nya yang terus melanjutkan misi Allah bagi dan di dalam dunia ini adalah tanda fisik yang nyata dari tubuh Kristus yang bangkit!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gereja adalah orang-orang yang mau hidup bersekutu dengan Terang, yang telah menerima pengampunan dosa, dan karena-Nya hidup bersama-sama dengan sesama manusia dijalani dalam kerukunan dan kesehatian dalam jiwa Kristus yang bangkit. (1 Yoh 1:7, Kis 4:32-35, Mzm 133). Oleh sebab itu yang menjadi pertanyaan penting saat ini ialah: apakah anda termasuk orang yang berbahagia dalam penilaian Yesus? Apakah iman itu terus bertumbuh dengan sehat? Apakah sungguh kuasa Yesus yang bangkit terlihat melalui kehidupan kita Gereja-Nya? Baik secara individu maupun komunitas? &lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt; &lt;div align="justify"&gt; Sumber: &lt;/div&gt; &lt;p&gt;&lt;a href="http://www.essyeisen.com/renungan/41-minggu/153-tetap-percaya-walau-tidak-melihat.html" title="http://www.essyeisen.com/renungan/41-minggu/153-tetap-percaya-walau-tidak-melihat.html"&gt;http://www.essyeisen.com/renungan/41-minggu/153-tetap-percaya-walau-tida...&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3078693648850900417-1154088379180724077?l=jesusibelieve.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/feeds/1154088379180724077/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/percaya-tanpa-melihat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/1154088379180724077'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/1154088379180724077'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/percaya-tanpa-melihat.html' title='Percaya Tanpa Melihat'/><author><name>danecook</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SWrGuLby6vI/AAAAAAAAACc/lavLH0pKEGc/S220/3-Surgeon-General-C.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/Ser0fS9LN2I/AAAAAAAAAJo/sgbd2_qh3Iw/s72-c/saintthomastheapostle.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3078693648850900417.post-7109240410519940603</id><published>2009-04-19T02:40:00.000-07:00</published><updated>2009-04-19T02:46:02.476-07:00</updated><title type='text'>Pengaruh Kuasa Doa</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SeryvJABt0I/AAAAAAAAAJg/CecQUaMTORQ/s1600-h/doa+penuh+kuasa.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 246px; height: 264px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SeryvJABt0I/AAAAAAAAAJg/CecQUaMTORQ/s320/doa+penuh+kuasa.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5326336401002837826" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Semua pasti menyadari bahwa kasih Tuhan kita itu sangat besar kepada kita semua. Seperti yang tertulis di Yoh 3:16. Menurutku itu ayat yang sangat luar biasa menyentuh banget dan itu juga menunjukkan kasih Allah kepada kita semua.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tuhan Yesus selalu menyertai kita walaupun bagaimanapun keadaan kita. Pintu pertobatan akan selalu terbuka bagi kita semua yang mau menerima Tuhan Yesus kembali. Banyangkan,Tuhan aja mau mengampuni dengan senang hati sama orang yang mungkin udah hina banget di mata kita. Sedangkan kita manusia,mungkin belum tentu bisa mengampuni orang yang salah sama kita,bahkan mungkin kesalahan yang kecil aja kita gak bisa memaafkan. Tuhan Yesus itu sangat luar biasa,kasihNya besar banget.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut saya,masing - masing dari kita,baik yang tergabung di SS maupun gak,kita semua adalah orang - orang yang dipilih Tuhan dan kita semua adalah alat Tuhan untuk menyebarkan kebenaran akan firmanNya. Saya yakin,walaupun masih banyak orang yang belum percaya dan banyak orang yang melakukan tindakan yang tidak berkenan di matanNya,namun percaya apa gak cepat atau lambat mereka pasti melihat pertolongan Tuhan dan Kasih Tuhan yang besar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertolongan Tuhan selalu tepat pada waktunya. Ya,saya percaya dengan kata - kata ini. Karena saya pribadi juga mengalaminya. Banyak orang kristen yang masih tidak percaya dengan kuasa doa dan gak ke gereja (istilahnya kristen KTP). Sadar atau gak sadar,kuasa doa itu besar sekali loh pengaruhnya terhadap kehidupan kita.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Beberapa bulan yang lalu,saya sempat menjauh dari Tuhan kerena saya mengalami masalah,saya berdoa namun pemecahannya masih gak ketemu. Saya marah sama Tuhan,kenapa Tuhan lama sekali menjawab doa saya. Saat itu,saya jadi malas ke gereja dan berdoa. Biasanya saat teduh yang saya lakukan setiap bangun tidur,saya lupakan begitu aja. DI waktu itu,gak ada ucapan syukur yang saya panjatkan sama Tuhan. Selama itu kekacauan makin menjadi - jadi,masalah demi masalah datang dan saya makin terbebani. Apalagi ditambah konflik yang sering terjadi antara saya dan suami saya. Waktu itu saya sangat stress.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saya teringat kembali sama Tuhan ketika saya mandi,dari luar suami saya memutar lagu "mujizat itu nyata". Ketika saya mendengar lagu itu,saya teringat kalau saya sudah berjalan jauh menyimpang dari JalanNya. Saya merasa sangat malu karena Tuhan pasti melihat segala sesuatu yang saya lakukan,di depan Tuhan aku ini telanjang. Dari situ aku berdoa,meminta ampun. Setelah itu saya merasakan kelegaan yang belum pernah saya rasakan. Dan tiap - tiap masalah yang saya alami,dengan mudah saya dapat melewatinya dengan lancar. Kuasa doa benar - benar begitu besar pengaruhnya. Saya sangat bersyukur mempunyai Tuhan Yesus yang sangat luar biasa. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasih Tuhan memang sangat besar dan pertolonganNya selalu tepat. Sekarang saya belajar agar dalam menjalani hidup,saya hanya berserah kepada Tuhan dan percaya akan pertolonganNya (Yoh 14:1),dan selalu berdoa (Yoh 14:14) apapun keadaaannya. Karena dengan berdoa Tuhan Yesus akan menguatkan kita dalam berbagai keadaan dan memberikan kita hati yang siap akan rintangan yang harus kita hadapi kemudian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;So,keep praying to God everyday..&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;GBU&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Oleh &lt;a href="http://www.sabdaspace.org/user/nathasha"&gt;Natasha&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3078693648850900417-7109240410519940603?l=jesusibelieve.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/feeds/7109240410519940603/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/pengaruh-kuasa-doa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/7109240410519940603'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/7109240410519940603'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/pengaruh-kuasa-doa.html' title='Pengaruh Kuasa Doa'/><author><name>danecook</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SWrGuLby6vI/AAAAAAAAACc/lavLH0pKEGc/S220/3-Surgeon-General-C.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SeryvJABt0I/AAAAAAAAAJg/CecQUaMTORQ/s72-c/doa+penuh+kuasa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3078693648850900417.post-6172075168108277286</id><published>2009-04-19T02:32:00.000-07:00</published><updated>2009-04-19T02:36:59.755-07:00</updated><title type='text'>Tuhan Yang Mengatur</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SerwORQ1f-I/AAAAAAAAAJY/eGDDaBCKvhk/s1600-h/faith.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 320px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SerwORQ1f-I/AAAAAAAAAJY/eGDDaBCKvhk/s320/faith.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5326333637261885410" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="font-weight: bold;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;Pengkotbah 3:15 Yang sekarang ada dulu sudah ada, dan yang akan ada sudah lama ada; dan Allah mencari yang sudah lalu. &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;/o&gt; &lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;Ketika terjadi krisis ekonomi di tahun 1997, saya termasuk salah seorang yang terkena dampaknya.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;Akibat krisis tersebut saya kehilangan pekerjaan alias terkena PHK.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;Bukan masalah keuangan yang paling memberatkan sebab waktu itu uang tabungan dan pesangon sangat mencukupi untuk bisa bertahan hidup.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;Yang paling menggoncangkan akibat kehilangan pekerjaan tersebut adalah saya merasa kehilangan identitas diri (rasa berharga).&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;Pria memang pada umumnya menaruh rasa berharga dalam pekerjaan sedangkan wanita umumnya menaruh rasa berharga dalam hubungannya dengan seorang pria.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;Kabarnya di tahun 1997 lalu, banyak pria di Korea Selatan yang bunuh diri akibat kehilangan pekerjaan mereka. &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;/o&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;Waktu itu saya tidak mengerti mengapa Tuhan mengizinkan saya kehilangan pekerjaan.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;Sejak duduk di bangku SMA, saya tidak pernah lalai untuk memberikan perpuluhan.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;Saya juga setia beribadah dan melayani di hari minggu dan komsel.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;Akan tetapi hari ini saya mengerti bahwa waktu itu Tuhanlah yang mengatur hal tersebut.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;Hari ini saya mengerti bahwa semua yang terjadi dalam hidup saya bukanlah sebuah kebetulan.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;/o&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;Di rumah tempat saya menghabiskan masa kanak-kanak dulu, seorang tetangga saya ada yang suka menyulam.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;Satu hari saya melihat hasil sulamannya dengan posisi terbalik sehingga terlihat sebuah bentuk sulaman yang tidak beraturan.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;Jika dilihat dari belakangnya sulaman tersebut kelihatan jelek tetapi dilihat dari depan kelihatan sangat indah.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;Ketika Tuhan menyulam diri kita, memang seakan-akan kelihatan buruk tetapi hasilnya sungguh indah.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;Orang yang melihat hasil sulaman tidak akan memperdulikan bagaimana buruknya bentuk di balik hasil sulaman tersebut.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Demikianlah tidak penting seberapa buruk proses yang kita harus lalui, yang penting proses tersebut menghasilkan keindahan karakter yang dapat dinikmati oleh orang lain. &lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;Mungkin kita diizinkan mengalami hal-hal buruk dan penghinaan seperti yang Yusuf pernah alami yaitu menjadi budak dan narapidana tetapi pada akhirnya Tuhan mengangkatnya menjadi pemimpin dan penyelamat umat pilihan Allah.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;/o&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;Salah satu hal yang Tuhan inginkan, melalui krisis yang diizinkanNya terjadi dalam hidup kita adalah supaya memiliki identitas diri (rasa berharga) di dalam Dia.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;Tuhan menginginkan kita menemukan kebahagiaan dan kepuasan hidup hanya melalui hubungan dengan Dia.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;Hanya Dialah yang dapat memuaskan kebutuhan kita akan kasih yang tak berkesudahan, penghargaan, tujuan hidup, identitas dan rasa aman.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;Keintiman sejati antara pria dan wanita hanya akan terjadi apabila masing-masing pihak tidak lagi menjadi sumber identitas dan rasa aman mereka.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;Menurut Garry Smalley, &lt;span&gt; &lt;/span&gt;sebuah pernikahan akan menghasilkan kebahagiaan hanya bila masing-masing pasangan telah menemukan kebahagiaan mereka melalui hubungan mereka dengan Tuhan.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;/o&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;Percayalah, bahwa Tuhan itu baik, di dalam diriNya sama sekali tidak ada unsur yang jahat.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;Jika Dia memukul dan menyesah , itu bukan karena Dia membenci kita melainkan karena Dia sangat mengasihi kita.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;Percayalah, bahwa Tuhan telah mengatur dan merancangkan masa depan yang penuh harapan untuk hidup kita.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;Bagian kita adalah percaya dan menyerah kepada setiap proses yang dikerjakan oleh RohNya.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;Izinkan Roh Allah mentransformasi diri kita menjadi manusia baru yang serupa dengan karakter Kristus.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;Biarlah dunia melihat hasil sulaman Tuhan dalam hidupmu !&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;Oleh Sunanto&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3078693648850900417-6172075168108277286?l=jesusibelieve.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/feeds/6172075168108277286/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/tuhan-yang-mengatur.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/6172075168108277286'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/6172075168108277286'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/tuhan-yang-mengatur.html' title='Tuhan Yang Mengatur'/><author><name>danecook</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SWrGuLby6vI/AAAAAAAAACc/lavLH0pKEGc/S220/3-Surgeon-General-C.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SerwORQ1f-I/AAAAAAAAAJY/eGDDaBCKvhk/s72-c/faith.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3078693648850900417.post-6276696093078920988</id><published>2009-04-17T19:34:00.000-07:00</published><updated>2009-04-17T19:35:53.052-07:00</updated><title type='text'>Menjaring Angin</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/Sek8gnNfenI/AAAAAAAAAJQ/SXptGpo7vW4/s1600-h/wind-turbines-spain-y001.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 251px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/Sek8gnNfenI/AAAAAAAAAJQ/SXptGpo7vW4/s320/wind-turbines-spain-y001.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5325854565321374322" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;       &lt;span style="font-size:85%;"&gt;Pada suatu hari di New York listrik padam.        Ada dua orang yang tinggal dalam satu kamar di sebuah        apartemen, mereka baru pulang dari tempat pekerjaan        mereka. Mereka berdua sangat lelah. Padahal kamar mereka        berada di tingkat ke-30.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;       &lt;span style="font-size:85%;"&gt;Biasanya mereka naik turun menggunakan        lift. Tetapi kini lift tidak bisa berjalan karena aliran        listrik tidak ada. Terpaksa mereka harus melewati tangga        biasa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;       &lt;span style="font-size:85%;"&gt;Agar tidak kehausan dan kelaparan di        tengah-tengah anak tangga nanti, mereka membeli roti dan        minuman kalengan untuk bekal.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;       &lt;span style="font-size:85%;"&gt;Lalu mereka menaiki tangga yang tersedia.        Berkali-kali mereka berhenti untuk beristirahat makan        dan minum dari bekal yang mereka bawa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;       &lt;span style="font-size:85%;"&gt;Akhirnya, mereka sampai juga di depan        pintu kamar. Tetapi celakanya . . . kunci kamar        tertinggal di dalam mobil yang diparkir di lantai dasar        gedung itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;       &lt;span style="font-size:85%;"&gt;Walaupun banyak barang yang mereka bawa        dan persiapkan, tetapi yang paling penting justru tidak        mereka bawa, yang paling penting justru tidak mereka        persiapkan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;       &lt;span style="font-size:85%;"&gt;Semua usaha dan jerih payah mereka adalah        sia-sia, bagaikan usaha menjaring angin. Suatu hari akan        dating saatnya, Anda akan menghadap Hakim Yang Agung, &lt;b&gt;       Tuhan Yesus Kristus&lt;/b&gt;, Apa yang Anda bawa?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;       &lt;b&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Pengkotbah 1:14        “Aku telah        melihat segala perbuatan yang dilakukan orang di bawah        matahari, tetapi lihatlah, segala sesuatu adalah        kesia-siaan dan usaha menjaring angin.”&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3078693648850900417-6276696093078920988?l=jesusibelieve.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/feeds/6276696093078920988/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/menjaring-angin.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/6276696093078920988'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/6276696093078920988'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/menjaring-angin.html' title='Menjaring Angin'/><author><name>danecook</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SWrGuLby6vI/AAAAAAAAACc/lavLH0pKEGc/S220/3-Surgeon-General-C.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/Sek8gnNfenI/AAAAAAAAAJQ/SXptGpo7vW4/s72-c/wind-turbines-spain-y001.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3078693648850900417.post-3857083314852693158</id><published>2009-04-17T19:31:00.000-07:00</published><updated>2009-04-17T19:33:24.284-07:00</updated><title type='text'>Kunci Pertama Berkat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/Sek77Pw-7HI/AAAAAAAAAJI/dh5muemc5oU/s1600-h/antique_key.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 320px; height: 238px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/Sek77Pw-7HI/AAAAAAAAAJI/dh5muemc5oU/s320/antique_key.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5325853923372625010" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Manusia berusaha mendapatkan.&lt;br /&gt;      Allah berusaha memberi. Memberi adalah caraNya Tuhan.&lt;br /&gt;      Hidup dalam jalanNya Tuhan berarti menjadi seorang        pemberi.&lt;br /&gt;      Cara dunia untuk mengumpulkan dan meningkatkan uang,        pakaian, harta miliki,&lt;br /&gt;      rumah, tanah dan bisni adalah dengan MENDAPATKAN.&lt;br /&gt;      &lt;br /&gt;      Matius 6:31-33&lt;br /&gt;      &lt;br /&gt;      Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang        akan kami makan?&lt;br /&gt;      Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai?        Semua itu dicari&lt;br /&gt;      bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi        Bapamu yang di sorga&lt;br /&gt;      tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu. TETAPI CARILAH        dahulu Kerajaan&lt;br /&gt;      Allah dan kebenarannya, maka SEMUANYA ITU AKAN        DITAMBAHKAN KEPADAMU.&lt;br /&gt;      &lt;br /&gt;      Dalam kerajaan Allah, Yesus Kristus kelihatannya tidak        punya masalah kalau&lt;br /&gt;      kita mempunyai segala hal yang di sebut di atas.&lt;br /&gt;      &lt;br /&gt;      Akan tetapi Dia memberikan pernyataan bagaimana caranya        untuk memperoleh&lt;br /&gt;      semua itu, bukan dengan MENDAPATKAN tetapi dengan        MEMBERI.&lt;br /&gt;      &lt;br /&gt;      Memberi adalah memberi.&lt;br /&gt;      &lt;br /&gt;      Memberi itu bukan membayar seseorang untuk apa yang        sudah dikerjakannya.&lt;br /&gt;      &lt;br /&gt;      Memberi itu bukan menaruh sesuatu di tangan seseorang        dengan ketentuan dia&lt;br /&gt;      harus melakuan sesuatu.&lt;br /&gt;      &lt;br /&gt;      Memberi itu bukan meminjamkan.&lt;br /&gt;      &lt;br /&gt;      Memberi itu adalah melepaskan sama sekali kendali        tentang sesuatu hal&lt;br /&gt;      kepada orang lain, sehingga mereka bisa melakukan apa        pun yang mereka suka kepada&lt;br /&gt;      barang yang diberikan.&lt;br /&gt;      &lt;br /&gt;      Kekayaan sejati tidak diukur dari apa yang yang dipunyai        seseorang, tetapi&lt;br /&gt;      bagaimana mereka memberi dibanding apa yang mereka        miliki.&lt;br /&gt;      &lt;br /&gt;      Semua orang bisa memberi sesuatu. Kita termasuk orang        kaya kalau kita bisa&lt;br /&gt;      memberi sesuatu. Bahkan benda yang paling sederhana pun        bisa menjadi suatu&lt;br /&gt;      pemberian bagi orang lain. Kalau kita bertemu dengan        orang yang tidak bisa&lt;br /&gt;      tersenyum, kita bisa memberikan senyum kita kepadanya.&lt;br /&gt;      &lt;br /&gt;      Hidup kita akan menjadi petualangan dalam memberi,        bukannya pergumulan&lt;br /&gt;      untuk mendapat.&lt;br /&gt;      &lt;br /&gt;      &lt;br /&gt;      Dikutip Cerita-Kristen dari sebuah mailing list&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3078693648850900417-3857083314852693158?l=jesusibelieve.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/feeds/3857083314852693158/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/kunci-pertama-berkat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/3857083314852693158'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/3857083314852693158'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/kunci-pertama-berkat.html' title='Kunci Pertama Berkat'/><author><name>danecook</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SWrGuLby6vI/AAAAAAAAACc/lavLH0pKEGc/S220/3-Surgeon-General-C.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/Sek77Pw-7HI/AAAAAAAAAJI/dh5muemc5oU/s72-c/antique_key.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3078693648850900417.post-5057281102562486078</id><published>2009-04-14T08:50:00.000-07:00</published><updated>2009-04-14T08:52:17.949-07:00</updated><title type='text'>Chatting Dengan Tuhan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SeSxFj7d6LI/AAAAAAAAAJA/9NDKIHDFzhE/s1600-h/latestspace4_god_at_his_computer.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 262px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SeSxFj7d6LI/AAAAAAAAAJA/9NDKIHDFzhE/s320/latestspace4_god_at_his_computer.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5324575368560896178" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial;font-size:78%;"&gt;TUHAN : BUZZ!!!&lt;br /&gt;TUHAN : Kamu memanggilKu ?&lt;br /&gt;AKU : MemanggilMu ? Tidak.. Ini siapa ya ?&lt;/span&gt;&lt;p&gt;  &lt;span style="font-family:Verdana, Arial;font-size:78%;"&gt;TUHAN : Ini TUHAN. Aku mendengar doamu. Jadi Aku ingin berbincang-bincang denganmu.&lt;br /&gt;AKU : Ya, saya memang sering berdoa, hanya agar saya merasa lebih baik. Tapi sekarang saya sedang sibuk, sangat sibuk.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;  &lt;span style="font-family:Verdana, Arial;font-size:78%;"&gt;TUHAN : Sedang sibuk apa ? Semut juga sibuk.&lt;br /&gt;AKU : Nggak tau ya. Yang pasti saya tidak punya waktu luang sedikit pun. Hidup jadi seperti diburu-buru. Setiap waktu telah menjadi waktu sibuk.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;  &lt;span style="font-family:Verdana, Arial;font-size:78%;"&gt;TUHAN : Benar sekali. Aktivitas memberimu kesibukan. Tapi Produktifitas memberimu hasil. Aktifitas memakan waktu, Produktifitas membebaskan waktu.&lt;br /&gt;AKU : Saya mengerti itu. Tapi saya tetap tidak dapat menghindarinya. Sebenarnya, saya tidak mengharapkan Tuhan mengajakku chatti ng seperti ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;  &lt;span style="font-family:Verdana, Arial;font-size:78%;"&gt;TUHAN : Aku ingin memecahkan masalahmu dengan waktu, dengan memberimu beberapa petunjuk. Di era internet ini, Aku ingin menggunakan medium yang lebih nyaman untukmu daripada sekedar lewat mimpi, misalnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;  &lt;span style="font-family:Verdana, Arial;font-size:78%;"&gt;AKU : OKE, sekarang beritahu saya, mengapa hidup jadi begitu rumit ?&lt;br /&gt;TUHAN : Berhentilah menganalisa hidup. Jalani saja. Analisa-lah yang membuatnya jadi rumit.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;  &lt;span style="font-family:Verdana, Arial;font-size:78%;"&gt;AKU : Kalau begitu mengapa kami manusia tidak pernah merasa Senang ?&lt;br /&gt;TUHAN : Hari ini adalah hari esok yang kamu khawatirkan kemarin. Kamu merasa khawatir karena kamu menganalisa. Merasa khawatir menjadi kebiasaanmu. Karena itulah kamu tidak pernah merasa senang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;  &lt;span style="font-family:Verdana, Arial;font-size:78%;"&gt;AKU : Tapi bagaimana mungkin kita tidak khawatir jika ada begitu banyak ketidakpastian.&lt;br /&gt;TUHAN : Ketidakpastian itu tidak bisa dihindari. Tapi kekhawatiran adalah sebuah pilihan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;  &lt;span style="font-family:Verdana, Arial;font-size:78%;"&gt;AKU : Tapi, begitu banyak rasa sakit karena ketidakpastian.&lt;br /&gt;TUHAN : Rasa sakit tidak bisa dihindari, tetapi penderitaan adalah sebuah pilihan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;  &lt;span style="font-family:Verdana, Arial;font-size:78%;"&gt;AKU : Jika Penderitaan itu pilihan,mengapa orang baik selalu menderita ?&lt;br /&gt;TUHAN : Intan tidak dapat diasah tanpa gesekan. Emas tidak dapat dimurnikan tanpa api. Orang baik melewati rintangan, tanpa menderita. Dengan pengalaman itu, hidup mereka menjadi lebih baik bukan sebaliknya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;  &lt;span style="font-family:Verdana, Arial;font-size:78%;"&gt;AKU : Maksudnya pengalaman pahit itu berguna?&lt;br /&gt;TUHAN : Ya. Dari segala sisi, pengalaman adalah guru yang keras. Guru pengalaman memberi ujian du lu, baru pemahamannya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;  &lt;span style="font-family:Verdana, Arial;font-size:78%;"&gt;AKU : Tetapi, mengapa kami harus melalui semua ujian itu ? Mengapa kami tidak dapat hidup bebas dari masalah ?&lt;br /&gt;TUHAN : Masalah adalah rintangan yang ditujukan untuk meningkatkan kekuatan mental. Kekuatan dari dalam diri bisa keluar dari perjuangan dan rintangan, bukan dari berleha - leha.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;  &lt;span style="font-family:Verdana, Arial;font-size:78%;"&gt;AKU : Sejujurnya ditengah segala persoalan ini, kami tidak tahu kemana harus melangkah.&lt;br /&gt;TUHAN : Jika kamu melihat keluar, maka kamu tidak akan tahu kemana kamu melangkah. Lihatlah ke dalam. Melihat keluar, kamu bermimpi. Melihat ke dalam, kamu terjaga. Mata memberimu penglihatan. Hati memberimu arah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;  &lt;span style="font-family:Verdana, Arial;font-size:78%;"&gt;AKU : Kadang - kadang ketidakberhasilan membuatku menderita. Apa yang dapat saya lakukan ?&lt;br /&gt;TUHAN : Keberhasilan adalah ukuran yang dibuat oleh orang lain. Kepuasan adalah ukuran yang dibuat olehmu sendiri. Mengetahui tujuan perjalanan akan terasa lebih memuaskan daripada mengetahui bahwa kau sedang berjalan. Bekerjalah dengan kompas, biarkan orang lain bekejaran dengan waktu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;  &lt;span style="font-family:Verdana, Arial;font-size:78%;"&gt;AKU : Di dalam saat sulit, bagaimana saya bisa tetap termotivasi ?&lt;br /&gt;TUHAN : Selalulah melihat sudah berapa jauh kamu berjalan, daripada masih berapa jauh kamu harus berjalan. Selalu hitung yang harus kau syukuri, jangan hitung apa yang tidak kau peroleh.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;  &lt;span style="font-family:Verdana, Arial;font-size:78%;"&gt;AKU : Apa yang menarik dari manusia ?&lt;br /&gt;TUHAN : Jika menderita, mereka bertanya "Mengapa harus aku ?". Jika mereka bahagia, tidak ada yang pernah bertanya "Mengapa harus aku ?".&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;  &lt;span style="font-family:Verdana, Arial;font-size:78%;"&gt;AKU : Kadangkala saya bertanya, siapa saya, mengapa saya disini ?&lt;br /&gt;TUHAN : Jangan mencari siapa kamu, tapi tentukanlah ingin menjadi apa kamu. Berhentilah mencari mengapa saya di sini. Ciptakan tujuan itu. Hidup bukanlah proses pencarian, tapi sebuah proses penciptaan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;  &lt;span style="font-family:Verdana, Arial;font-size:78%;"&gt;AKU : Bagaimana saya bisa mendapat yang terbaik dalam hidup ini ?&lt;br /&gt;TUHAN : Hadapilah masa lalu-mu tanpa penyesalan. Peganglah saat ini dengan&lt;br /&gt;keyakinan. Siapkan masa depan tanpa rasa takut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;  &lt;span style="font-family:Verdana, Arial;font-size:78%;"&gt;AKU : Pertanyaan terakhir. Seringkali saya merasa doa-doaku tidak dijawab.&lt;br /&gt;TUHAN : Tidak ada doa yang tidak dijawab. Seringkali jawabannya adalah TIDAK.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;  &lt;span style="font-family:Verdana, Arial;font-size:78%;"&gt;AKU : Terima Kasih Tuhan atas chatting yang indah ini. TUHAN : Oke. Teguhlah dalam iman, dan buanglah rasa takut. Hidup adalah misteri untuk dipecahkan, bukan masalah untuk diselesaikan. Percayalah padaKu. Hidup itu indah jika kamu tahu cara untuk hidup.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;  &lt;span style="font-family:Verdana, Arial;font-size:78%;"&gt;TUHAN has signed out. &lt;!-- &lt;/story&gt; //--&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;  &lt;span style="font-family:Verdana, Arial;font-size:78%;"&gt;                  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3078693648850900417-5057281102562486078?l=jesusibelieve.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/feeds/5057281102562486078/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/chatting-dengan-tuhan.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/5057281102562486078'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/5057281102562486078'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/chatting-dengan-tuhan.html' title='Chatting Dengan Tuhan'/><author><name>danecook</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SWrGuLby6vI/AAAAAAAAACc/lavLH0pKEGc/S220/3-Surgeon-General-C.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SeSxFj7d6LI/AAAAAAAAAJA/9NDKIHDFzhE/s72-c/latestspace4_god_at_his_computer.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3078693648850900417.post-7754206505812763692</id><published>2009-04-14T08:44:00.000-07:00</published><updated>2009-04-14T08:48:07.301-07:00</updated><title type='text'>Anda Berharga</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SeSwJQfo0KI/AAAAAAAAAI4/2KkZ9Dzm-Mk/s1600-h/sjff_03_img0954.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 320px; height: 242px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SeSwJQfo0KI/AAAAAAAAAI4/2KkZ9Dzm-Mk/s320/sjff_03_img0954.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5324574332551745698" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial;font-size:78%;"&gt;Ketika berkunjung ke rumah anak perempuan saya beberapa minggu lalu, saya memperhatikan Brent, suaminya, menggunakan gergaji untuk memotong beberapa pohon pinus yang tinggi di belakang rumah mereka. Pohon-pohon tersebut telah mati akibat kekeringan musim panas dan dapat rubuh. Sesaat sebelum saya meninggalkan rumah mereka, saya keluar untuk berbicara dengan Brent. Cucu saya, Kaitlyn, juga ingin bertemu dengan ayahnya, mengikuti saya dari belakang. Saya angkat tubuh kecilnya, meletakkan dia di atas pundak saya agar dia dapat memperhatikan ayahnya bekerja. Brent mematikan mesin gergajinya dan kami berbicara selama beberapa saat. Lalu saya menarik Kaitlyn untuk masuk kembali ke dalam rumah. Saat Brent mulai bekerja, Kaitlyn berkata dia ingin melihat. Saya menuruti permintaan Kaitlyn dan menjaganya di tempat yang aman. &lt;/span&gt;&lt;p&gt; &lt;span style="font-family:Verdana, Arial;font-size:78%;"&gt;Sebelum Brent menyalakan mesinnya, saya berkeinginan untuk mengingatkan dia betapa pentingnya berdiri pada jarak yang aman sehingga pohon-pohon tersebut tidak akan menimpanya ketika tumbang. Setelah menjelaskan kepada Kaitlyn bahwa bahaya dapat seketika terjadi dan kami tidak menginginkan pohon menimpa, saya bertanya kembali kepada Kaitlyn untuk meyakinkan diri saya bahwa ia mengerti. Kaitlyn menjawab, "Ya Papaw.." &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;span style="font-family:Verdana, Arial;font-size:78%;"&gt;Dan lagi untuk benar-benar mengingatkan dia apa yang telah saya jelaskan, saya bertanya, "Dan mengapa kau harus tetap berada di sini?" &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;span style="font-family:Verdana, Arial;font-size:78%;"&gt;Tanpa ragu, Kaitlyn menjawab dengan senyuman lebar, "Karena saya berharga." &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;span style="font-family:Verdana, Arial;font-size:78%;"&gt;Seorang anak berumur tiga tahun mungkin tidak dapat sepenuhnya mengerti apa yang orang dewasa seperti kita coba jelaskan. Namun, Kaitlyn menyadari sepenuhnya bahwa dia dikasihi dan berharga di hati orang-orang yang berada di sekitarnya, terutama saya, Papaw Keith-nya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;span style="font-family:Verdana, Arial;font-size:78%;"&gt;&lt;i&gt;Allah menghendaki Anda agar mempunyai keyakinan yang sama terhadap Dia. Allah menghendaki kita untuk menjadi seperti seorang anak dalam hubungan pribadi kita dengan Dia. Allah ingin kita tahu bahwa kita, Anda, saya, dan setiap dari kita, berharga di hatiNya. Ketika kita disakiti. Ketika kita membutuhkan pengampunan. Apapun yang kita butuhkan, Dia menginginkan kita untuk datang kepadaNya. Anda berharga. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-family:Verdana, Arial;font-size:78%;"&gt;&lt;i&gt;1 Petrus 2:3-5: Jika kamu benar-benar telah mengecap kebaikan Tuhan. Dan datanglah kepadaNya, batu yang hidup itu, yang memang dibuang oleh manusia, tetapi yang dipilih dan dihormat di hadirat Allah. Dan biarlah kamu juga dipergunakan sebagai batu hidup untuk pembangunan suatu rumah rohani, bagi suatu imamat kudus, untuk mempersembahkan persembahan rohani yang karena Yesus Kristus berkenan kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial;font-size:78%;"&gt;Oleh: Keith Todd Sumber: &lt;a href="http://www.dailywisdom.com/" target="_blank"&gt;Daily Wisdom&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3078693648850900417-7754206505812763692?l=jesusibelieve.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/feeds/7754206505812763692/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/anda-berharga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/7754206505812763692'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/7754206505812763692'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/anda-berharga.html' title='Anda Berharga'/><author><name>danecook</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SWrGuLby6vI/AAAAAAAAACc/lavLH0pKEGc/S220/3-Surgeon-General-C.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SeSwJQfo0KI/AAAAAAAAAI4/2KkZ9Dzm-Mk/s72-c/sjff_03_img0954.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3078693648850900417.post-6046236130503915689</id><published>2009-04-14T08:39:00.000-07:00</published><updated>2009-04-14T08:41:16.120-07:00</updated><title type='text'>Dilahirkan untuk Terbang</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SeSub20pNZI/AAAAAAAAAIw/D1VtIWfaEkk/s1600-h/saatnya-untuk-terbang.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 214px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SeSub20pNZI/AAAAAAAAAIw/D1VtIWfaEkk/s320/saatnya-untuk-terbang.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5324572453054789010" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial;font-size:78%;"&gt;Efesus 2:10&lt;/span&gt;&lt;p&gt;  &lt;span style="font-family:Verdana, Arial;font-size:78%;"&gt;Tidak ada yang lebih indah daripada pemandangan alamiah seekor rajawali yang melayang-layang dengan anggun di langit. Karena itu saya sangat menikmati kisah seorang petani yang pernah menemukan seekor anak rajawali yang terdampar di tengah hutan. Anak rajawali itu sedang menggelepar berjuang hidup, petani itu kemudian memutuskan untuk membawa anak rajawali itu bersamanya dan memeliharanya. Masalahnya, yang ada di peternakannya hanyalah segerombolan ayam, dan anak rajawali itu dipeliharanya bersama dengan ayam-ayam tersebut. Jadi, ketika ayam-ayam berkeliaran dan mematoki biji-bijian di atas tanya, anak rajawali itu belajar dan melakukan hal yang sama. Mematoki biji-bijian tentu saja biasa bagi ayam tetapi merupakan cara yang aneh bagi seekor rajawali untuk hidup.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;  &lt;span style="font-family:Verdana, Arial;font-size:78%;"&gt;Ketika tiba saatnya si petani merasa rajawali itu sudah cukup besar dan mampu menghidupi dirinya sendiri, ia membawa rajawali itu ke pekarangan belakangan dengan maksud mengajarinya terbang. Dua kali ia berusaha melemparkan rajawali itu ke langit, dan dua kali juga rajawali itu terlempar di tanah, dan seperti yang Anda duga, rajawali itu mulai mematok-matok tanah seperti layaknya seekor ayam. Lalu, si petani itu memiliki sebuah ide. Ia meletakkan rajawali itu di tiang pagar yang tertinggi, lalu terjadilah. Rajawali itu mengarahkan kepalanya ke atas dan ia melihat langit. Melihat matahari. Dan tiba-tiba, sebuah lengkingan keluar dari mulutnya, direntangkan sayapnya dan terbang dari tiang pagar. Awalnya, rajawali itu terbang dalam lingkaran kecil di atas kepala sang petani, lalu kemudian ia terbang tinggi ke atas langit, menuju ke arah cahaya matahari. Ia seekor rajawali! Dan tidak dilahirkan untuk mematoki makanan ayam! Ia dilahirkan untuk terbang! Dan demikian juga Anda!&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;  &lt;span style="font-family:Verdana, Arial;font-size:78%;"&gt;Mungkin kata-kata ini secara mendasar menggambarkan bagaimana Anda mengakhiri hari-hari Anda belakangan ini, "Ya, lumayanlah.. cuma belum cukup." Semua hal berjalan secara lumayan, biasa saja. Tidak ada yang menggetarkan hati. Tetapi Anda merasa letih dan lesu. Tidak ada cukup cinta. Tidak ada rasa kecukupan - kedamaian. Ada sesuatu yang hilang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;  &lt;span style="font-family:Verdana, Arial;font-size:78%;"&gt;Mungkin karena Anda sedang berjuang hidup, tetapi tidak menghidupi kehidupan Anda seperti yang seharusnya. Anda mematoki biji-bijian seperti ayam, seperti orang-orang di sekeliling Anda. Tetapi Anda diciptakan untuk sesuatu yang lebih besar, lebih tinggi, dan jiwa Anda mengetahuinya. Anda tidak akan pernah merasa lengkap, merasa damai sampai pada akhirnya Anda mampu menjalani kehidupan seperti yang selayaknya Anda telah diciptakan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;  &lt;span style="font-family:Verdana, Arial;font-size:78%;"&gt;Keberadaan Anda, identitas Anda dijabarkan dalam Efesus 2:10, "Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya." Allah mengatakan Anda dicipta olehNya, untukNya, dan bagi suatu pekerjaan yang lebih besar dari apa yang dapat Anda temukan jika Anda berjalan sendiri. Itulah mengapa kita merasa kehidupan kita tidak cukup untuk memuaskan kita. Kita menjalani kehidupan kita sendiri - dan Alkitab menyebutkannya sebagai dosa. Hal tersebut telah mengambil kita dari Sosok yang telah menciptakan kita. Kita terjebak dalam hal-hal duniawi yang tidak pernah dapat memuaskan kita dan kita tidak akan pernah memperoleh kekekalan yang seharusnya dapat kita peroleh. Anda lihat, Anda dilahirkan untuk terbang, tetapi tanpa Yesus dalam hati Anda, Anda melihat ke bawah mematok seperti ayam. Dosa telah mengurung kita.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;  &lt;span style="font-family:Verdana, Arial;font-size:78%;"&gt;Dan karena itulah Anda harus, seperti yang dikatakan dalam Alkitab, "dalam Kristus Yesus." Anak Allah menempuh kematian untuk dosa yang telah Anda lakukan supaya Anda dapat diampuni dan berada di dalam tangan Allah yang menciptakan Anda, agar tidak ada satu hari lagi yang terbuang di luar rencana yang indah bagi Anda. Allah sedang menunggu Anda merentangkan kehidupan Anda sebesar-besarnya, yang tidak pernah Anda bisa bayangkan sebelumnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;  &lt;span style="font-family:Verdana, Arial;font-size:78%;"&gt;Anda ditakdirkan untuk langit; untuk kerajaan surgawi, untuk hal-hal yang lebih besar. Sekarang waktunya untuk menatap Sang Putra - Putra Allah yang mengasihi Anda sehingga Ia rela mati untuk Anda.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial;font-size:78%;"&gt;Oleh: Ron Hutchcraft&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3078693648850900417-6046236130503915689?l=jesusibelieve.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/feeds/6046236130503915689/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/dilahirkan-untuk-terbang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/6046236130503915689'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/6046236130503915689'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/dilahirkan-untuk-terbang.html' title='Dilahirkan untuk Terbang'/><author><name>danecook</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SWrGuLby6vI/AAAAAAAAACc/lavLH0pKEGc/S220/3-Surgeon-General-C.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SeSub20pNZI/AAAAAAAAAIw/D1VtIWfaEkk/s72-c/saatnya-untuk-terbang.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3078693648850900417.post-1353732868979007314</id><published>2009-04-13T22:27:00.000-07:00</published><updated>2009-04-13T22:28:57.531-07:00</updated><title type='text'>API TUHAN YANG MEMURNIKAN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SeQe-cVxkGI/AAAAAAAAAIo/XDKaUqYW9tA/s1600-h/2e1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 320px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SeQe-cVxkGI/AAAAAAAAAIo/XDKaUqYW9tA/s320/2e1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5324414717567012962" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1 Petrus 4:12&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt; Saudara-saudara yang kekasih, janganlah kamu heran akan nyala api siksaan yang datang kepadamu sebagai ujian, seolah-olah ada sesuatu yang luar biasa terjadi atas kamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kesukaran-kesukaran datang mengetuk pintu atau malapetaka terjadi, beberapa orang segera berpikir mereka telah melakukan sesuatu yang salah, bahwa Tuhan pasti sedang menghukum mereka. Mereka tidak memahami bahwa Tuhan memiliki maksud ilahi untuk setiap tantangan yang datang ke dalam kehidupan kita. Ia tidak mengirim masalah-masalah, tetapi kadang-kadang Ia mengizinkan kita melalui semuanya itu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div align="justify"&gt;Alkitab berkata, "Jangan terkejut karena pencobaan menyala-nyala yang sedang terjadi untuk menguji kualitasmu seolah-olah sesuatu yang aneh sedang terjadi" (lihat 1 Petrus 4:12). &lt;strong&gt;Perhatikanlah, pencobaan-pencobaan itu dimaksudkan untuk meguji karakter Anda, untuk menguji iman Anda.&lt;/strong&gt; Dengan kata lain, "Jangan mengira adalah masalah yang begitu besar jika Anda melalui masa-masa sukar ini." Jika Anda mau belajar bekerja sama dengan Tuhan dan segera mengubah serta memperbaiki bidang-bidang yang Ia munculkan ke dalam terang, Anda akan melewati ujian itu dan akan dipromosikan ke suatu tingkat yang baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya telah menemukan bahwa Tuhan lebih tertarik mengubah saya dibanding mengubah keadaan-keadaan saya. Saya tidak sedang mengatakan bahwa Tuhan tidak akan mengubah keadaan-keadaan itu. Tentu saja, Ia dapat dan sering melakukannya. Tetapi sebagian besar waktu saya, saya diuji dalam bidang-bidang di mana saya paling lemah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan sering kali menggunakan kesukaran-kesukaran untuk menyatakan ketidakmurnian dalam karakter kita, atau bidang-bidang di mana kita perlu bertumbuh. Tuhan dengan sengaja menggunakan beberapa keadaan sebagai cermin, supaya kita dapat mengenali masalah dalam diri kita dan belajar menanganinya. Ia sedang mengerjakan sesuatu dalam diri kita supaya kita dapat naik ke suatu tingkat yang baru dan menjadi orang yang benar-benar Ia inginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan dapat memakai orang-orang dan keadaan-keadaan dalam kehidupan Anda untuk menolong Anda melihat diri Anda lebih baik. Suami atau isteri Anda sendiri, mertua Anda, atau anak-anak Anda sendiri mungkin menjadi cermin yang secara tidak sadar dipakai Tuhan untuk mengungkapkan bidang-bidang di mana Anda perlu berubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda mungkin dapat berkata, "Aku tidak tahan terhadap atasanku. Ia begitu menggangguku. Aku tidak tahu mengapa aku harus bekerja untuknya siang dan malam. Kapankah Tuhan akan mengubah orang itu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernahkah Anda mempertimbangkan bahwa Tuhan mungkin ingin mengubah Anda? Tuhan mungkin telah dengan segaja merencanakan bagi Anda untuk dekat dengan orang yang sangat mengganggu Anda. Ia mungkin berusaha mengajar Anda bagaimana mengasihi musuh-musih Anda. Atau, Ia mungkin sedang berusaha mempertegas Anda sedikit demi sedikit serta mengajar Anda untuk mempunyai sedikit daya tahan, bukannya melarikan diri dari segala sesuatu yang keras, tidak nyaman, atau tidak mudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan tidak akan mengubah siapa pun yang sedang berurusan dengan Anda sebelum Ia lebih dahulu mengubah Anda. Tetapi jika Anda mau berhenti mengeluh tentang semua orang di sekitar Anda, dan sebaliknya, mulai memandang dengan teliti ke dalam diri Anda dan bekerja bersama Tuhan untuk mengubah Anda, Tuhan akan mengubah orang lain itu. Mulailah hari ini untuk menguji hati Anda sendiri dan melihat jika ada sikap dan motivasi yang perlu Anda ubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : &lt;strong&gt;Joel Osteen - Bacaan Harian dari Your best Life Now&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3078693648850900417-1353732868979007314?l=jesusibelieve.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/feeds/1353732868979007314/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/api-tuhan-yang-memurnikan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/1353732868979007314'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/1353732868979007314'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/api-tuhan-yang-memurnikan.html' title='API TUHAN YANG MEMURNIKAN'/><author><name>danecook</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SWrGuLby6vI/AAAAAAAAACc/lavLH0pKEGc/S220/3-Surgeon-General-C.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SeQe-cVxkGI/AAAAAAAAAIo/XDKaUqYW9tA/s72-c/2e1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3078693648850900417.post-9198892295275980606</id><published>2009-04-11T19:11:00.001-07:00</published><updated>2009-04-11T19:16:54.798-07:00</updated><title type='text'>Apakah Tuhan Menghukumku...???</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SeFPDT3S0YI/AAAAAAAAAIg/dyAl1nTOpqM/s1600-h/JOHN.08.10.jpeg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 209px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SeFPDT3S0YI/AAAAAAAAAIg/dyAl1nTOpqM/s320/JOHN.08.10.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5323623152819032450" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span&gt;Ibrani 9:28&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;demikian pula Kristus hanya satu kali saja mengorbankan diri-Nya untuk menanggung dosa banyak orang. Sesudah itu Ia akan menyatakan diri-Nya sekali lagi tanpa menanggung dosa untuk menganugerahkan keselamatan kepada mereka, yang menantikan Dia.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;                &lt;/span&gt;&lt;em&gt;“Masa mudaku penuh dengan kerja keras dan tantangan. Hampir setiap hari kuisi dengan kegiatan yang menyenangkan sampai bisa dibilang aku cukup sukses dengan memiliki sebuah tempat kursus dengan jumlah murid ratusan. Setiap hari kerjaku hanya mengurus tempat kursus ini dan menganggap murid-murid itu sebagai anak-anakku sendiri yang memang aku tidak miliki karena aku memang tidak menikah. Hari-hari itu sangat menyenangkan bagiku. Tidak ada yang lebih membahagiakanku selain ketika aku bisa bersama mereka di tempat kerjaku itu.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val=""&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face  {font-family:"Cambria Math";  panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;  mso-font-charset:1;  mso-generic-font-family:roman;  mso-font-format:other;  mso-font-pitch:variable;  mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;} @font-face  {font-family:Calibri;  panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;  mso-font-charset:0;  mso-generic-font-family:swiss;  mso-font-pitch:variable;  mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal  {mso-style-unhide:no;  mso-style-qformat:yes;  mso-style-parent:"";  margin-top:0cm;  margin-right:0cm;  margin-bottom:10.0pt;  margin-left:0cm;  line-height:115%;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:11.0pt;  font-family:"Calibri","sans-serif";  mso-ascii-font-family:Calibri;  mso-ascii-theme-font:minor-latin;  mso-fareast-font-family:Calibri;  mso-fareast-theme-font:minor-latin;  mso-hansi-font-family:Calibri;  mso-hansi-theme-font:minor-latin;  mso-bidi-font-family:"Times New Roman";  mso-bidi-theme-font:minor-bidi;  mso-bidi-language:EN-US;} .MsoChpDefault  {mso-style-type:export-only;  mso-default-props:yes;  mso-ascii-font-family:Calibri;  mso-ascii-theme-font:minor-latin;  mso-fareast-font-family:Calibri;  mso-fareast-theme-font:minor-latin;  mso-hansi-font-family:Calibri;  mso-hansi-theme-font:minor-latin;  mso-bidi-font-family:"Times New Roman";  mso-bidi-theme-font:minor-bidi;  mso-bidi-language:EN-US;} .MsoPapDefault  {mso-style-type:export-only;  margin-bottom:10.0pt;  line-height:115%;} @page Section1  {size:612.0pt 792.0pt;  margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt;  mso-header-margin:36.0pt;  mso-footer-margin:36.0pt;  mso-paper-source:0;} div.Section1  {page:Section1;} --&gt; &lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-priority:99;  mso-style-qformat:yes;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;  mso-para-margin-top:0cm;  mso-para-margin-right:0cm;  mso-para-margin-bottom:10.0pt;  mso-para-margin-left:0cm;  line-height:115%;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:11.0pt;  font-family:"Calibri","sans-serif";  mso-ascii-font-family:Calibri;  mso-ascii-theme-font:minor-latin;  mso-fareast-font-family:"Times New Roman";  mso-fareast-theme-font:minor-fareast;  mso-hansi-font-family:Calibri;  mso-hansi-theme-font:minor-latin;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p style="text-align: justify; line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;em&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;                &lt;/span&gt;Tapi sekarang, semua itu Cuma kenangan indah. Aku yang sekarang sangat berbeda dengan aku yang dulu. Aku yang energik, aku yang dengan segala passionku mengajar anak-anak itu, aku yang dengan gagahnya berdiri di depan kelas dan berjalan kesana kemari mengatur tempat kursus itu, aku yang bisa bolak-balik ke luar kota, itu semua hanya masa lalu sekarang. Semua itu sudah berlalu sejak aku mengalami satu penyakit tulang yang cukup menggangguku. Tulang belakangku membengkok dan kini aku tidak bisa lagi berdiri dengan tegak. Dan rasa sakit yang kuderita itu semakin terasa dengan menghilangnya percaya diriku untuk bertemu dengan orang banyak. Aku merasa kesepian, sendirian dan ditinggalkan. Atau tepatnya, aku yang meninggalkan semuanya karena aku tidak sanggup lagi menghadapi orang-orang, bahkan semua saudaraku yang mau menjengukku pun kutolak dengan berbagai alasan. Padahal aku yakin mereka tidak akan menghina kondisiku, tapi aku sendiri yang tidak mau mendengar dan melihat rasa kasihan itu muncul di wajah mereka ketika mereka melihat kondisiku. &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;em&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;                &lt;/span&gt;Aku jadi sering bertanya-tanya, apakah memang Tuhan menghukumku karena apa yang kulakukan dulu? Apakah hal ini merupakan hukuman karena dosa-dosaku? Jujur aku memang tidak terlalu menomorsatukan Tuhan ketika aku sukses saat itu. Bukan aku lupa pada Tuhan, tapi karena aku sangat sibuk sehingga tidak punya waktu banyak untuk itu. Dan aku juga menyadari bahwa pekerjaan dan karirku nomor satu bagiku. Aku merasa bisa melakukannya sendirian tanpa bantuan Tuhan. Tapi sekarang, semuanya itu sirna. Saat ini aku merenung banyak hal, dan mulai berpikir-pikir apakah masih ada kesempatan bagiku untuk kembali kepada Tuhan. Apakah layak aku menerima mukjizat dari Tuhan? Apakah mungkin bagiku untuk menerima kasihNya Tuhan? Hal itu terus kupikirkan dan membuatku mencari Tuhan hari-hari ini.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;em&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;                &lt;/span&gt;Namun dibalik semua pertanyaanku, sekalipun aku memang belum mendapatkan jawabannya sekarang, aku tetap menaruh harapanku pada Tuhan. Aku percaya dengan kebaikan Tuhan, dan aku benar-benar menantikan mukjizat itu boleh terjadi dalam hidupku. Apalagi saat ini, bisa dikatakan aku hampir tidak punya apa-apa lagi. Tabunganku pun kalau dihitung hanya cukup untuk hidup beberapa bulan lagi saja. Aku tidak punya penghasilan sedikitpun karena kondisiku tidak memungkinkan aku untuk berdiri dan mengajar lagi seperti dulu. &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;em&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;                &lt;/span&gt;Tapi ketika aku mendengar bahwa kasih Tuhan itu tidak berubah, dulu sekarang dan selama-lamanya, imanku bangkit lagi. Aku mau menaruh harapanku pada Dia, yang pernah kulupakan. Aku minta ampun buat semua yang terjadi di masa lampau. Dan aku mau melangkah maju ke depan menantikan pemenuhan janji Tuhan bagiku. Saat ini memang belum terjadi apa-apa, tapi aku percaya Tuhan akan menjamah hidupku dan menyembuhkan aku. Aku sedang menantikan kolam Betesda itu terguncang, dan aku akan mendapatkan mukjizat itu. Terus bersama Tuhan, itu yang akan kulakukan. Aku takkan pernah lagi meninggalkan Dia.” &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;                &lt;/span&gt;Kesaksian yang sangat mengharukan aku terima beberapa malam yang lalu dari seorang ibu yang merupakan pendengar setiaku di radio. Satu kejutan bahwa ibu ini bisa belajar menerima keadaannya yang sekarang. Pasti tidak mudah. Ibu ini dulunya bisa berjalan dengan tegak, normal dan sangat energik. Aku tahu itu dari penuturannya tentang kehidupannya. Tapi ketika itu, ia sama sekali tidak menyadari bahwa hidupnya sudah terlalu disibukkan banyak hal yang membuat dirinya akhirnya lupa untuk mendengarkan suara Tuhan dalam hidupnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;                &lt;/span&gt;Terkadang Tuhan ijinkan sesuatu terjadi dalam hidup kita, sekalipun kelihatannya buruk dan sama sekali tidak menyenangkan, tapi percayalah bahwa semuanya itu pasti untuk kebaikan kita juga. Memang jika kita mendengar kondisi ibu ini, pastilah semua akan mengernyitkan dahi dan berkata, kok bisa yah sampai seperti itu? Dan mungkin ada yang mulai menyalahkan Tuhan atas semua yang terjadi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;                &lt;/span&gt;Tapi jangan terburu-buru menyalahkan Dia. Sama seperti ibu itu, beberapa malam yang lalu bertanya pada saya, apa mungkin Tuhan menghukum dia karena segala kesalahannya? Saya dengan tegas katakan, ‘tidak!’. Tuhan tidak menghukum ibu. Untuk apa dia mati di kayu salib? Untuk menanggung semua hukuman yang seharusnya kita terima. Jadi, Dia tidak menghukum ibu ini. Tapi....Tuhan bisa ijinkan sesuatu terjadi dalam hidup kita.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;                &lt;/span&gt;Anda ingat Ayub? Kalau kita baca beberapa pasal pertama dalam Kitab Ayub, kita bisa melihat betapa salehnya Ayub. Tidak ada kesalahan apapun yang mengharuskan dia mengalami segala petaka itu. Tapi apa yang terjadi? Allah ijinkan sesuatu terjadi melalui pekerjaan iblis, tujuannya adalah untuk menguji hati Ayub yang sebenarnya. Dan memang Ayub memiliki iman yang luar biasa. Sekalipun dia mengalami penderitaan yang sangat luar biasa, yang tidak mungkin orang biasa akan tahan, toh akhirnya dia lulus juga. Dan di penghujung ujiannya, Allah melipatgandakan segala yang dimilikinya dulu itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;                &lt;/span&gt;Ya, dalam hidup ini akan terdapat beberapa ujian bagi kita. Tapi ujian itu diberikan supaya kita naik peringkat. Dan jika Tuhan ijinkan pencobaan itu datang, Dia akan mengijinkan semuanya itu sebatas yang kita mampu. Asal kita terus berharap, dan bertahan dengan setia, maka kita pasti akan mampu melewati semuanya itu dengan baik dan penuh kemenangan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;                &lt;/span&gt;Ibu ini juga bertanya tentang hukum tabur tuai. Ya, tentu saja apa yang kita alami hari ini bisa jadi merupakan akibat apa yang kita kerjakan di masa lampau. Bisa jadi selama masa yang lalu itu, ibu ini saking semangatnya bekerja sehingga lupa makan, lupa menjaga kesehatan dan lupa istirahat, sehingga akhirnya kondisinya menjadi seperti ini. Memang sangat menyedihkan. Tapi ya, itulah yang terjadi. Mungkin Tuhan sudah sering mengingatkan dia di masa lampau, tapi karena ia tidak punya waktu untuk berdua dengan Tuhan sehingga ia tidak menyadari peringatan itu. Dan inilah akibat dari kelalaiannya itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;                &lt;/span&gt;Sama seperti ketika para murid bertanya pada Tuhan Yesus tentang kejadian seorang buta di dalam Perjanjian Baru, yang bertanya, karena dosa siapakah maka orang itu menjadi buta?&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Dan Tuhan menjawab, hal itu tidak ada kaitannya dengan dosa, tapi supaya nama Tuhan dipermuliakan melalui peristiwa itu. Maka saat inipun saya hanya bisa mengatakan bahwa biarlah melalui setiap peristiwa yang boleh kita alami, nama Tuhan dipermuliakan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;                &lt;/span&gt;Kalaupun memang seperti ibu tadi, dia merasa ada begitu banyak dosa dan kesalahan yang dia lakukan, jangan takut untuk datang pada Tuhan dan minta ampun. Dia adalah Allah yang setia dan adil , setiap kali kita datang untuk meminta ampun, maka Dia akan mengampuni dosa-dosamu. Jadi, jangan ragu untuk melangkah ke hadapanNya dan melakukan pertobatan itu. Dia adalah &lt;em&gt;“Aku, Akulah Dia yang menghapus dosa pemberontakanmu oleh karena Aku sendiri, dan Aku tidak mengingat-ingat dosamu.”Yesaya 43 : 25&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;                &lt;/span&gt;Dan ketika engkau sudah menyelesaikannya di hadapan Tuhan, bertekadlah untuk tidak melakukannya lagi untuk menyenangkan hati Tuhan. Dan jangan mau diperdayakan iblis yang selalu berusaha mengingatkan kita kembali pada kesalahan masa lampau itu seakan-akan Tuhan belum mengampuninya. Ketika engkau sungguh-sungguh bertobat, maka Dia benar-benar sudah mengampunimu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;                &lt;/span&gt;Kesaksian ini sengaja saya tuliskan kembali untuk mengajak kita semua yang membaca untuk bisa belajar sesuatu tentang kasih Tuhan. Mari kita terus bekerja dengan tidak lupa menyediakan waktu bagi Tuhan. Dia begitu rindu untuk bisa berkomunikasi dengan anda dan saya. Jangan lupakan Dia dalam segala pekerjaanmu. Kesuksesan yang anda miliki itu tidak akan pernah sampai pada anda kalau bukan Dia yang memberinya. Jadi, selagi masih sehat, selagi masih ada waktu, selagi semuanya masih berjalan lancar dan baik, berikan waktu dan pikiranmu juga untuk Tuhan. Jangan menunggu sampai semuanya berlalu, baru mencari Tuhan. Ijinkan Dia menjadi counselor mu pribadi setiap hari. Amin.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt;By : Ps. Sariwati Goenawan – IFGF GISI Bandung&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3078693648850900417-9198892295275980606?l=jesusibelieve.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/feeds/9198892295275980606/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/apakah-tuhan-menghukumku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/9198892295275980606'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/9198892295275980606'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/apakah-tuhan-menghukumku.html' title='Apakah Tuhan Menghukumku...???'/><author><name>danecook</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SWrGuLby6vI/AAAAAAAAACc/lavLH0pKEGc/S220/3-Surgeon-General-C.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SeFPDT3S0YI/AAAAAAAAAIg/dyAl1nTOpqM/s72-c/JOHN.08.10.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3078693648850900417.post-4985591694160129993</id><published>2009-04-11T18:55:00.000-07:00</published><updated>2009-04-11T19:01:47.966-07:00</updated><title type='text'>Sari Simorangkir</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SeFKwEMV_MI/AAAAAAAAAIY/e7BB5vVLj-M/s1600-h/sarisimorangkir3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 250px; height: 167px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SeFKwEMV_MI/AAAAAAAAAIY/e7BB5vVLj-M/s320/sarisimorangkir3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5323618424148327618" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=Zq2imJWsZLOfnOKnY6qhkZSsYKqblpam3"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kuhidup Bagimu&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=Za2gl5SubLObmJbzZqqZnJGla6eZlpyuZw%3D%3D4"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Darahmu Yesus&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=aq%2Bbm5etabKilJbza6qZnJGlcKeZlp2ubg%3D%3D9"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Hati Hamba&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=aK2alZetb6ydmZTzaaqZnJGlbqeZlpyqbA%3D%3D7"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Hanya Kau&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=cLOamZasarKbnJulafiblJStZKqgkZSnaw%3D%3D7"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tetap Setia&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=aLKenJqoabOgnJyts6yZlJyiZbGWlJat5"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kau Yang Terindah&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=Y6uhnJWoY6yZmZzzZKqZnJGlaaeZlpusZQ%3D%3D2"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dalam Yesus&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=abObnZemb6%2BblJantqyZlJyiaLGWlJat8"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Karya Terbesar&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=aK2bmpimaqufluKnYqqhkZSsX6qbmJWo2"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sebab Aku Milikmu&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=b62bmpina6yfluKnaaqhkZSsZqqbmJWo9"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bintang Bintang&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=aKqclJyraaybnJSltKyZlJyiZrGWlJat6"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;BagiMu Pujian&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=aayalZWmYrGgmpuraviblJStX6qgkZSnaA%3D%3D2"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tiada Bandingannya&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=aaqilpipZKqgnOKnZKqhkZSsYaqbl5em4"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Hatiku Percaya&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3078693648850900417-4985591694160129993?l=jesusibelieve.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/feeds/4985591694160129993/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/sari-simorangkir.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/4985591694160129993'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/4985591694160129993'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/sari-simorangkir.html' title='Sari Simorangkir'/><author><name>danecook</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SWrGuLby6vI/AAAAAAAAACc/lavLH0pKEGc/S220/3-Surgeon-General-C.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SeFKwEMV_MI/AAAAAAAAAIY/e7BB5vVLj-M/s72-c/sarisimorangkir3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3078693648850900417.post-1214577334721709826</id><published>2009-04-11T06:56:00.000-07:00</published><updated>2009-04-11T07:02:58.940-07:00</updated><title type='text'>Diubahkan Melalui Masalah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SeCjC3_kU0I/AAAAAAAAAIQ/l7UZQ19-pSU/s1600-h/bentuk.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 99px; height: 100px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SeCjC3_kU0I/AAAAAAAAAIQ/l7UZQ19-pSU/s320/bentuk.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5323434029337563970" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;Allah memiliki suatu tujuan di balik segala masalah.&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;   Dia menggunakan keadaan-keadaan untuk mengembangkan karakter kita.   Bahkan sebetulnya, Dia lebih bergantung pada keadaan untuk   menjadikan kita serupa dengan Yesus ketimbang pada kegiatan kita   membaca Alkitab. Alasannya jelas: Anda menghadapi berbagai keadaan   24 jam sehari.&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;   Yesus memperingatkan kita bahwa kita akan menghadapi aneka masalah   di dunia (&lt;sweb&gt;Yohanes 16:33&lt;/sweb&gt;). Tidak ada seorang pun yang kebal terhadap   penderitaan atau terlindungi dari penderitaan, dan tidak seorang pun   yang akan menjalani kehidupan ini tanpa masalah. Setiap kali Anda   berhasil memecahkan satu masalah, masalah lain sudah menanti untuk   muncul. Tidak semua masalah itu besar, tetapi semuanya berperan   penting dalam proses pertumbuhan yang disiapkan Allah bagi Anda.   Petrus meyakinkan kita bahwa masalah-masalah itu normal, dengan   mengatakan,&lt;br /&gt;   &lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;"Janganlah kamu heran akan nyala api siksaan yang datang kepadamu      sebagai ujian, seolah-olah ada sesuatu yang luar biasa terjadi      atas kamu." (&lt;sweb&gt;1Petrus 4:12&lt;/sweb&gt;)&lt;/blockquote&gt;    Allah memakai masalah-masalah untuk menarik Anda lebih dekat kepada   Diri-Nya. Alkitab mengatakan,      "Tuhan itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia      menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya." (&lt;sweb&gt;Mazmur 34:18&lt;/sweb&gt;) &lt;p align="justify"&gt;   Pengalaman-pengalaman penyembahan Anda yang paling hebat dan   mendalam mungkin terjadi ketika Anda tengah mengalami masa-masa   tergelap dalam hidup Anda -- ketika Anda patah hati, merasa   ditinggalkan, tidak dipilih, atau ketika mengalami penderitaan   badani yang luar biasa -- dan Anda datang kepada Allah sendiri.   Selama dalam penderitaan itulah kita belajar untuk menaikkan doa-doa   kita yang paling murni, sepenuh hati, dan jujur kepada Allah. Ketika   kita berada di dalam penderitaan, kita tidak lagi memiliki tenaga   untuk menaikkan doa-doa yang dangkal.&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;   Joni Eareckson Tada menulis, "Ketika hidup terasa menyenangkan, kita   mungkin menikmatinya dengan kerinduan untuk mengetahui tentang   Yesus, dengan meniru Dia dan mengutip perkataan-Nya serta   membicarakan-Nya. Tetapi hanya dalam penderitaanlah kita akan benar-   benar mengenal Yesus." Kita mempelajari berbagai hal tentang Allah   di dalam penderitaan karena hal itu tidak bisa kita pelajari dengan   cara lain.&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;   Allah tentu bisa saja mencegah agar Yusuf tidak masuk penjara   (&lt;sweb&gt;Kejadian 39:20-22&lt;/sweb&gt;), agar Daniel tidak dimasukkan dalam gua singa   (&lt;sweb&gt;Daniel 6:16-23&lt;/sweb&gt;), agar Yeremia tidak dimasukkan ke dalam perigi   (&lt;sweb&gt;Yeremia 38:6&lt;/sweb&gt;), agar Paulus tidak mengalami karam kapal tiga kali   (&lt;sweb&gt;2Korintus 11:25&lt;/sweb&gt;) dan mencegah tiga pemuda Ibrani agar tidak dibuang   dalam perapian yang menyala-nyala (&lt;sweb&gt;Daniel 3:1-26&lt;/sweb&gt;) tetapi Allah tidak   melakukannya. Allah mengizinkan masalah-masalah tersebut terjadi,   dan sebagai hasilnya setiap orang tersebut ditarik lebih dekat   kepada Allah.&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;   Masalah-masalah mendorong kita untuk memandang kepada Allah dan   bergantung pada-Nya dan bukan pada diri kita sendiri. Paulus   memberikan kesaksian tentang hal ini:&lt;br /&gt;   &lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;"Kami merasa, seolah-olah kami telah dijatuhi hukuman mati.      Tetapi hal itu terjadi, supaya kami jangan menaruh kepercayaan      pada diri kami sendiri, tetapi hanya kepada Allah yang      membangkitkan orang-orang mati." (&lt;sweb&gt;2Korintus 1:9&lt;/sweb&gt;)&lt;/blockquote&gt;  &lt;p align="justify"&gt;  Anda tidak akan pernah menyadari bahwa Allah adalah satu-satunya   yang Anda butuhkan sebelum Anda merasakan Allah sebagai satu-satunya   yang Anda miliki.&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;   Apapun penyebabnya, tidak ada satu pun masalah yang bisa terjadi   tanpa izin Allah. Segala sesuatu yang terjadi atas seorang anak   Allah sudah disaring oleh Bapa, dan Dia bermaksud menggunakannya   untuk kebaikan meskipun Iblis dan yang lain memaksudkannya untuk   keburukan.&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;   Karena Allah adalah pemegang kendali tertinggi, kecelakaan-   kecelakaan hanyalah insiden-insiden dalam rencana kebaikan dari   Allah bagi Anda. Karena setiap hari dari kehidupan Anda sudah   tertulis pada penanggalan Allah sebelum Anda dilahirkan (Mazmur   139:16) maka "segala sesuatu" yang terjadi pada Anda memiliki   manfaat rohani. Segala sesuatu! Roma 8:28-29 menjelaskan alasannya:&lt;br /&gt;    &lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;"Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala       sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi       Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana       Allah. Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka       juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan       gambaran Anak-Nya."&lt;/blockquote&gt;    &lt;p align="justify"&gt;&lt;b&gt;MENANGGAPI MASALAH-MASALAH SEPERTI YESUS MENANGGAPINYA&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;   Masalah-masalah tidak secara otomatis menghasilkan apa yang Allah   maksudkan. Banyak orang menjadi kecewa, dan bukannya menjadi lebih   baik, serta menjadi tidak pernah bertumbuh. Anda harus menanggapi   seperti cara Yesus menanggapi.&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;b&gt;Ingatlah bahwa rencana Allah itu baik&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;         Allah mengetahui apa yang terbaik bagi Anda dan Ia memperhatikan      kepentingan Anda. Allah memberitahu Yeremia,&lt;br /&gt;     &lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt; "Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada         pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu         rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan,         untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan."         (&lt;sweb&gt;Yeremia 29:11&lt;/sweb&gt;)&lt;/blockquote&gt;    &lt;p align="justify"&gt;   Yusuf memahami kebenaran ini pada saat dia memberitahu saudara-      saudaranya yang telah menjualnya dalam perbudakan,&lt;br /&gt;    &lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;  "Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku,         tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan,"         (&lt;sweb&gt;Kejadian 50:20&lt;/sweb&gt;)&lt;/blockquote&gt; &lt;p align="justify"&gt;      Hizkia menyuarakan perasaan yang sama tentang penyakit yang      mengancam nyawanya:&lt;br /&gt;     &lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt; "Sesungguhnya, penderitaan yang pahit menjadi keselamatan         bagiku;" (&lt;sweb&gt;Yesaya 38:17&lt;/sweb&gt;)&lt;/blockquote&gt; &lt;p align="justify"&gt;      Kapanpun Allah mengatakan "tidak" terhadap permohonan Anda akan      keringanan, ingatlah,&lt;br /&gt;  &lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;    "... Dia menghajar kita untuk kebaikan kita, supaya kita         beroleh bagian dalam kekudusan-Nya." (&lt;sweb&gt;Ibrani 12:10b&lt;/sweb&gt;)&lt;/blockquote&gt; &lt;p align="justify"&gt;      Penting bahwa Anda tetap berfokus pada rencana Allah, bukan pada      penderitaan atau masalah Anda. Inilah cara Yesus menanggung      penderitaan salib, dan kita didorong untuk mengikuti teladan-Nya:&lt;br /&gt;    &lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;  "Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada         Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman         kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan         tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia,"         (&lt;sweb&gt;Ibrani 12:2a&lt;/sweb&gt;)&lt;/blockquote&gt; &lt;p align="justify"&gt;      Corrie ten Boom, yang menderita di dalam sebuah kamp maut Nazi,      menjelaskan tentang kuasa dari fokus yang dimiliki seseorang:      "Jika Anda memandang kepada dunia, Anda akan menderita. Jika Anda      memandang diri sendiri, Anda akan tertekan. Namun jika Anda      memandang Kristus, Anda akan tenang!" Fokus Anda akan menentukan      perasaan-perasaan Anda. Rahasia ketekunan ialah mengingat bahwa      penderitaan Anda bersifat sementara, tetapi upah Anda kekal. Musa      tekun menjalani kehidupan yang penuh masalah "sebab pandangannya      ia arahkan kepada upah" (Ibrani 11:26). Paulus tekun menanggung      kesulitan dengan cara yang sama. Dia berkata,&lt;br /&gt;      &lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;"Sebab penderitaan ringan yang sekarang ini, mengerjakan bagi         kami kemuliaan kekal yang melebihi segala-galanya, jauh lebih         besar daripada penderitaan kami." (&lt;sweb&gt;2Korintus 4:17&lt;/sweb&gt;)&lt;/blockquote&gt; &lt;p align="justify"&gt;      Jangan menyerah pada pemikiran jangka pendek. Tetaplah fokus pada      hasil akhirnya:&lt;br /&gt;     &lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt; "... jika kita menderita bersama-sama dengan Dia, supaya kita         juga dipermuliakan bersama-sama dengan Dia. ... penderitaan         zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan         yang akan dinyatakan kepada kita." (Roma 8:17-18)&lt;/blockquote&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;b&gt;Bersukacitalah dan mengucap syukur&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;         Alkitab menyuruh kita untuk&lt;br /&gt;     &lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt; "Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang         dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu."         (1Tesalonika 5:18)&lt;/blockquote&gt; &lt;p align="justify"&gt;      Bagaimana mungkin? Perhatikan bahwa Allah menyuruh kita untuk      mengucap syukur "dalam segala hal" bukan "atas segala hal." Allah      tidak meminta Anda bersyukur atas kejahatan, atas dosa, atas      penderitaan, atau atas akibat-akibat menyakitkan dari hal-hal      tersebut di dalam dunia. Sebaliknya, Allah ingin Anda mengucap      syukur pada-Nya karena Dia akan memakai masalah-masalah Anda      untuk menggenapi tujuan-Nya.&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;      Alkitab mengatakan,&lt;br /&gt;      &lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;"Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan!" (&lt;sweb&gt;Filipi 4:4&lt;/sweb&gt;)&lt;/blockquote&gt; &lt;p align="justify"&gt;      Alkitab tidak mengatakan, "Bersukacitalah atas penderitaanmu."      Itu merupakan masokisme (kepuasan yang diperoleh dari      penderitaan). Anda bisa bersukacita "dalam Tuhan". Tanpa peduli      apapun yang terjadi, Anda bisa bersukacita di dalam kasih,      perhatian, hikmat, kuasa, dan kesetiaan Allah. Yesus berkata,&lt;br /&gt;     &lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt; "Bersukacitalah pada waktu itu dan bergembiralah, sebab         sesungguhnya, upahmu besar di sorga;" (&lt;sweb&gt;Lukas 6:23&lt;/sweb&gt;)&lt;/blockquote&gt; &lt;p align="justify"&gt;      Kita juga bisa bersukacita karena mengetahui bahwa Allah melewati      penderitaan itu bersama kita. Kita bukan melayani Allah yang jauh      dan acuh tak acuh, yang mengucapkan kata-kata klise yang      membesarkan hati hanya dari pinggir lapangan yang aman.      Sebaliknya, Allah masuk ke dalam penderitaan kita. Yesus      melakukannya di dalam perwujudan-Nya, dan Roh-Nya melakukannya di      dalam kita sekarang. Allah tidak akan pernah meninggalkan kita      sendiri.&lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p align="justify"&gt; &lt;b&gt;Menolak untuk menyerah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;         Bersabar dan bertekunlah. Alkitab mengatakan,         "Sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan         ketekunan. Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang         matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak         kekurangan suatu apapun." (&lt;sweb&gt;Yakobus 1:3-4&lt;/sweb&gt;) &lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;    Pembentukan karakter merupakan proses yang lambat. Kapan pun kita      berupaya menghindari atau melarikan diri dari kesulitan di dalam      kehidupan, kita memotong proses tersebut, menunda pertumbuhan      kita, dan akan berakhir dengan jenis penderitaan yang lebih parah      -- jenis penderitaan yang menyertai tindakan menolak dan      menghindar. Bila Anda memahami konsekuensi-konsekuensi kekal dari      pengembangan karakter Anda, maka Anda akan lebih jarang menaikkan      doa-doa "Memuaskan diri" ("Tolong Tuhan supaya aku merasa      nyaman"). Anda akan lebih banyak menaikkan doa-doa "Bentuklah      aku" ("Pakailah peristiwa ini untuk menjadikanku lebih serupa      dengan Engkau").&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;      Anda mengetahui bahwa Anda sedang menjadi dewasa bila Anda mulai      melihat tangan Allah di dalam lingkungan kehidupan yang acak,      membingungkan, dan sepertinya tanpa arti.&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;      Jika Anda sedang menghadapi penderitaan sekarang, jangan      bertanya, "Mengapa aku mengalami penderitaan ini?" Tetapi      bertanyalah, "Apa yang Engkau ingin agar aku pelajari?" kemudian      percayalah kepada Allah dan tetap melakukan apa yang benar. &lt;/p&gt;      &lt;blockquote&gt;    "Sebab kamu memerlukan ketekunan, supaya sesudah kamu          melakukan kehendak Allah, kamu memperoleh apa yang dijanjikan          itu." (Ibrani 10:36)&lt;/blockquote&gt;      &lt;p align="justify"&gt; Jangan menyerah, bertumbuhlah!&lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3078693648850900417-1214577334721709826?l=jesusibelieve.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/feeds/1214577334721709826/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/diubahkan-melalui-masalah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/1214577334721709826'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/1214577334721709826'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/diubahkan-melalui-masalah.html' title='Diubahkan Melalui Masalah'/><author><name>danecook</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SWrGuLby6vI/AAAAAAAAACc/lavLH0pKEGc/S220/3-Surgeon-General-C.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SeCjC3_kU0I/AAAAAAAAAIQ/l7UZQ19-pSU/s72-c/bentuk.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3078693648850900417.post-7114956348480261777</id><published>2009-04-10T18:48:00.000-07:00</published><updated>2009-04-10T18:52:29.545-07:00</updated><title type='text'>Pleasing God</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/Sd_3i1CcS7I/AAAAAAAAAIA/kCQEBogBDAo/s1600-h/normal_LaughingJesus.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 263px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/Sd_3i1CcS7I/AAAAAAAAAIA/kCQEBogBDAo/s320/normal_LaughingJesus.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5323245462300150706" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;“You don’t need to do many things to please me. What you have done already contented Me.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Just stay with Me and be with Me. You already attracted Me from the very beginning.” &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;                &lt;/span&gt;Kalimat ini aku dapat tadi malam ketika sedang berada di tengah-tengah pujian dan penyembahan di gerejaku. Di dalam sebuah pelayanan bersama dengan grup Vineyard dari Amerika. Sebuah malam istimewa yang aku percaya Tuhan ijinkan untuk diadakan di gerejaku dengan sebuah maksud yang luar biasa. Dan ketika aku mendapatkan pernyataan ini dalam hatiku, hal ini membuat aku sangat bersukacita.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val=""&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face  {font-family:"Cambria Math";  panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;  mso-font-charset:1;  mso-generic-font-family:roman;  mso-font-format:other;  mso-font-pitch:variable;  mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;} @font-face  {font-family:Calibri;  panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;  mso-font-charset:0;  mso-generic-font-family:swiss;  mso-font-pitch:variable;  mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal  {mso-style-unhide:no;  mso-style-qformat:yes;  mso-style-parent:"";  margin-top:0cm;  margin-right:0cm;  margin-bottom:10.0pt;  margin-left:0cm;  line-height:115%;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:11.0pt;  font-family:"Calibri","sans-serif";  mso-ascii-font-family:Calibri;  mso-ascii-theme-font:minor-latin;  mso-fareast-font-family:Calibri;  mso-fareast-theme-font:minor-latin;  mso-hansi-font-family:Calibri;  mso-hansi-theme-font:minor-latin;  mso-bidi-font-family:"Times New Roman";  mso-bidi-theme-font:minor-bidi;  mso-bidi-language:EN-US;} .MsoChpDefault  {mso-style-type:export-only;  mso-default-props:yes;  mso-ascii-font-family:Calibri;  mso-ascii-theme-font:minor-latin;  mso-fareast-font-family:Calibri;  mso-fareast-theme-font:minor-latin;  mso-hansi-font-family:Calibri;  mso-hansi-theme-font:minor-latin;  mso-bidi-font-family:"Times New Roman";  mso-bidi-theme-font:minor-bidi;  mso-bidi-language:EN-US;} .MsoPapDefault  {mso-style-type:export-only;  margin-bottom:10.0pt;  line-height:115%;} @page Section1  {size:612.0pt 792.0pt;  margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt;  mso-header-margin:36.0pt;  mso-footer-margin:36.0pt;  mso-paper-source:0;} div.Section1  {page:Section1;} --&gt; &lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-priority:99;  mso-style-qformat:yes;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;  mso-para-margin-top:0cm;  mso-para-margin-right:0cm;  mso-para-margin-bottom:10.0pt;  mso-para-margin-left:0cm;  line-height:115%;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:11.0pt;  font-family:"Calibri","sans-serif";  mso-ascii-font-family:Calibri;  mso-ascii-theme-font:minor-latin;  mso-fareast-font-family:"Times New Roman";  mso-fareast-theme-font:minor-fareast;  mso-hansi-font-family:Calibri;  mso-hansi-theme-font:minor-latin;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;                &lt;/span&gt;Aku percaya setiap orang akan berusaha menyenangkan Tuhan. Bahkan semua orang ingin mengetahui apakah Dia sudah disenangkan dengan apa yang kita lakukan. Dan ada kalanya kita berusaha mencari konfirmasi demi konfirmasi lewat banyak pesan dari hamba-hamba Tuhan yang mungkin akan dipakai Tuhan untuk menyatakannya buat kita. But you know something? Dia bisa berbicara langsung pada kita, tanpa perlu memakai siapapun untuk menyampaikannya. Dan aku percaya sekali akan hal itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;                &lt;/span&gt;Ketika aku mendapatkan kalimat itu, saking senangnya sampai-sampai aku hampir tidak tahu bagaimana mengulanginya. Tapi aku percaya Tuhan mengingatkannya lagi pagi ini, dan aku begitu rindu untuk membagikannya pagi ini pada anda semua.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;                &lt;/span&gt;Harus diakui, ada banyak hal yang aku coba lakukan hanya untuk menyenangkan Dia. Bahkan terkadang aku melakukannya tanpa memikirkan waktu dan tenaga yang sebenarnya sangat terbatas kumiliki. Tapi tujuanku cuma satu. Hanya ingin menyenangkan Tuhan. To please Him, to seek His heart. Tapi ketika aku mendengar Tuhan menyampaikan hal itu, hatiku bersukacita, dan sekarang aku bisa melakukannya lebih nyaman lagi. Yang paling penting aku kerjakan adalah tetap bersama Dia selamanya. God almighty.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;                &lt;/span&gt;Walaupun mungkin seringkali aku ungkapkan, tapi rasanya tidak bosan-bosan aku sampaikan bahwa betapa bangganya aku akan Dia. Yesus adalah tujuan hidupku. KemuliaanNya adalah kesukaanku. Dan aku benar-benar merasa beruntung boleh menjadi bagian dari Kerajaan Allah itu. Jesus is the best.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;                &lt;/span&gt;Aku tidak heran kalau sampai-sampai Rasul Paulus mengeluarkan pernyataan bahwa &lt;strong&gt;&lt;em&gt;Filipi 1:21 &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan.&lt;/em&gt; Ya...memang sesuai dengan pernyataannya, maka hidup ini memang baru berarti ketika Kristus ada di dalam hidup itu dan menjadi pusat segalanya. Dialah sumber hidup yang tak ternilai harganya. To know Him is everything. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;                &lt;/span&gt;Apa yang ingin anda lakukan hari ini? Sebelum memulainya, cobalah anda menutup mata sejenak dan nikmatilah kebersamaan dengan Dia. Nikmati kehangatan pelukan kasihNya. Tulisan ini sengaja aku tuliskan pagi ini hanya untuk mengingatkan kita semua bahwa Tuhan itu sangat baik, dan Dia sangat menghargai apapun yang sudah kita lakukan untuk kemuliaan namaNya. Jangan khawatir dan jangan pernah takut akan penilaianNya. Apapun, sekali lagi apapun, yang kita lakukan di dalam namaNya dan untuk kemuliaanNya, pasti akan Dia hargai. Sesederhana apapun pasti akan menyenangkan Dia. Dan kenyataannya kalau Dia memang senang dengan apa yang kita lakukan bagi namaNya. &lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Roma 11 : 36 &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!&lt;/em&gt; Amin.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt;By : Ps. Sariwati Goenawan – IFGF GISI Bandung&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3078693648850900417-7114956348480261777?l=jesusibelieve.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/feeds/7114956348480261777/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/pleasing-god.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/7114956348480261777'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/7114956348480261777'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/pleasing-god.html' title='Pleasing God'/><author><name>danecook</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SWrGuLby6vI/AAAAAAAAACc/lavLH0pKEGc/S220/3-Surgeon-General-C.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/Sd_3i1CcS7I/AAAAAAAAAIA/kCQEBogBDAo/s72-c/normal_LaughingJesus.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3078693648850900417.post-8641345062881272524</id><published>2009-04-09T21:52:00.001-07:00</published><updated>2009-04-09T22:26:00.567-07:00</updated><title type='text'>Berurusan Dengan Kesalahanmu</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/Sd7Qr22G-UI/AAAAAAAAAH4/wgC1TUbWPuo/s1600-h/a_look_in_the_mirror.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 140px; height: 131px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/Sd7Qr22G-UI/AAAAAAAAAH4/wgC1TUbWPuo/s320/a_look_in_the_mirror.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5322921261473921346" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jangan khawatir tentang kesalahan-kesalahanmu. Engkau cenderung untuk mencari apa yang Tuhan bisa berikan kepadamu daripada mencari Tuhan itu sendiri. Saya baru saja membaca tentang seseorang yang telah membaca biografi orang kudus. Dia sangat marah karena dia merasa memiliki begitu banyak kekurangan bila dibandingkan dengan orang tersebut dan akhirnya menyerah untuk terus menghidupi hidup di dalam Kristus. Jangan menjadi seperti itu!  &lt;p&gt;&lt;span id="more-1579"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika engkau melihat betapa banyak kekuranganmu, engkau akan menjadi kesal dan mengganggu hadirat Tuhan dan pekerjaan-Nya yang sempurna di dalammu. Rasa malu yang engkau rasakan ketika melihat kesalahan-kesalahanmu adalah masalah yang lebih besar daripada kesalahan-kesalahan itu sendiri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Francis de Sales berkata, adalah sangat mudah untuk dipenuhi oleh cinta daripada oleh KASIH itu sendiri. Jika Tuhan hanya satu-satunya pribadi yang kau kasihi, engkau akan sepenuhnya berfokus kepada diri-Nya semata-mata. Ketika engkau sibuk berusaha untuk memperoleh suatu perasaan bahwa Ia mengasihimu, ini berarti engkau masih asyik dengan dirimu sendiri. Semakin terbuka dan tenang rohmu, semakin dekat engkau akan merasakan Tuhanmu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;2 Petrus 3:9&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Roma 12:16&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Hendaklah kamu sehati sepikir dalam hidupmu bersama; janganlah kamu memikirkan perkara-perkara yang tinggi, tetapi arahkanlah dirimu kepada perkara-perkara yang sederhana. Janganlah menganggap dirimu pandai!&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt; Diterjemahkan dari buku:&lt;br /&gt;&lt;em&gt;The Seeking Heart by Fenelon&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3078693648850900417-8641345062881272524?l=jesusibelieve.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/feeds/8641345062881272524/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/berurusan-denga-kesalahanmu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/8641345062881272524'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/8641345062881272524'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/berurusan-denga-kesalahanmu.html' title='Berurusan Dengan Kesalahanmu'/><author><name>danecook</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SWrGuLby6vI/AAAAAAAAACc/lavLH0pKEGc/S220/3-Surgeon-General-C.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/Sd7Qr22G-UI/AAAAAAAAAH4/wgC1TUbWPuo/s72-c/a_look_in_the_mirror.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3078693648850900417.post-2177642286711852547</id><published>2009-04-09T21:44:00.000-07:00</published><updated>2009-04-09T21:47:37.175-07:00</updated><title type='text'>MP3 Rohani Gratis Buatan UF Dkk</title><content type='html'>Bertahun-tahun yang lalu, saat masih di bangku kuliah, aku dan tiga orang rekan sepelayanan membuat rekaman album ‘indie label’ bermodalkan dua gitar dan satu walkman Sony. Dari sembilan lagu yang ada, ada 7 lagu dikarang oleh &lt;em&gt;the most handsome and talented guy&lt;/em&gt; :-p, Johnson Sihombing. Dia sekarang sedang studi S2 di Australia. Aku salut dengan kehidupan dan kesaksiannya. Johnson masih rajin ke UF kan? &lt;p&gt;Lewat ketujuh lagu karangan Johnson ini, kita akan dibawa untuk mengerti bahwa hanya Kristus sajalah yang berarti dalam hidup ini. Dua lagu lainnya dikarang oleh Togar Simatupang (Yesusku Sahabatku) dan aku sendiri (Kubangga PadaMu), dinyanyikan dengan vokalnya masing-masing. Sedangkan vokal perempuan dalam sebagian besar lagu diisi oleh Marlina Simarmata. Gitar dibawakan oleh Togar Simatupang dipadu sedikit olehku dengan gitar melodi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span id="more-845"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mohon maaf bila rekamannya diselingi dengan suara air, derit gerbang yang digeser, dan suara orang. Lagu-lagu ini direkam di rumah Togar dan Johnson lalu dikonversi ke MP3 olehku menggunakan komputer Herry Yanto (joe). Pengalaman merekam lagu-lagu ini tidak akan pernah terlupakan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Meski usaha Johnson untuk mempromosikan lagu ini kepada produser belum juga membuahkan hasil, mudah-mudahan bisa menjadi berkat buat Sobat UF dimanapun berada. Kalau ada lagu yang kamu suka dan ingin menyanyikannya dalam persekutuan sekolah, kampus, kantor, atau gereja, UF mempersilakannya dengan catatan menyebutkan nama penciptanya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ada beberapa lagu yang aku rekomendasikan untuk didengarkan lebih dahulu: ‘Indahnya HadiratMu’, ‘Ingin Ku Slalu’, ‘Yesusku Sahabatku’, dan ‘Jiwaku Haus Kepada-Mu’. Selamat mendengarkan! &lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;a target="_blank" href="http://rapidshare.com/files/100480362/Diam_Dalam_RumahMu.mp3" title="Diam dalam Rumah-Mu MP3"&gt;Diam dalam Rumah-Mu&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a target="_blank" href="http://rapidshare.com/files/100481209/Indahnya_HadiratMu.mp3" title="Indahnya Hadirat-Mu MP3"&gt;Indahnya Hadirat-Mu&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a target="_blank" href="http://rapidshare.com/files/100481912/Ingin_Ku_Slalu.mp3" title="Ingin Ku Slalu MP3"&gt;Ingin Ku Slalu&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a target="_blank" href="http://rapidshare.com/files/100483320/Jiwaku_Haus_KepadaMu.mp3" title="Jiwaku Haus Kepada-Mu MP3"&gt;Jiwaku Haus Kepada-Mu&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a target="_blank" href="http://rapidshare.com/files/100479357/Bermazmurlah.mp3" title="Bermazmurlah MP3"&gt;Bermazmurlah&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a target="_blank" href="http://rapidshare.com/files/100478731/Bawaku_Semakin_Dekat.mp3" title="Bawaku Smakin Dekat"&gt;Bawaku Smakin Dekat&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a target="_blank" href="http://rapidshare.com/files/100482432/Jadikanku_Berkat.mp3" title="Jadikanku Berkat MP3"&gt;Jadikanku Berkat&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a target="_blank" href="http://rapidshare.com/files/100483844/Kubangga_PadaMu.mp3" title="Kubangga Pada-Mu MP3"&gt;Kubangga Pada-Mu&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a target="_blank" href="http://rapidshare.com/files/100484353/Yesusku_Sahabatku.mp3" title="Yesusku Sahabatku MP3"&gt;Yesusku Sahabatku&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Klik Lagu Untuk Download...&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3078693648850900417-2177642286711852547?l=jesusibelieve.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/feeds/2177642286711852547/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/mp3-rohani-gratis-buatan-uf-dkk.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/2177642286711852547'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/2177642286711852547'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/mp3-rohani-gratis-buatan-uf-dkk.html' title='MP3 Rohani Gratis Buatan UF Dkk'/><author><name>danecook</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SWrGuLby6vI/AAAAAAAAACc/lavLH0pKEGc/S220/3-Surgeon-General-C.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3078693648850900417.post-7649370846965153845</id><published>2009-04-09T20:59:00.000-07:00</published><updated>2009-04-09T21:01:28.102-07:00</updated><title type='text'>Orang Kristen Tidak Bisa Disantet</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/Sd7EjvAu-mI/AAAAAAAAAHw/4fCLUeZwjIQ/s1600-h/santet.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 314px; height: 301px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/Sd7EjvAu-mI/AAAAAAAAAHw/4fCLUeZwjIQ/s320/santet.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5322907927792515682" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);font-size:130%;" &gt;Orang Kristen yang sungguh-sungguh hidup di dalam Kristus memang benar-benar tidak bisa terkena santet / gendam / hipnotis atau tidak mempan sewaktu diserang kuasa kegelapan / iblis. Mengapa bisa terjadi? jawabnya sangat sederhana, yakni karena &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;--&gt; MEREKA&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;MENGENAKAN PAKAIAN KEBENARAN ALLAH (MELALUI IMAN KEPADA YESUS KRISTUS) DAN KEMULIAAN ALLAH ADA DI DALAM DIRI MEREKA DAN ALLAH LAH YANG MENJADI &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;TEMBOK BERAPI&lt;/span&gt; DI SEKELILING MEREKA.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Ayub 29:14, Yes 61:10, &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);font-size:130%;" &gt;Zakharia 2:5, &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);font-size:130%;" &gt;Yoh 10:28,29, Amsal 12:28,  Amsal 13:6,  Roma 1:17,  Roma 3:21,22)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3078693648850900417-7649370846965153845?l=jesusibelieve.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/feeds/7649370846965153845/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/orang-kristen-tidak-bisa-disantet.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/7649370846965153845'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/7649370846965153845'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/orang-kristen-tidak-bisa-disantet.html' title='Orang Kristen Tidak Bisa Disantet'/><author><name>danecook</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SWrGuLby6vI/AAAAAAAAACc/lavLH0pKEGc/S220/3-Surgeon-General-C.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/Sd7EjvAu-mI/AAAAAAAAAHw/4fCLUeZwjIQ/s72-c/santet.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3078693648850900417.post-4565092308305038916</id><published>2009-04-09T20:33:00.000-07:00</published><updated>2009-04-09T20:40:22.729-07:00</updated><title type='text'>Bertahan Dalam Pencobaan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/Sd6_n0XSaWI/AAAAAAAAAHY/hprHZaZzjsw/s1600-h/pribadi.unggul.feb08.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 153px; height: 176px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/Sd6_n0XSaWI/AAAAAAAAAHY/hprHZaZzjsw/s320/pribadi.unggul.feb08.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5322902500390627682" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;&lt;p align="justify"&gt;Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia. (Yakobus 1:12)&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Pencobaan-pencobaanku telah menjadi guruku dalam soal Ketuhanan (Martin Luther)&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Setiap pencobaan adalah kesempatan untuk berbuat baik. Dijalan menuju kedewasaan rohani, pencobaan pun menjadi batu loncatan dan bukan merupakan batu sandungan bila Anda menyadari bahwa pencobaan merupakan kesempatan untuk melakukan hal yang benar sama seperti pencobaan juga merupakan kesempatan untuk melakukan hal yang salah. Pencobaan cuma memberi pilihan, meskipun pencobaan merupakan senjata utama Iblis untuk menghancurkan Anda. Allah ingin menggunakannya untuk mengembangkan Anda. Setiap kali Anda memilih untuk berbuat baik dan bukannya dosa, Anda sedang bertambah mendekati karakter Kristus.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Untuk memahami hal ini, Anda harus terlebih dahulu mengenali sifat-sifat karakter Yesus. Salah satu gambaran yang ditulis paling singkat dan jelas tentang karakter Nya ialah buah Roh :"&lt;em&gt;Bila Roh Kudus menguasai kehidupan kita, Roh itu akan menghasilkan buah seperti ini di dalam diri kita: sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetian, kelemah lembutan, penguasaan diri"&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Kesembilan sifat ini merupakan perluasan dari Hukum yang Terutama dan melukiskan suatu gambaran yang indah tentang Yesus Kristus. Yesus merupakan kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran dan semua buah lainnya yang &lt;em&gt;sempurna&lt;/em&gt; yang diwujudkan dalam satu pribadi. Memiliki buah Roh berarti bersifat serupa dengan Kristus.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Lalu bagaimana Roh Kudus menghasilkan kesembilan buah ini di dalam kehidupan Anda? Apakah Dia membuatnya secara instan? Apakah Anda akan bangun suatu hari dan tiba-tiba Anda sudah memiliki sifat-sifat ini sepenuhnya? Tidak. Buah selalu menjadi matang secara perlahan.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Kalimat berikut merupakan salah satu kebenaran rohani paling penting yang akan Anda pelajari : Allah mengembangkan buah Roh dalam kehidupan Anda dengan membiarkan Anda mengalami berbagai keadaan di mana Anda tergoda untuk mengungkapkan sifat yang justru berlawanan! Pengembangan karakter selalu melibatkan suatu pilihan, dan pencobaan menyediakan kesempatan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Misalnya, Allah mengajar kita mengasihi dengan menempatkan beberapa orang yang tidak menyenangkan di sekiling kita. Tidak diperlukan karakter tertentu untuk mengasihi orang-orang yang baik budi dan mengasihi Anda. Allah mengajarkan sukacita di tengah-tengah penderitaan kepada kita bila kita berpaling kepada Nya. Kebahagian bergantung pada situasi-situasi luar, tetapi sukacita didasarkan pada hubungan Anda dengan Allah.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Allah mengembangkan damai sejahtera yang sesungguhnya di dalam kita, bukan dengan membuat hal-hal berlangsung seperti yang kita rencanakan, melainkan dengan membiarkan terjadinya masa-masa kacau dan membingungkan. Siapa pun bisa dengan damai memandang matahari terbenam yang indah atau bersantai saat liburan. Kita belajar berdamai sejahtera yang sejati dengan memilih untuk mempercayai Allah di dalam keadaan-keadaan di mana kita tergoda untuk khawatir atau takut. Demikian juga, kesabaran berkembang di dalam keadaan-keadaan di mana kita dipaksa untuk menunggu dan tergoda untuk marah atau mengamuk.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Allah memakai situasi yang berlawanan dari setiap buah untuk memberi kita sebuah pilihan. Anda tidak bisa mengakui sebagai orang baik jika Anda tidak pernah tergoda untuk bersifat buruk. Anda tidak bisa mengaku setia jika Anda tidak pernah memiliki kesempatan untuk bersifat tidak setia. Kejujuran dibangun dengan mengalahkan godaan untuk bersifat tidak jujur; kerendahan hati bertumbuh bila kita menolak menjadi sombong; dan ketekunan berkembang setiap kali Anda menolak pencobaan untuk menyerah. Setiap kali Anda mengalahkan suatu pencobaan, Anda menjadi lebih serupa dengan Yesus.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;BAGAIMANA PENCOBAAN BEKERJA&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Adalah berguna jika kita mengetahui bahwa Iblis sepenuhnya bisa diramalkan. Dia telah memakai strategi dan tipuan-tipuan kuno yang sama sejak Penciptaan. Semua pencobaan mengikuti pola yang sama. Itulah sebabnya Paulus berkata, &lt;em&gt;"Kita sangat mengenal rencana-rencana jahatnya"&lt;/em&gt; Dari Alkitab kita mengetahui bahwa pencobaan mengikuti proses empat langkah, yang dipakai Iblis terhadap Adam dan Hawa maupun pada Yesus.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Pada langkah pertama, Iblis mengenali suatu keinginan di dalam diri Anda. Mungkin keinginan yang berdosa, seperti keinginan untuk membalas dendam atau untuk menguasai orang lain, atau mungkin keinginan yang logis dan normal, seperti keinginan untuk dikasihi dan dihargai atau untuk merasakan kesenangan. Pencobaan dimulai ketika Iblis mengusulkan (dengan suatu pemikiran) agar Anda menyerah pada suatu keinginan jahat, atau agar Anda memenuhi suatu keinginan yang logis dengan cara yang salah atau pada waktu yang salah. Sadarlah selalu akan jalan pintas. Hal-hal tersebut sering kali merupakan pencobaan ! Iblis berbisik, "Kamu layak mendapatkannya ! Kamu harus memilikinya sekarang ! Itu akan lebih mengasikkan....menyenangkan....atau membuatmu merasa lebih baik".&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Kita mengira pencobaan berada di sekeliling kita, tetapi Allah berfirman bahwa pencobaan di mulai di dalam diri kita. Jika Anda tidak memiliki keinginan bathin, pencobaan tidak bisa menarik perhatian Anda. Pencobaan selalu berawal di dalam pikiran Anda, bukan di dalam keadaan. Yesus mengatakan &lt;em&gt;"Sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan, perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan. Semua hal-hal jahat ini timbul dari dalam".&lt;/em&gt; Yakobus memberitahu kita bahwa ada &lt;em&gt;"banyaknya keinginan yang ada di dalam hati saudara"&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Langkah kedua ialah Keraguan. Iblis berusaha mmbuat Anda meragukan apa yang telah Allah firmankan tentang dosa; Apakah hal tersebut benar-benar salah? Apakah Allah benar-benar melarang kita melakukannya? Apakah Allah bukan memaksudkan larangan ini untuk orang lain atau waktu yang lain? Tidakkah Allah ingin agar aku bahagia? Alkitab memperingatkan, &lt;em&gt;"Waspadalah ! jangan biarkan pikiran jahat atau keraguan membuat dirimu berpaling dari Allah yang hidup"&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Langkah Ketiga ialah tipu daya. Iblis tidak mampu mengatakan yang sebenarnya dan disebut "bapa segala dusta" Segala sesuatu yang Iblis katakan kepada Anda tidaklah benar atau hanya separuh benar, Iblis menawarkan dustanya untuk menggantikan apa yang telah Allah katakan di FirmanNya. Iblis mengatakan, :Kamu tidak akan mati, Kamu akan menjadi lebih bijaksana, Tidak seorangpun tahu, Itu akan memecahkan masalahmu. Selain itu, semua orang juga melakukannya, Itu hanyalah sebuah dosa kecil" Tetapi sebuah dosa kecil adalah bagaikan sedang hamil muda: Pada akhirnya ia akan kelihatan dengan sendirinya.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Langkah Keempat ialah &lt;em&gt;ketidak taatan&lt;/em&gt;. Pada akhirnya Anda bertindak berdasarkan pikiran yang selama ini Anda timbang-timbang di dalam benak Anda. Apa yang mulanya merupakan sebuah gagasan muncul dalam perilaku. Anda menyerah pada apapun yang menarik perhatian Anda. Anda mempercayai dusta Iblis dan jatuh ke dalam perangkap yang diperingatkan oleh Yakobus: &lt;em&gt;"Tetapi orang tergoda kalau ia ditarik dan dipikat oleh keinginannya sendiri yang jahat. Kemudian, kalau keinginan yang jahat itu dituruti, maka lahirlah dosa; dan kalau dosa sudah matang, maka akibatnya ialah kematian. Janganlah kalian tertipu, Saudara-saudaraku yang tercinta"&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;MENGALAHKAN PENCOBAAN&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Memahami cara kerja pencobaan sangatlah berguna, tetapi ada langkah-langkah khusu yang perlu Anda ambil untuk mengalahkannya.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Jangan mau di intimidasi. Banya orang Kristen dibuat takut dan hilang semangat oleh pikiran-pikiran yang mjenghasut, dengan merasa bersalah, karena tidak berada "di luar" jangkauan pencobaan. Mereka merasa malu hanya karena terkena pencobaan. Inilah kesalah pahaman tentang kedewasaan. Anda tidak pernah bertumbuh tanpa pencobaan.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Pencobaan adalah tanda bahwa Iblis membenci Anda, bukan tanda kelemahan atau sifat keduniawian Anda.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;pre&gt;&lt;br /&gt;&lt;/pre&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3078693648850900417-4565092308305038916?l=jesusibelieve.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/feeds/4565092308305038916/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/bertahan-dalam-pencobaan.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/4565092308305038916'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/4565092308305038916'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/bertahan-dalam-pencobaan.html' title='Bertahan Dalam Pencobaan'/><author><name>danecook</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SWrGuLby6vI/AAAAAAAAACc/lavLH0pKEGc/S220/3-Surgeon-General-C.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/Sd6_n0XSaWI/AAAAAAAAAHY/hprHZaZzjsw/s72-c/pribadi.unggul.feb08.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3078693648850900417.post-4407588180135126298</id><published>2009-04-09T20:25:00.000-07:00</published><updated>2009-04-09T20:31:19.370-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/Sd69gW5TTxI/AAAAAAAAAG4/IxfRrBkdSPY/s1600-h/o2006pulpit_1_2_oaks.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 112px; height: 140px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/Sd69gW5TTxI/AAAAAAAAAG4/IxfRrBkdSPY/s320/o2006pulpit_1_2_oaks.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5322900173197889298" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kuasa penyembuhan dari Kurban Tebusan-Nya … tersedia untuk setiap penderitaan dalam kefanaan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Juruselamat berfirman: “Marilah kepada-Ku semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu” (Matius 11:28).       &lt;p&gt;Banyak orang memikul beban yang berat. Beberapa orang kehilangan orang terkasih karena kematian atau peduli terhadap orang yang cacat. Beberapa orang telah terluka karena perceraian. Yang lain merindukan pernikahan kekal. Beberapa orang diperbudak oleh zat-zat atau kebiasaan yang mencandukan seperti: alkohol, tembakau, narkoba, atau pornografi. Yang lain mengalami cacat fisik atau gangguan mental. Beberapa lagi dihadapkan pada ketertarikan terhadap sesama jenis. Beberapa mengalami depresi atau ketidakmampuan yang serius. Singkatnya, banyak yang berbeban berat. &lt;/p&gt;      &lt;p&gt;Kepada kita masing-masing Juruselamat memberikan undangan yang penuh kasih ini:&lt;/p&gt;      &lt;p&gt;“Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.&lt;/p&gt;       &lt;p&gt;Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.&lt;/p&gt;      &lt;p&gt;Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan” (Matius 11:28–30).&lt;/p&gt;      &lt;p&gt;Tulisan suci berisi banyak kisah tentang Juruselamat “meringankan” beban yang berat. Dia menyebabkan orang buta melihat; orang tuli mendengar; orang lumpuh, timpang, atau cacat disembuhkan; penderita kusta ditahirkan; dan roh jahat diusir. Sering kali kita membaca bahwa orang yang disembuhkan dari penyakit jasmani ini “sembuh” (lihat Matius 14:36; 15:28; Markus 6:56; 10:52; Lukas 17:19; Yohanes 5:9). &lt;/p&gt;      &lt;p&gt;Yesus menyembuhkan banyak orang dari penyakit jasmani, tetapi Dia tidak menahan kesembuhan orang-orang yang berusaha untuk “sembuh” dari penyakit lain. Matius menulis bahwa Dia menyembuhkan setiap penyakit di antara orang-orang (lihat Matius 4:23; 9:35). Orang banyak mengikuti-Nya dan Dia “menyembuhkan mereka semua” (Matius 12:15). Sungguh penyembuhan ini termasuk mereka yang memiliki penyakit emosi, mental, ataupun rohani. Dia menyembuhkan semuanya. &lt;/p&gt;      &lt;p&gt;Dalam khotbah awal-Nya di rumah ibadat, Yesus membacakan dengan keras nubuat Yesaya berikut: “Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas” (Lukas 4:18). Sewaktu Yesus menyatakan bahwa Dia datang untuk menggenapi nubuat itu, Dia secara khusus menegaskan bahwa Dia akan menyembuhkan mereka yang memiliki penyakit jasmani dan Dia juga akan membebaskan mereka yang tertawan, membebaskan mereka yang tertindas, dan menyembuhkan mereka yang patah hati. &lt;/p&gt;      &lt;p&gt;Injil Lukas berisi banyak contoh tentang pelayanan tersebut. Injil Lukas menceritakan saat “orang banyak berbondong-bondong kepada-Nya untuk mendengar Dia dan untuk disembuhkan dari penyakit mereka” (Lukas 5:15). Di lain kesempatan dicatat bahwa Yesus “menyembuhkan banyak orang dari segala penyakit” (Lukas 7:21), dan bahwa Dia “menyembuhkan orang-orang yang memerlukan penyembuhan” (Lukas 9:11). Injil Lukas juga menjelaskan bagaimana orang banyak datang dari Yudea dan Yerusalem serta dari pantai Sidon ke tempat yang datar “untuk mendengarkan Dia dan untuk disembuhkan” (Lukas 6:17). &lt;/p&gt;       &lt;p&gt;Ketika Juruselamat menampakkan diri kepada orang-orang yang saleh di Dunia Baru, Dia memanggil orang-orang untuk datang mendekat, mereka yang lumpuh atau buta atau memiliki penyakit fisik lainnya. Dia menyampaikan undangan yang sama kepada mereka “yang menderita apa saja” (3 Nefi 17:7). “Bawalah mereka ke mari,” firman-Nya, “Aku akan menyembuhkan mereka” (ayat 7). Kitab Mormon menceritakan bagaimana orang banyak maju ke depan “semua orang yang menderita apa saja” (ayat 9). Ini pastilah termasuk orang-orang yang memiliki penyakit jasmani atau emosi atau mental, dan tulisan suci bersaksi bahwa Yesus “menyembuhkan mereka, masing-masing” (ayat 9). &lt;/p&gt;      &lt;p&gt;Juruselamat mengajarkan bahwa kita akan mengalami kesengsaraan di dunia ini, namun kita harus tabah karena Dia telah “mengalahkan dunia” (Yohanes 16:33). Kurban Tebusan-Nya menjangkau dan cukup kuat tidak hanya untuk membayar harga bagi dosa, namun juga untuk menyembuhkan setiap kesengsaraan fana. Kitab Mormon mengajarkan bahwa: “Dia akan pergi mengalami segala macam penderitaan, kesengsaraan dan godaan, dan ini terjadi supaya firman dapat digenapi, yang mengatakan: Ia akan menanggung rasa sakit dan penyakit umat-Nya” (Alma 7:11; lihat juga 2 Nefi 9:21). &lt;/p&gt;      &lt;p&gt;Dia mengetahui rasa sakit kita, dan Dia ada di sana bagi kita. Seperti Orang Samaria yang baik hati dalam perumpamaan-Nya, ketika Dia menemukan kita terluka di pinggir jalan, Dia membalut luka-luka kita dan merawat kita (lihat Lukas 10:34). Saudara-saudara, kuasa penyembuhan Kurban Tebusan-Nya diperuntukkan bagi Anda, bagi kita, bagi semua orang. &lt;/p&gt;      &lt;p&gt;Kuasa penyembuhan Kurban Tebusan-Nya terdapat dalam syair yang penuh permohonan dari nyanyian rohani kita, “Tuhan, Badai S’dang Mengamuk”: &lt;/p&gt;      &lt;p class="poetry"&gt;&lt;em&gt;Tuhan, dalam dukacita,&lt;/em&gt; &lt;br /&gt;       &lt;em&gt;‘Ku berlutut berdoa,&lt;/em&gt; &lt;br /&gt;      &lt;em&gt;Kumohon, bangunlah,&lt;/em&gt; &lt;br /&gt;     &lt;em&gt;Tuhanku, Selamatkan diriku.&lt;/em&gt;  &lt;/p&gt;      &lt;p class="poetry"&gt;&lt;em&gt;Sarat d’ngan dosa dan duka,&lt;/em&gt; &lt;br /&gt;       &lt;em&gt;Hapus dari jiwa,&lt;/em&gt; &lt;br /&gt;     &lt;em&gt;Cepatlah, Kau tolong kami,&lt;/em&gt; &lt;br /&gt;      &lt;em&gt;Tuhan, Kami hampir binasa!&lt;/em&gt; &lt;br /&gt;     (&lt;em&gt;Nyanyian Rohani&lt;/em&gt;, no. 38).  &lt;/p&gt;      &lt;p&gt;Kita dapat disembuhkan melalui wewenang Imamat Melkisedek. Yesus memberikan kepada para Rasul-Nya kuasa “untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan” (Matius 10:1; lihat juga Markus 3:15; Lukas 9:1–2), dan mereka pergi “memberitakan Injil dan menyembuhkan orang sakit di segala tempat” (Lukas 9:6; lihat juga Markus 6:13; Kisah Para Rasul 5:16). Tujuh Puluh juga diutus dengan kuasa serta arahan untuk menyembuhkan yang sakit (lihat Lukas 10:9; Kisah Para Rasul 8:6–7). &lt;/p&gt;      &lt;p&gt;Meskipun Juruselamat dapat menyembuhkan siapa saja yang ingin Dia sembuhkan, tidak demikian dengan mereka yang memegang wewenang imamat-Nya. Penggunaan imamat itu oleh manusia fana dibatasi oleh kehendak Dia yang memiliki imamat itu. Oleh karena itu, kita diberi tahu bahwa beberapa orang yang diberkati oleh para penatua tidak sembuh karena mereka “ditetapkan untuk mati” (A&amp;amp;P 42:48). Demikian juga, ketika Rasul Paulus berusaha untuk disembuhkan dari “duri di dalam daging” yang merisaukannya (2 Korintus 12:7), Tuhan menolak untuk menyembuhkannya. Paulus kemudian menulis bahwa Tuhan menjelaskan, “Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna” (ayat 9). Paulus dengan patuh menanggapi bahwa dia akan “terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku … sebab jika aku lemah, maka aku kuat” (ayat 9–10). &lt;/p&gt;      &lt;p&gt;Berkat penyembuhan datang dalam banyak cara, masing-masing sesuai dengan kebutuhan pribadi kita, sebagaimana diketahui oleh Dia yang sangat mengasihi kita. Kadang-kadang “penyembuhan” mengobati penyakit kita atau mengangkat beban kita. Namun kadang-kadang kita “disembuhkan” dengan diberi kekuatan atau pengertian atau kesabaran untuk menanggung beban yang diberikan kepada kita. &lt;/p&gt;       &lt;p&gt;Orang-orang yang mengikuti Alma berada dalam penawanan para penindas yang jahat. Ketika mereka berdoa memohon kelegaan, Tuhan memberi tahu mereka bahwa Dia akan membebaskan mereka pada akhirnya, namun untuk sementara waktu Dia akan meringankan beban mereka, “sehingga kamu bahkan tidak merasakannya di atas punggungmu, sekalipun kamu diperbudak, dan ini akan Aku lakukan agar kamu dapat berdiri sebagai para saksi bagi-Ku … bahwa Aku, Tuhan Allah, mengunjungi umat-Ku di dalam kesengsaraan mereka” (Mosia 24:14). Dalam hal ini beban orang-orang itu tidak diambil, tetapi Tuhan menguatkan mereka sehingga “mereka dapat menanggung beban mereka dengan mudah dan mereka menyerahkan diri dengan senang hati dan dengan sabar kepada segala kehendak Tuhan” (ayat 15). &lt;/p&gt;      &lt;p&gt;Janji dan hasil yang sama ini berlaku bagi Anda para ibu yang sudah menjanda atau bercerai, bagi Anda para lajang yang kesepian, bagi Anda orang-orang yang peduli yang terbebani, bagi Anda orang-orang yang kecanduan, dan bagi Anda semua, apa pun beban kita, “Datanglah kepada Kristus,” nabi berkata, “dan jadilah sempurna di dalam Dia” (Moroni 10:32). &lt;/p&gt;      &lt;p&gt;Kadang-kadang kita mungkin putus asa karena beban kita terlalu berat. Ketika seolah-olah badai sedang mengamuk dalam kehidupan kita, kita mungkin merasa ditinggalkan dan berseru seperti para murid dalam badai, “Guru, Engkau tidak peduli kalau kita binasa?” (Markus 4:38). Di saat seperti itu kita hendaknya mengingat jawaban-Nya: “Mengapa kamu begitu takut? Mengapa kamu tidak percaya?” (ayat 40). &lt;/p&gt;      &lt;p&gt;Kuasa penyembuhan Tuhan Yesus Kristus—baik itu mengangkat beban kita atau menguatkan kita untuk bertahan dan hidup dengan beban itu seperti Rasul Paulus—tersedia untuk setiap penderitaan dalam kefanaan. &lt;/p&gt;      &lt;p&gt;Setelah saya memberikan sebuah ceramah konferensi umum mengenai kejahatan pornografi (lihat “Pornografi,” &lt;em&gt;Liahona&lt;/em&gt;, Mei 2005, 87–90), saya menerima banyak surat dari orang-orang yang terbebani dengan kecanduan ini. Sejumlah surat berasal dari para pria yang telah mengatasi pornografi. Seorang pria menulis: &lt;/p&gt;       &lt;p&gt;“Ada beberapa pelajaran yang saya petik dari pengalaman saya mengatasi dosa kecanduan itu yang sedemikian menguasai kehidupan orang-orang yang dijeratnya: (1) Ini adalah masalah pelik yang sangat sulit untuk diatasi .… (2) Sumber dukungan dan kekuatan yang paling penting dalam proses pertobatan adalah Juruselamat .… (3) Pembelajaran tulisan suci setiap hari serta mendalam, peribadatan bait suci yang rutin, dan peran serta yang sungguh-sungguh serta khidmat dalam tata cara sakramen semuanya merupakan bagian penting dari proses pertobatan yang benar. Saya pikir, ini karena semua kegiatan berfungsi untuk memperdalam dan menguatkan hubungan seseorang dengan Juruselamat, pemahaman seseorang terhadap kurban penebusan-Nya, dan iman seseorang dalam kuasa-Nya yang menyembuhkan” (surat tertanggal 24 Oktober 2005). &lt;/p&gt;      &lt;p&gt;“Marilah kepada-Ku,” Juruselamat berfirman, “dan jiwamu akan mendapat ketenangan” (Matius 11:28–29). Pria yang berbeban berat itu berpaling kepada Juruselamat, dan demikian juga kita masing-masing. &lt;/p&gt;      &lt;p&gt;Seorang wanita yang pernikahannya terancam karena suaminya kecanduan pornografi menulis tentang bagaimana dia mendampinginya selama lima tahun yang sarat dengan rasa sakit sampai, sebagaimana dia mengatakannya, “melalui karunia Kurban Tebusan Juruselamat kita yang mulia dan berharga serta apa yang telah Dia ajarkan kepada saya mengenai pengampunan, [suami saya] akhirnya bebas—demikian juga saya.” Sebagai orang yang tidak membutuhkan pembersihan dari dosa, namun hanya mencari pembebasan bagi orang yang dikasihinya dari penawanan, dia menulis: &lt;/p&gt;      &lt;p&gt;“Bersekutulah dengan Tuhan …. Dia adalah sahabat terbaik Anda! Dia mengetahui rasa sakit Anda karena Dia telah merasakannya bagi Anda. Dia siap menanggung beban itu. Percayalah kepada-Nya untuk meletakkan beban itu di kaki-Nya dan membiarkan Dia menanggungnya bagi Anda. Maka penderitaan Anda akan digantikan dengan damai sejahtera-Nya, di dalam hati sanubari kita” (surat tertanggal 18 April 2005). &lt;/p&gt;      &lt;p&gt;Seorang pria menulis kepada seorang Pembesar Umum mengenai bagaimana kuasa Kurban Tebusan membantunya mengatasi masalah ketertarikan dengan sesama jenis. Dia telah dikeluarkan dari keanggotaan Gereja karena pelanggaran serius yang melanggar perjanjian bait sucinya dan tanggung jawabnya kepada anak-anaknya. Dia harus memilih apakah berusaha untuk menjalankan Injil atau terus berada di jalan yang bertentangan dengan ajaran-ajarannya. &lt;/p&gt;      &lt;p&gt;“Saya tahu itu akan sulit,” dia menulis, “namun saya sadar apa yang akan saya alami.” Suratnya menjelaskan kehampaan dan kesepian, serta rasa sakit hebat yang dia alami di dalam sanubarinya sewaktu dia berusaha untuk kembali. Dia berdoa dengan sungguh-sungguh memohon pengampunan, kadang-kadang selama berjam-jam. Dia didukung oleh pembacaan tulisan suci, oleh penemanan seorang uskup yang penuh kasih, dan oleh berkat keimamatan. Namun apa yang akhirnya membuat perbedaan adalah bantuan dari Juruselamat, Dia menjelaskan: &lt;/p&gt;       &lt;p&gt;“[Hanya] melalui Dia dan Kurban Tebusan-Nyalah .… Sekarang saya merasakan rasa syukur yang besar. Kadang-kadang rasa sakit saya melebihi yang dapat saya tanggung, tetapi rasa sakit itu tidak seberapa dibandingkan dengan apa yang telah Dia alami. Dahulu kegelapan menyelimuti hidup saya, kini kasih dan rasa syukurlah yang saya rasakan.” &lt;/p&gt;      &lt;p&gt;Dia melanjutkan: “Beberapa orang mengaku bahwa perubahan itu mungkin dan terapi adalah satu-satunya jawaban. Mereka sangat memahami hal itu dan memiliki begitu banyak yang dapat ditawarkan kepada mereka yang bergumul …, namun saya khawatir bahwa mereka lupa untuk melibatkan Bapa Surgawi dalam proses itu. Jika perubahan terjadi, itu akan terjadi menurut kehendak Allah. Saya juga khawatir bahwa banyak orang berfokus pada penyebab dari [ketertarikan dengan sesama jenis] .… Tidak ada gunanya menyimpulkan mengapa saya menghadapi [tantangan ini]. Saya tidak tahu jika saya dilahirkan dengan tantangan ini, atau jika faktor-faktor lingkungan mendukung hal ini. Kenyataannya adalah bahwa saya menghadapi pergumulan ini dalam kehidupan saya dan apa yang saya lakukan terhadap hal ini mulai saat ini dan seterusnya adalah yang terpenting” (surat tertanggal 25 Maret 2006). &lt;/p&gt;      &lt;p&gt;Orang yang menulis surat ini mengetahui bahwa Kurban Tebusan Yesus Kristus dan “penyembuhan” menawarkan lebih banyak daripada menyediakan kesempatan bagi pertobatan dari dosa. Kurban Tebusan juga memberi kita kekuatan untuk menahan “segala macam penderitaan, kesengsaraan dan godaan,” karena Juruselamat kita juga menanggung bagi diri-Nya “rasa sakit dan penyakit umat-Nya” (Alma 7:11). Saudara-saudara, jika iman dan doa Anda serta kuasa imamat tidak menyembuhkan Anda dari suatu penyakit, kuasa Kurban Tebusan pastilah akan memberi Anda kekuatan untuk menanggung beban. &lt;/p&gt;      &lt;p&gt;“Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat,” Juruselamat berfirman, “Aku akan memberi kelegaan … kepada jiwa- jiwamu” (Matius 11:28–29). &lt;/p&gt;      &lt;p&gt;Sewaktu kita berjuang menghadapi tantangan kefanaan, saya berdoa bagi kita masing-masing, sebagaimana Nabi Mormon berdoa bagi putranya, Moroni, “Semoga Kristus mengangkat engkau dan semoga penderitaan dan kematian-Nya, … dan belas kasihan serta panjang sabar-Nya dan harapan akan kemurahan-Nya dan akan kehidupan kekal, tetap berada dalam ingatanmu untuk selama-lamanya” (Moroni 9:25). &lt;/p&gt;       &lt;p&gt;Saya bersaksi tentang Yesus Kristus, Juruselamat kita, yang mengundang kita semua untuk datang kepada-Nya dan dijadikan sempurna di dalam Dia. Dia akan membalut luka-luka kita dan Dia akan meringankan beban berat kita. Dalam nama Yesus Kristus, amin.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penatua Dallin H. Oaks&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color:#666633;"&gt;Dari Kuorum Dua Belas Rasul&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3078693648850900417-4407588180135126298?l=jesusibelieve.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/feeds/4407588180135126298/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/kuasa-penyembuhan-dari-kurban-tebusan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/4407588180135126298'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/4407588180135126298'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/kuasa-penyembuhan-dari-kurban-tebusan.html' title=''/><author><name>danecook</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SWrGuLby6vI/AAAAAAAAACc/lavLH0pKEGc/S220/3-Surgeon-General-C.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/Sd69gW5TTxI/AAAAAAAAAG4/IxfRrBkdSPY/s72-c/o2006pulpit_1_2_oaks.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3078693648850900417.post-5720074709686867059</id><published>2009-04-09T18:30:00.000-07:00</published><updated>2009-04-09T18:36:56.056-07:00</updated><title type='text'>Free Ebook Terhilang Di Rumah Bapa</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/Sd6h6h1qr-I/AAAAAAAAAGo/eH56UUUHJ4c/s1600-h/terhilang.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 257px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/Sd6h6h1qr-I/AAAAAAAAAGo/eH56UUUHJ4c/s320/terhilang.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5322869836486455266" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Berikut apa kata mereka yang sudah membaca E-book ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;“Bagi saya, tidak ada yang lebih mulia daripada menjadi diri sendiri yang terbaik, sebagaimana Tuhan kehendaki sejak awal mulanya. Dan bagi saya sendiri, menjadi “pemberi” alias “pelayan” sesama jauh lebih mulia daripada “penerima” alias “pengambil.” Keimanan seseorang tidak ditentukan oleh permintaan-permintaan kasat mata yang dikabulkanNya, namun bagaimana ia mampu menjadi garam bagi dunia. Ebook renungan ini niscaya akan membangkitkan diri dan menebalkan iman dengan cara yang sejuk dan damai.”&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;~ &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;strong&gt;Jennie S. Bev&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;, penulis dan kolumnis dwibahasa berbasis di Kalifornia. Ia bisa dijumpai di &lt;a href="http://jennieforindonesia.com/"&gt;JennieForIndonesia.com&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;“Awesome stuff. Baca renungan ini tidak seperti membaca buku, tapi kita sedang membaca hidup masing-masing penulisnya. Saya merekomendasikan sepenuhnya untuk bukan saja hanya membaca tapi juga merenungkan kehidupan iman kita sendiri. Semoga makin banyak yang bisa mengkontribusikan hidup mereka untuk edisi kedua.”&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;~ &lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Kepik Biru&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;, admin forum diskusi Kristen &lt;a href="http://www.akupercaya.com/"&gt;AkuPercaya.Com&lt;/a&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;“Menarik, karena setiap penulis menuangkan renungan dengan ciri mereka sendiri, sesuai dengan background, pengalaman hidup, refleksi &amp;amp; pengetahuan mereka. Sederhana, apa adanya, cerdas, mengugah &amp;amp; jujur. Membaca renungan ini menyadarkan saya kalau saya tidak sendiri &amp;amp; memacu untuk tetap berkarya dengan kejujuran.”&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;~ &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;strong&gt;LieL&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;, moderator forum &lt;a href="http://true-worshippers.com/forum/"&gt;True-Worshippers.Com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: right;"&gt;&lt;a href="http://true-worshippers.com/forum/"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.cross-written.com/wp-content/uploads/2008/03/terhilang-di-rumah-bapa.pdf"&gt;&lt;span style="font-family: lucida grande; font-style: italic;font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Download This Ebook&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;  &lt;blockquote&gt;  &lt;/blockquote&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;/blockquote&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3078693648850900417-5720074709686867059?l=jesusibelieve.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/feeds/5720074709686867059/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/free-ebook-terhilang-di-rumah-bapa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/5720074709686867059'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/5720074709686867059'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/free-ebook-terhilang-di-rumah-bapa.html' title='Free Ebook Terhilang Di Rumah Bapa'/><author><name>danecook</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SWrGuLby6vI/AAAAAAAAACc/lavLH0pKEGc/S220/3-Surgeon-General-C.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/Sd6h6h1qr-I/AAAAAAAAAGo/eH56UUUHJ4c/s72-c/terhilang.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3078693648850900417.post-2452123156919068406</id><published>2009-04-09T18:22:00.000-07:00</published><updated>2009-04-09T18:24:23.036-07:00</updated><title type='text'>Hamba Yang Rendah Hati</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/Sd6frnr3StI/AAAAAAAAAGg/W8CHArbLYrc/s1600-h/Woman-Praying-bw-723822.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 243px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/Sd6frnr3StI/AAAAAAAAAGg/W8CHArbLYrc/s320/Woman-Praying-bw-723822.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5322867381334657746" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Banyak diantara kita yang mengaku hamba Tuhan, mungkin karena memang sudah terlibat dalam berbagai kegiatan dan pelayanan di gereja. Namun sering kali didalam praktek kenyataannya banyak diantara kita belum menunjukkan citra seorang hamba Tuhan. Sehingga kita berbenturan dengan teman sepelayanan atau menjadi sandungan bagi umat atau sesama manusia. Sehingga Paulus menuliskan didalam suratnya untuk syarat seorang pelayan jemaat/ penilik jemaat ada persyaratannya. Hal ini dibuat supaya menghindarkan benturan-benturan yang tidak diinginkan. &lt;p&gt; Karakter seseorang memang berbeda satu dengan yang lainnya, Tuhan tahu itu. Tetapi bukanlah kita tidak dapat dipersatukan meskipun memiliki karakter yang berbeda. Kunci untuk kita sesama hamba Tuhan dapat bersatu adalah “KERENDAHAN HATI”. Inilah yang harus dimiliki dan dipertahankan oleh seorang hamba Tuhan. Tuhan Yesus telah menjadi teladan bagi kita dalam hal kerendahan hati. &lt;/p&gt; &lt;div&gt;&lt;strong&gt; Filipi 2:1-11&lt;/strong&gt; . &lt;/div&gt; &lt;p&gt; Siapakah kita ini sehingga kita menganggap kalau kita yang menjadikan pelayanan boleh berhasil? Mari kita bertobat kalau kita merasa orang yang paling berjasa atau dipentingkan dalam pelayanan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Ketahuilah bahwa suatu anugerah jika kita boleh melayani pekerjaanNya. Tuhan Yesus berkata di dalam &lt;strong&gt;Yohanes 15:16-17&lt;/strong&gt;, kita dipilih olehNya untuk menghasilkan buah dan saling mengasihi. Terkadang kita terlalu sibuk untuk mencari perhatian dan pujian serta harga diri. Oleh karena nilai-nilai inilah seorang hamba Tuhan kehilangan citra sebagai hamba Tuhan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Apa kata Tuhan Yesus tentang hamba? &lt;strong&gt;Lukas 17: 7-10&lt;/strong&gt;. Seorang hamba yang dilukiskan dalam ayat ini sepertinya tidak punya hak apa-apa untuk menuntut. Meskipun pelayanan kita tidak ada yang melihat, tidak ada nama kita disebut-sebut. Tidak ada yang berterima kasih kepada kita, tidak ada imbalan/uang dalam tugas yang dijalankan. Atau masih dipersalahkan meskipun kita sudah lakukan hal yang terbaik? Kurang atau bahkan tidak diperhatikan pemimpin kita padahal sudah menjalankan perintahnya? Apakah kita tetap menerima semuanya itu dengan ucapan syukur?&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Tuhan Yesus memutuskan untuk memilih setia dan taat, bahkan taat sampai dikayu salib, menanggung yang semestinya kita tanggung. Namun Dia tahu, kita tidak mungkin kuat menanggungnya sehingga dengan kerendahan hati Dia tanggung semuanya dosa kita. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; KERENDAHAN HATI adalah suatu hati yang rela ditegur, rela dinasehati, rela menerima masukan untuk membangun, rela dikoreksi, rela dibogkar dengan cara Tuhan dan melalui orang yang Tuhan tentukan, dimana semuanya itu untuk mengubahkan kita.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Terkadang Tuhan ijinkan orang-orang tertentu dipakai untuk membentuk kita sehingga menjadi hamba Tuhan yang sesuai firmanNya. Rasanya memang sakit, dikikis dan dibersihkan supaya kita lebih lagi dalam berbuah, untuk itulah kita dipanggil. &lt;strong&gt;Yohanes 15:2.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  Sudahkah kita miliki hati hamba? Apakah kita iklas untuk dibentuk Tuhan sehingga kita memiliki hati seorang hamba?. &lt;strong&gt;Roma 8:28.&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3078693648850900417-2452123156919068406?l=jesusibelieve.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/feeds/2452123156919068406/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/hamba-yang-rendah-hati.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/2452123156919068406'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/2452123156919068406'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/hamba-yang-rendah-hati.html' title='Hamba Yang Rendah Hati'/><author><name>danecook</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SWrGuLby6vI/AAAAAAAAACc/lavLH0pKEGc/S220/3-Surgeon-General-C.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/Sd6frnr3StI/AAAAAAAAAGg/W8CHArbLYrc/s72-c/Woman-Praying-bw-723822.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3078693648850900417.post-4727376909716181039</id><published>2009-04-09T01:04:00.000-07:00</published><updated>2009-04-09T01:35:06.675-07:00</updated><title type='text'>Memuji &amp; Menyembah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/Sd2zMP_p1mI/AAAAAAAAAGI/hUvEaDD1pBk/s1600-h/Worship_.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 230px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/Sd2zMP_p1mI/AAAAAAAAAGI/hUvEaDD1pBk/s320/Worship_.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5322607357655111266" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;u&gt;Mazmur 22 : 26&lt;/u&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Karena Engkau aku memuji – muji dalam jemaat yang besar…&lt;/p&gt;    &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Saya percaya tidak seorang yang tidak stress pada masa krisis global sekarang ini, tetapi orang yang memiliki kekuatan menghadapi kesulitan dan yang tidak memiliki kekuatan itu, memiliki perbedaan yang sangat besar untuk bertahan. Saya pernah melihat orang yang stress berat ketika menghadapi persoalan berat sampai harus nenggak pil sanax berulang kali dalam sehari.. Saya juga pernah melihat orang yang sama sekali tidak terlihat stress ketika menghadapi persoalan yang sangat berat juga. Yang pertama, memang tidak mencari Tuhan dan yang kedua, dia tekun mencari wajah Tuhan. Dan orang kedua inilah yang keluar sebagai pemenang dalam kehidupannya, bukan yang nenggak pil penenang tadi. Mau tahu rahasianya? Memuji dan menyembah Tuhan.&lt;/p&gt;    &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Memuji dan menyembah Tuhan membawa kita menyadari 3 hal : pertama, bahwa ada Seseorang yang jauh lebih kuat dari kita dan kita merasa nyaman dan aman dengan kehadiranNya.. kedua, membuat kita mengenal Dia dan dengan hati terbuka, rela mengembalikan segala kemuliaan dan hormat hanya bagiNya.. ketiga, memampukan kita mengakses kekuatan dan kuasaNya untuk menaklukkan musuh kita, permasalahan kita dan meraih kemenangan dalam dunia ini.&lt;/p&gt;    &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Kekuatan dan Kuasa Allah yang hanya bisa diakses di dalam Ruang Maha KudusNya itulah yang akan membukakan jalan keluar dan terobosan atas semua permasalahan hidup kita. Selain itu, menyembah Allah membuat kita kehilangan beban atas permasalahan kita sekalipun masalah itu masih ada, tetapi hati kita tidak kuatir lagi karena semua beban itu telah diserahken ke dalam tangan yang Maha Kudus, yang terpercaya. Kita juga bisa mendengar suaraNya yang akan menuntun kita untuk melakukan langkah – langkah terbaik agar bisa keluar dari masalah kita. Tuhan ada di tempat yang Maha Tinggi, solusi 360 derajatNyalah yang mampu menolong kita keluar dari krisis seberat apapun. Dia lebih besar dari krisis yang kita hadapi.&lt;/p&gt;    &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Jadi, di dalam penyembahan, kita bisa mengakses kuasa Allah yang tidak terbatas untuk memberi kekuatan kepada kita, kita bisa melepaskan semua kekuatiran kita supaya tidak membebani hati kita lagi dan yang sangat penting, kita bisa mendapat langkah – langkah atau solusi terbaik yang hanya bisa diberikan oleh Tuhan, sang Pencipta dan Pemelihara. Marilah kita menyembah Dia.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="small"&gt;Written by Michael &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3078693648850900417-4727376909716181039?l=jesusibelieve.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/feeds/4727376909716181039/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/memuji-menyembah.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/4727376909716181039'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/4727376909716181039'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/memuji-menyembah.html' title='Memuji &amp; Menyembah'/><author><name>danecook</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SWrGuLby6vI/AAAAAAAAACc/lavLH0pKEGc/S220/3-Surgeon-General-C.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/Sd2zMP_p1mI/AAAAAAAAAGI/hUvEaDD1pBk/s72-c/Worship_.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3078693648850900417.post-7157357336599728140</id><published>2009-04-09T00:33:00.001-07:00</published><updated>2009-04-09T22:00:52.413-07:00</updated><title type='text'>Humor Gereja</title><content type='html'>&lt;h1 class="title"&gt;SAKIT KEPALA&lt;/h1&gt;&lt;p align="justify"&gt;Bapak Pendeta mengunjungi seorang wanita yang menderita sakit kepala yang parah. Selama berjam-jam ia bercerita sambil mengeluh, menangis dan meratap mengenai keadaannya yang memelas, tanpa memberi kesempatan sedikit pun pada Bapak Pendeta untuk berbicara.&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Tiba-tiba,   ia berteriak kegirangan, "Puji Tuhan! Bapak Pendeta, sakit kepala saya   sudah hilang!"&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Bapak   Pendeta menyahut, "Tidak Bu, sakit kepalanya belum hilang. Sekarang saya   yang memilikinya."&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;"Apakah orang yang banyak bicara tidak harus dijawab? Apakah orang yang banyak mulut harus dibenarkan? (&lt;a href="http://sabdaweb.sabda.org/passages/?p=Ayub%2011:2"&gt;Ayub 11:2&lt;/a&gt;)&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sang Gembala&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://www.uploadhouse.com/viewfile.php?id=3731755&amp;amp;showlnk=0" target="_blank"&gt;&lt;img alt="Image Hosted by UploadHouse.com" src="http://img5.uploadhouse.com/fileuploads/3731/3731755189680ab73694a40069ec4fe6a9be1d7.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Dua orang teman lama, Peter dan Joshua, yang dulu sama-sama belajar di satu sekolah teologia bertemu. Mereka sangat senang dan ngobrol sana- sini, sampai akhirnya mereka membicarakan pelayanan masing-masing.&lt;/p&gt; &lt;table width="100%" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt; &lt;tbody&gt; &lt;tr valign="top" align="left"&gt; &lt;td width="50"&gt; &lt;div align="justify"&gt;Peter&lt;/div&gt; &lt;/td&gt; &lt;td width="10"&gt; &lt;div align="justify"&gt;:&lt;/div&gt; &lt;/td&gt; &lt;td&gt; &lt;div align="justify"&gt;Bagaimana kabar pelayananmu? Kudengar gereja yang kau gembalakan mengalami pertumbuhan pesat dan sangat diberkati Tuhan.&lt;/div&gt; &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr valign="top" align="left"&gt; &lt;td&gt; &lt;div align="justify"&gt;Joshua&lt;/div&gt; &lt;/td&gt; &lt;td&gt; &lt;div align="justify"&gt;:&lt;/div&gt; &lt;/td&gt; &lt;td&gt; &lt;div align="justify"&gt;Ya begitulah..... jemaat saya yang mula-mula hanya 100 orang, kini sudah menjadi 700 orang dalam satu tahun.&lt;/div&gt; &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr valign="top" align="left"&gt; &lt;td&gt; &lt;div align="justify"&gt;Peter &lt;/div&gt; &lt;/td&gt; &lt;td&gt; &lt;div align="justify"&gt;:&lt;/div&gt; &lt;/td&gt; &lt;td&gt; &lt;div align="justify"&gt;Wah.... hebat !                                            Selamat ya.....&lt;/div&gt; &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr valign="top" align="left"&gt; &lt;td&gt; &lt;div align="justify"&gt;Joshua&lt;/div&gt; &lt;/td&gt; &lt;td&gt; &lt;div align="justify"&gt;:&lt;/div&gt; &lt;/td&gt; &lt;td&gt; &lt;div align="justify"&gt;Puji Tuhan, semua hanya karena Tuhan saja. Pelayananmu sendiri bagaimana? Sudah berapa jemaat yang kau gembalakan?&lt;/div&gt; &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr valign="top" align="left"&gt; &lt;td&gt; &lt;div align="justify"&gt;Peter&lt;/div&gt; &lt;/td&gt; &lt;td&gt; &lt;div align="justify"&gt;:&lt;/div&gt; &lt;/td&gt; &lt;td&gt; &lt;div align="justify"&gt;Saya selalu berdoa pada Tuhan supaya jemaat saya semakin sedikit bahkan habis. &lt;/div&gt; &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr valign="top" align="left"&gt; &lt;td&gt;Joshua&lt;/td&gt; &lt;td&gt;:&lt;/td&gt; &lt;td&gt;Lho!!! Kok?&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr valign="top" align="left"&gt; &lt;td&gt; &lt;div align="justify"&gt;Peter&lt;/div&gt; &lt;/td&gt; &lt;td&gt; &lt;div align="justify"&gt;:&lt;/div&gt; &lt;/td&gt; &lt;td&gt; &lt;div align="justify"&gt;Iya bener, soalnya sejak 2 tahun lalu saya ditugasnya untuk melayani di LP.&lt;/div&gt; &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr valign="top" align="left"&gt; &lt;td&gt; &lt;div align="justify"&gt;Joshua&lt;/div&gt; &lt;/td&gt; &lt;td&gt; &lt;div align="justify"&gt;:&lt;/div&gt; &lt;/td&gt; &lt;td&gt; &lt;div align="justify"&gt;Oh ....&lt;/div&gt; &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt; &lt;/table&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;/Akulah gembala yang baik dan Aku mengenal domba-domba-Ku dan domba-domba-Ku mengenal Aku* (&lt;a href="http://sabdaweb.sabda.org/passages/?p=Yohanes%2010:14"&gt;Yohanes 10:14&lt;/a&gt;)&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bahaya Minuman Keras&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://www.uploadhouse.com/viewfile.php?id=3731728&amp;amp;showlnk=0" target="_blank"&gt;&lt;img alt="Image Hosted by UploadHouse.com" src="http://img8.uploadhouse.com/fileuploads/3731/373172805bf6a1efcfc7af393850f831d10d671.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Karena banyak jemaatnya yang suka meminum minuman keras, suatu hari Pak Pendeta bercerita tentang bahaya meminum minuman keras. Ia bercerita tentang seorang peminum yang telah bertahun-tahun menjadi pecandu minuman keras. Pada suatu hari ia bermaksud mematikan lilin yang sedang menyala. Ditiupnya lilin itu dan karena mulutnya berbau alkohol, api menyambar ke mulutnya dan dalam waktu singkat ia mati terbakar.&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;"Bapak   Pendeta, cerita tadi benar MENYADARKAN saya," kata salah seorang jemaat   selesai kebaktian.&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;"Oh   jadi Anda seorang peminum minuman keras dan mulai hari ini SADAR untuk tidak   minum lagi?"&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;"Bukan!   Saya jadi sadar kalau tiup lilin itu berbahaya!"&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Dan janganlah kamu mabuk oleh anggur, karena anggur menimbulkan hawa nafsu, tetapi hendaklah kamu penuh dengan Roh, (&lt;a href="http://sabdaweb.sabda.org/passages/?p=Efesus%205:18"&gt;Efesus 5:18&lt;/a&gt;)&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Antara Aku, Tuhanku &amp;amp; Istriku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Seorang lelaki berdoa: "Oh Tuhan, saya tidak terima. Saya bekerja begitu keras &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;di kantor, sementara istri saya enak-enakan di rumah. Saya ingin &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;memberinyapelajaran, tolonglah ubahlah saya menjadi istri dan ia menjadi suami."&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Tuhan merasa simpati dan mengabulkan doanya. Keesokan paginya, lelaki yang telah &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;berubah wujud menjadi istri tersebut, terbangun dan cepat-cepat ke &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;dapurmenyiapkan sarapan. Kemudian membangunkan kedua anaknya untuk bersiap-siap &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;ke sekolah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Kemudian ia mengumpulkan dan memasukkan baju-baju kotor ke dalam mesin cuci. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Setelah suami dan anak pertamanya berangkat, ia mengantar anaknya yang kecil ke &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;sekolah taman kanak-kanak.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Pulang dari sekolah TK, ia mampir ke pasar untuk belanja. Sesampainya di rumah, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;setelah menolong anaknya ganti baju, ia menjemur pakaian dan kemudian memasak &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;untuk makan siang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Selesai memasak, ia mencuci piring-piring bekas makan pagi dan peralatan yang &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;telah dipakai memasak. Begitu anaknya yang pertama pulang, ia makan siang &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;bersama kedua anaknya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Tiba-tiba ia teringat ini hari terakhir membayar listrik dan telepon. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Disuruhnya kedua anaknya untuk tidur siang dan cepat-cepat ia pergi ke bank &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;terdekat untuk membayar tagihan tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Pulang dari bank ia menyetrika baju sambil nonton televisi. Sore harinya ia &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;menyiram tanaman di halaman, kemudian memandikan anak-anak. Setelah itu membantu &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;mereka belajar dan mengerjakan PR. Jam sembilan malam ia sangat kelelahan dan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;tidur terlelap. Tentu masih ada'pekerjaan- pekerjaan kecil lainnya' yang harus &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;dikerjakan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Dua hari menjalani peran sebagai istri ia tak tahan lagi. Sekali lagi ia berdoa, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;"Ya Tuhan, ampuni aku. Ternyata aku salah. Aku tak kuat lagi menjalani peran &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;sebagai istri. Tolong kembalikan aku menjadi suami lagi."&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Tuhan menjawab:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;"Bisa saja. Tapi kamu harus menunggu sembilan bulan, karena saat ini kamu sedang &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;hamil."&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Yang senyum, Tuhan Berkati... ^_^&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3078693648850900417-7157357336599728140?l=jesusibelieve.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/feeds/7157357336599728140/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/humor-gereja.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/7157357336599728140'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/7157357336599728140'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/humor-gereja.html' title='Humor Gereja'/><author><name>danecook</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SWrGuLby6vI/AAAAAAAAACc/lavLH0pKEGc/S220/3-Surgeon-General-C.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3078693648850900417.post-4302315918810423735</id><published>2009-04-08T11:06:00.000-07:00</published><updated>2009-04-08T11:07:54.539-07:00</updated><title type='text'>Jangan Berhenti Berharap Pada Tuhan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/Sdzn7rZJ-3I/AAAAAAAAAF4/Lu81aNahFZo/s1600-h/pio_ca64508.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 300px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/Sdzn7rZJ-3I/AAAAAAAAAF4/Lu81aNahFZo/s320/pio_ca64508.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5322383872091618162" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Mazmur 12:7 Janji TUHAN adalah janji yang murni, bagaikan perak yang teruji, tujuh kali dimurnikan dalam dapur peleburan di tanah.&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang berkata menanti adalah pekerjaan yang paling membosankan. Apa lagi menanti janji yang tidak pasti. Bagi orang yang tidak menyerahkan kepercayaannya sepenuhnya kepada Tuhan, janji Tuhan adalah janji yang tidak pasti. Tetapi bagi kita yang menyerahkan kepercayaan kita sepenuhnya kepada Tuhan, janji Tuhan adalah janji yang pasti. Namun untuk menunggu kegenapan janji Tuhan dibutuhkan kesabaran dan kesetiaan. Kesabaran dan kesetiaan tidak dapat dibuktikan dalam waktu singkat. Tidak seperti kebaikan, kebaikan dapat dilihat orang dalam waktu singkat. Orang yang tadinya jahat bisa tiba-tiba drastis berubah 180 derajat karena pertobatan. Setelah bertobat, dia akan menjadi baik. Namun tidak sama halnya dengan kesabaran dan kesetiaan, ini hanya dapat dibuktikan oleh waktu. Waktulah yang dapat membuktikan apakah seseorang itu sabar/setia atau tidak. Orang yang baik belum tentu sabar dan setia, tetapi orang yang setia sudah pasti adalah orang yang baik.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;    &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Dalam Alkitab, kita banyak menemukan janji-janji Tuhan. Untuk menerima janji-janji Tuhan itu maka harus ada pengharapan. Pengharapan bahwa suatu waktu Tuhan akan menepati janji-Nya. Pengharapan akan membuat kita mampu untuk sabar dan setia dalam menanti janji-janji Tuhan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Roma 8:24-25 Sebab kita diselamatkan dalam pengharapan. Tetapi pengharapan yang dilihat, bukan pengharapan lagi; sebab bagaimana orang masih mengharapkan apa yang dilihatnya? Tetapi jika kita mengharapkan apa yang tidak kita lihat, kita menantikannya dengan tekun.&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, ayat ini menjelaskan bahwa pengharapan berkaitan dengan suatu hal yang tidak dilihat. Janji adalah suatu hal yang saat ini belum menjadi nyata, artinya saat ini kenyataannya belum dapat dilihat. Namun didalam janji ada kekuatan, yaitu kekuatan untuk menantikannya dengan tekun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, Abraham adalah orang yang sabar dan setia dalam menantikan janji Tuhan. Kita perhatikan ayat dibawah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Roma 4:18-21 Sebab sekalipun tidak ada dasar untuk berharap, namun Abraham berharap juga dan percaya, bahwa ia akan menjadi bapa banyak bangsa, menurut yang telah difirmankan: "Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu." Imannya tidak menjadi lemah, walaupun ia mengetahui, bahwa tubuhnya sudah sangat lemah, karena usianya telah kira-kira seratus tahun, dan bahwa rahim Sara telah tertutup. Tetapi terhadap janji Allah ia tidak bimbang karena ketidakpercayaan, malah ia diperkuat dalam imannya dan ia memuliakan Allah, dengan penuh keyakinan, bahwa Allah berkuasa untuk melaksanakan apa yang telah Ia janjikan.&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Secara logika, Abraham sudah tidak punya dasar pengharapan lagi untuk memiliki anak dari perjanjian Tuhan karena dia sudah tua, umurnya sudah hampir 100 tahun dan Sara istrinya, sudah mencapai 75 tahun. Namun Abraham tetap meletakkan pengharapannya kepada Tuhan. Dia meyakini Tuhan pasti tidak akan pernah ingkar janji. Bahkan dia meyakini bahwa Tuhan berkuasa untuk melaksanakan apa yang di janjikan-nya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, apa janji Tuhan yang sedang saudara nantikan saat ini dan sudah berapa lama saudara menantikan-Nya? Apakah saudara menantikan kehadiran seorang anak yang sudah lama saudara tunggu-tunggu? Atau saudara sedang menantikan janji Tuhan dalam pemulihan hidup, pemulihan ekonomi, pemulihan kesehatan dan lain sebagainya. Lihat, Abraham menanti dengan sabar walaupun sudah tidak ada alasannya untuk bersabar. Apa sebenarnya yang ingin Tuhan lihat sehingga harus begitu lama baru Tuhan jawab janji-Nya itu?. Tuhan ingin melihat kesetiaan Abraham. Dan ternyata benar, waktu telah membuktikan kesetiaan Abraham. Walaupun secara fisik Abraham sudah tidak mungkin lagi punya anak tapi dia tetap memiliki iman bahwa Tuhan sanggup melakukan apa yang dijanjikan-Nya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, pengharapan bukan saja butuh kesetiaan, tetapi juga butuh iman. Pengharapan tanpa kesetiaan tidaklah sempurna demikian pula kesetiaan tanpa iman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Ibrani 11:1 Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Pengharapan yang sempurna adalah pengharapan yang di sertai dengan iman. Dengan iman kita melihat bahwa kita akan memperoleh apa yang kita harapkan tersebut. Namun satu hal jangan lupa, Iman yang sempurna adalah iman yang disertai dengan penyerahan. Yang dimaksud dengan penyerahan adalah bahwa kita menyerahkan segala sesuatunya kepada Tuhan. Memang Tuhan telah menyatakan janji-Nya, namun kita tidak bisa memaksa Tuhan untuk segera menepati janji-Nya biarlah kita menyerahkan sesuai dengan waktunya Tuhan. Kita boleh berdoa men-claim janji Tuhan, namun di akhir doa kita biarlah kita berkata &lt;em&gt;&lt;strong&gt;“Biarlah kehendak-Mu yang jadi, bukan kehendakku”&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; itulah salah satu contoh iman yang disertai dengan penyerahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh sebab itu saudaraku, biarlah kita menantikan kegenapan janji Tuhan dengan sabar. Jangan pernah berhenti berharap pada Tuhan. Mari kita teladani iman Abraham yang menantikan dengan sabar janji Tuhan walaupun secara fisik dia sudah tidak punya pengharapan lagi. Pengharapan yang disertai dengan iman dan penyerahan akan menghasilkan muzizat. Tuhan Yesus memberkati. Amin&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3078693648850900417-4302315918810423735?l=jesusibelieve.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/feeds/4302315918810423735/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/jangan-berhenti-berharap-pada-tuhan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/4302315918810423735'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/4302315918810423735'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/jangan-berhenti-berharap-pada-tuhan.html' title='Jangan Berhenti Berharap Pada Tuhan'/><author><name>danecook</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SWrGuLby6vI/AAAAAAAAACc/lavLH0pKEGc/S220/3-Surgeon-General-C.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/Sdzn7rZJ-3I/AAAAAAAAAF4/Lu81aNahFZo/s72-c/pio_ca64508.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3078693648850900417.post-8682702852370797595</id><published>2009-04-08T11:04:00.000-07:00</published><updated>2009-04-08T11:05:22.715-07:00</updated><title type='text'>Memahami Bahasa Roh</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SdznXXEOxQI/AAAAAAAAAFw/n8d9sXIC_W8/s1600-h/roh_kudus.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 197px; height: 177px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SdznXXEOxQI/AAAAAAAAAFw/n8d9sXIC_W8/s320/roh_kudus.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5322383248159851778" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Si Joni senang jajan rohani di berbagai persekutuan doa. Dia mendengar bahwa&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;i&gt;baptisan roh adalah berkat kedua (sesudah keselamotan) bagi orang &lt;/i&gt;percaya &lt;i&gt;yang ditandai oleh kesanggupon berbahasa lidah atau berbahasa roh. Bahasa&lt;/i&gt; &lt;i&gt;roh bisa dan harus dimiliki setiap orang percaya. Bahkan, dia pernah menjumpai&lt;/i&gt; &lt;i&gt;orang yang "mengajarkan bahasa lidah."&lt;/i&gt;&lt;/span&gt; &lt;b&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Berbagai Pengalaman Berbahasa Roh&lt;/p&gt; &lt;/b&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Petunjuk pertama tentang bahasa roh terdapat dalam Markus 16:17. Salah satu tanda yang menyertai orang percaya adalah berbicara dalam bahasa baru. Hal ini terwujud pada hari Pentakosta. Pada hari itu, orang-orang percaya yang sedang berkumpul di sebuah rumah di Yerusalem tiba-tiba dipenuhi Roh Kudus dan berkata-kata dalam bahasa lain (Kisah Para Rasul 2: 1 -1 1).&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Ada dua catatan penting. Pertama, bahasa roh dalam kasus si Joni tidak dimengerti artinya, sehingga si pemakai menjadi eksklusif. Sedangkan bahasa roh pada hari Pentakosta dimengerti artinya oleh semua pendengar, sehingga bersifat mempersatukan orang-orang dengan bahasa yang berbeda. Kedua, tidak ada catatan apakah ketiga ribu orang yang menjadi percaya setelah mendengar khotbah Petrus juga berbahasa roh.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Dalam Kisah Para Rasul pasal 8, orang-orang percaya yang dibaptis oleh Filipus di Samaria ternyata belum menerima Roh Kudus. Mereka baru menerima Roh Kudus setelah Rasul Paulus dan Rasul Yohanes menumpangkan tangan ke atas diri mereka. Ayat 18 mengatakan bahwa Simon melihat peristiwa itu. Pertanyaannya, tanda apa yang dilihat oleh Simon? Kemungkinan besar, Simon melihat (atau mendengar) bahasa roh. Tidak jelas apakah bahasa tersebut bisa dimengerti atau tidak.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Saat Rasul Petrus berkhotbah di rumah Kornelius dalam Kisah Para Rasul pasal 10, orang-orang (bukan Yahudi) yang mendengar khotbahnya barkata-kata dalam bahasa roh dan memuliakan Allah (ayat 46). Orang-orang Yahudi yang menyertai Rasul Petrus melihat hal ini sebagai tanda pencurahan Roh Kudus ke atas bangsa-bangsa lain. Pada waktu mempertanggungjawabkan baptisan yang dilakukannya, Rasul Petrus mengatakan bahwa peristiwa tersebut sama seperti peristiwa pada hari Pentakosta ( 11: 15). Kemungkinan besar, bahasa roh yang terjadi saat itu dapat dimengerti.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Setelah mendengar pemberitaan Rasul Paulus tentang Tuhan Yesus, sekitar dua belas "murid" di Efesus memberi diri dibaptis dalam nama Yesus. Ketika Paulus menumpangkan tangan, Roh Kudus turun dan mereka mulai berkata-kata dalam bahasa roh dan bernubuat (Kisah Para Rasul 19: 1 -5). Tidak jelas apakah bahasa roh di sini dimengerti atau tidak.&lt;/p&gt; &lt;b&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Pemakaian Bahasa Roh&lt;/p&gt; &lt;/b&gt;  &lt;p&gt;Bahasa roh merupakan salah satu dari sembilan karunia roh yan didaftarkan dalam I Korintus 12:8- 10. Dalam pasal 12 ini ditekankan bahwa setiap orang percaya memiliki karunia khusus yang berbeda satu dengan yang lain. Bentuk retoris dalam I Korintus 12:29-30 "Adakah mereka semua ... berkata-kata dalam bahasa roh, menunjukkan bahwa tidak semua orang yang telah dibaptis Roh Kudu (12:13) bisa berbahasa roh. Ditekankan juga bahwa setiap karunia dimaksudkan agar dipakai dalam kebersamaan sebagai satu tubuh Kristus untuk membangun jemaat, bukan untuk penonjolan diri.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Dalam I Korintus 14, dijelaskan bahwa karunia bahasa roh tidak lebih superior (tinggi, terhormat, istimewa) dibandingkan karunia lain. Bahkan, karunia ini kurang berharga dibandingkan karunia bernubuat, sebab karunia ini hanya bermanfaat untuk membangun diri sendiri, bukan membangun jemaat. Bahasa roh hanya bermanfaat bila ditafsirkan (ayat 5). jangan berpikir seperti anak-anak-anak yang mementingkan diri sendiri, melainkan seperti orang dewasa (ayat 20). Jelaslah, bahwa bahasa roh yang dimaksudkan dalam I Korintus ini adalah bahasa yang tidak dimengerti.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Mengapa banyak peristiwa dalam Kisah Para Rasul yang disertai pemberian bahasa roh? Dalam Kisah Para Rasul pasal 2, bahasa roh merupakan tanda dimulainya suatu era baru, yaitu berdiamnya Roh Kudus di dalam diri setiap orang percaya. Dalam pasal 8, bahasa roh menandai penerimaan Allah terhadap orang Samaria yang dipandang rendah oleh orang Yahudi. Dalam pasal 10, bahasa roh menjadi tanda (terutama bagi orang Yahudi yang menemani Rasul Petrus) bahwa karunia Roh Kudus juga dimaksudkan bagi bangsa bukan Yahudi. Dalam pasal 19, karunia bahasa roh mengesahkan berita Rasul Paulus: Bertobat saja tidak cukup. Orang yang bersangkutan harus menerima Yesus Kristus sebagai Juruselamat.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Ayat kunci untuk memahami pemanfaatan bahasa roh adalah I Korintus 14:22, "Karunia bahasa roh adalah tanda, bukan untuk orang yang beriman, tetapi untuk orang yang tidak beriman." Siapakah orang yang tidak beriman dalam kisah Para Rasul? Orang Yahudi! Tanpa tanda bahasa roh, mereka sulit mempercayai otoritas para rasul pada peristiwa Pentakosta. Tanpa tanda bahasa roh, mereka sulit mempercayai bahwa keselamatan dimaksudkan juga bagi orang Samaria dan bangsa-bangsa bukan Yahudi.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3078693648850900417-8682702852370797595?l=jesusibelieve.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/feeds/8682702852370797595/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/memahami-bahasa-roh.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/8682702852370797595'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/8682702852370797595'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/memahami-bahasa-roh.html' title='Memahami Bahasa Roh'/><author><name>danecook</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SWrGuLby6vI/AAAAAAAAACc/lavLH0pKEGc/S220/3-Surgeon-General-C.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SdznXXEOxQI/AAAAAAAAAFw/n8d9sXIC_W8/s72-c/roh_kudus.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3078693648850900417.post-662157012052999950</id><published>2009-04-08T10:42:00.000-07:00</published><updated>2009-04-08T10:47:32.534-07:00</updated><title type='text'>Sakit, Tapi Jangan Takluk</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SdzifnHxJ_I/AAAAAAAAAFo/RU-ChpC7_pU/s1600-h/287130272_4e97ce3257.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 290px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SdzifnHxJ_I/AAAAAAAAAFo/RU-ChpC7_pU/s320/287130272_4e97ce3257.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5322377892350470130" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Masih ingatkah Anda, bahwa tatkala kita membuka rangkaian pembahasan  		kita tentang "kesakitan", diperlihatkan kepada kita betapa kesakitan  		yang paling parah, adalah ketika orang menderita sakit, tetapi tak mampu  		merasakannya. Walau sebuah paku besar menghunjam dalam ke telapak  		kakinya, dan darah mengucur deras, yang bersangkutan-alangkah  		mengerikannya-tidak merasakan apa-apa. "Sakit, tapi tidak sadar".&lt;br /&gt;		&lt;br /&gt;		Kini kita akan menutup rangkaian pembahasan kita dengan mengatakan,  		bahwa sikap yang paling ideal dalam menghadapi kesakitan, adalah  		menyadari bahwa ia sakit, mungkin merasakan sakit yang teramat sangat,  		namun tidak mau menyerah. Seperti Yesus ketika Ia merasakan ngilunya  		aniaya salib di sekujur tubuhnya. "Sakit, tapi tidak takluk".&lt;br /&gt;		&lt;br /&gt;		Jadi yang satu-yang terburuk-adalah "sakit, tapi tidak merasa sakit".  		Sedang yang lain-yang ideal-adalah "sakit, tapi merasa tidak sakit".  		Yang pertama-yang sebaiknya jangan kita alami --, adalah "tidak mampu  		merasa sakit". Sedang yang kedua-yang sebaiknya kita usahakan --, adalah  		"tidak mau merasa sakit". Begitulah kira-kira perbedaannya, secara amat  		sederhana.&lt;br /&gt;		&lt;br /&gt;		* * *&lt;br /&gt;		&lt;br /&gt;		SEBAGIAN besar kita pasti mengenal kisah mujizat penyembuhan yang  		dilakukan Yesus, terhadap seorang yang telah menderita sakit 38 tahun  		lamanya (Yohanes 5:1-18). Orang itu kini cuma mampu tergolek tanpa daya  		di tepi kolam Betesda. Menanti kalau-kalau ada orang bersedia menolong  		menceburkannya ke kolam, tepat di saat kolam itu bergejolak. Konon,  		begitu kepercayaan orang pada waktu itu, barang siapa berhasil masuk ke  		kolam tersebut pada saat yang tepat, ia akan sembuh,-apa pun  		penyakitnya.&lt;br /&gt;		&lt;br /&gt;		Penantian yang sia-sia! Sebab sang penolong itu tak pernah muncul. Jadi?  		Jadi ya terbaringlah kawan kita di situ. Di tepi kolam. Bertahun-tahun  		lamanya. Pasrah. Sebab, bisa apa lagi? Sampai Yesus datang  		menghampirinya di tepi kolam. Dan memutuskan rantai rutinitas nasibnya,  		yang seolah-olah sudah tak mungkin terubahkan itu.&lt;br /&gt;		&lt;br /&gt;		Ini berawal dengan pertanyaan Yesus. Pertanyaan yang sepintas lalu  		terdengar seperti tak perlu dijawab atau diperhatikan-saking pastinya.  		"Maukah engkau sembuh?, " begitu Yesus bertanya. Astaga! Pertanyaan  		macam apa ini ?! Siapa pun, tentu saja, akan menjawab dengan "mau",  		bukan? Atau Anda punya jawaban lain?&lt;br /&gt;		&lt;br /&gt;		Tapi benarkah begitu? Sungguh-sungguhkah semua orang dengan sendirinya  		"mau sembuh"? Pada kasus kawan kita ini, soal "ingin sembuh" itu so  		pasti. Tapi "mau sembuh"? O, belum tentu! Sebab setelah tergolek selama  		38 tahun, 99 persen dari seluruh semangat dan pengharapan yang pernah  		ada, pasti sudah luruh bagaikan daun kering. Justru sikap "menyerah"  		itulah, pikirnya, yang memungkinkan orang bisa bertahan. Bukan "melawan"  		yang cuma bakal membuahkan frustrasi! Karena itu, setelah 38 tahun,  		kawan kita itu lebih siap mental untuk sakit, ketimbang untuk sembuh.&lt;br /&gt;		&lt;br /&gt;		* * *&lt;br /&gt;		&lt;br /&gt;		DENGAN pertanyaan yang "aneh" itu, Yesus ingin mengembalikan lagi  		semangat dan pengharapan yang telah nyaris pupus, raib dan sirna itu.  		Prinsip dasar yang Ia mau perkenalkan, adalah: BILA ORANG INGIN SEMBUH,  		IA PERTAMA-TAMA HARUS MAU SEMBUH!&lt;br /&gt;		&lt;br /&gt;		Prinsip dasar ini diperteguh dan dipertegas lagi melalui "resep" yang  		diberikan-Nya. Resep yang mengejutkan! Bunyinya: "Bangunlah, angkatlah  		tilammu, dan berjalanlah!" Astaga! Bangun? Angkat tempat tidur?  		Berjalan? Setelah 38 tahun? Apa tidak cuma mau ngeledek saja nih?&lt;br /&gt;		&lt;br /&gt;		Ketika Yesus memberi perintah tersebut, Ia pasti belum membaca buku  		Philip Yancey, atau pun teori-teori kesehatan paling mutakhir, yang  		menjelaskan betapa kuatnya pengaruh dari apa yang kita pikirkan itu,  		terhadap fisiologi atau keadaan tubuh kita. Tapi itulah sebenarnya yang  		Yesus lakukan.&lt;br /&gt;		&lt;br /&gt;		Sebab bila sikap mental Anda adalah "Sudahlah, takluk, tunduk, dan  		menyerah sajalah!", maka seluruh tubuh Anda pun akan lunglai dan litoy  		serta merta, tidak terpicu untuk melakukan perlawanan. Sebaliknya, bila  		spirit atau semangat Anda berkutat menolak untuk menyerah, maka seluruh  		kelenjar, hormon, syaraf, dan otot di tubuh Anda pun, akan bersikap  		laksana sepasukan tentara yang mendengar suara terompet, segera  		mengambil sikap siaga perang.&lt;br /&gt;		&lt;br /&gt;		Dr. Curt Richter, seorang psikolog dari Universitas John Hopkins, AS,  		melakukan eksperimen dengan dua ekor tikus. Tikus pertama  		dicemplungkannya ke sebuah bak tertutup yang telah diisi dengan air  		hangat, untuk dipantau reaksinya. Sebab pintar berenang, baru setelah 60  		jam tikus ini tenggelam sebab kelelahan.&lt;br /&gt;		&lt;br /&gt;		Berbeda dengan tikus kedua. Tikus ini terlebih dahulu telah digenggam  		erat-erat dengan tangan beberapa menit, sampai berhenti menggelinjang.  		Tatkala dicemplungkan ke air, reaksinya berbeda. Hanya beberapa menit  		saja dengan lemah ia berusaha berenang, lalu tenggelam.&lt;br /&gt;		&lt;br /&gt;		Richter menyimpulkan, bahwa tikus kedua ini-karena pengalamannya  		memberontak dari genggaman tangan yang sia-sia sebelumnya --, ia telah  		menyerah bahkan sebelum tubuhnya menyentuh air. Ia mati karena perasaan  		ketidak-berdayaannya.&lt;br /&gt;		&lt;br /&gt;		* * *&lt;br /&gt;		&lt;br /&gt;		EKSPERIMEN yang dilakukan pada manusia-tentu saja dengan metode yang  		berbeda-juga memberikan hasil akhir yang sama. Perasaan putus asa dan  		tidak berdaya bukan saja mengubah sikap kejiwaan, tetapi juga mengubah  		tingkat kesakitan yang dirasakan seseorang. Dengan cara-cara tertentu,  		batas toleransi seseorang terhadap rasa sakit, dapat ditingkatkan atau  		diturunkan sampai 45 persen.&lt;br /&gt;		&lt;br /&gt;		Williamson, misalnya, bisa tahan tidak kedinginan di tengah suhu yang  		hanya 2 derajat Celsius, yaitu ketika ia sedang berusaha keras menolong  		kucing kesayangannya, yang tidak bisa turun dari pohon di pekarangan  		rumahnya. Namun ketika ia tak punya apa-apa untuk dikerjakan, suhu kamar  		duduknya yang 15 derajat pun sudah terasa menyiksa. Ia membebat kakinya  		dengan kaus tebal, lehernya dengan syal panjang, dan duduk dekat-dekat  		pendiangan.&lt;br /&gt;		&lt;br /&gt;		* * *&lt;br /&gt;		&lt;br /&gt;		BEBERAPA orang akhir-akhir ini berbicara mengenai sindrom "mati  		pre-mortem", atau "mati sebelum mati" , sebagai akibat yang lebih lanjut  		dari perasaan takluk, menyerah dan tak berdaya. Orang bisa mengalami  		sindrom ini, ketika sedikit demi sedikit tetapi secara sistematis,  		diyakinkan bahwa ia sudah tidak dapat berbuat apa-apa lagi, dan karena  		itu sebaiknya juga jangan mencoba berbuat apa-apa lagi.&lt;br /&gt;		&lt;br /&gt;		Keadaan ini bisa berawal dengan maksud baik. Dengan sahabat atau kerabat  		yang datang untuk menjenguk dan bermaksud menghibur. "Sudah, berbaring  		sajalah. Kalau perlu apa-apa, panggil suster! Jangan dilakukan  		sendiri!". Atau, "Istirahat saja tenang-tenang di sini, ya! Jangan pikir  		apa-apa, nanti stress. Saya nanti akan bereskan segalanya untuk Anda!"  		Jangan ini, jangan itu! Jangan begini, jangan begitu!&lt;br /&gt;		&lt;br /&gt;		Tanpa sadar, sedikit demi sedikit, perasaan bahwa ia punya tempat dan  		peran yang bermakna dalam hidup ini, akan memudar. Orang segera merasa  		kehilangan identitas kediriannya. Merasa tak berharga. Hidup tergantung.  		Ia mati sebelum ajal. Mati pre-mortem.&lt;br /&gt;		&lt;br /&gt;		Tentu saja orang yang sakit amat parah sangat tergantung kepada bantuan  		orang lain. Bahkan kadang-kadang sampai sekadar untuk bernafas atau  		menelan makanan. Ya! Dan orang-orang yang mampu, wajib menolongnya.&lt;br /&gt;		&lt;br /&gt;		Namun yang ingin saya tekankan adalah, orang-orang yang ingin membantu  		itu mesti selalu sadar dan jeli membedakan antara "menawarkan  		pertolongan" dan "menawarkan pertolongan terlalu banyak". Sebab  		pertolongan yang berlebih-lebihan, seperti halnya sikap protektif yang  		kelewatan, tidak akan menguatkan si penderita, melainkan justru  		meperlemahnya. Membuat ia tak berdaya dan tak berharga. Bagaikan "tikus  		yang kedua" dalam eksperimen Richter.&lt;br /&gt;		&lt;br /&gt;		* * *&lt;br /&gt;		&lt;br /&gt;		SISTEM pengobatan moderen-termasuk cara-cara perawatan di rumah  		sakit-sekarang ini cenderung melihat penyakit dan memperlakukan orang  		sakit terlalu serius. Orang-orang yang dikategorikan sebagai "sakit"  		diberi perhatian, perlakuan dan tempat yang khusus.&lt;br /&gt;		&lt;br /&gt;		Terpisah serta terasing dari kehidupan biasa. Setiap saat, yang  		bersangkutan-melalui perlakuan-perlakuan yang diterimanya  		itu-seolah-olah diingatkan, "Hey, ingat, Anda sakit! Anda tidak normal!  		Jangan ini, jangan itu! Jangan begini, jangan begitu!"&lt;br /&gt;		&lt;br /&gt;		Padahal teolog besar asal Jerman, Juergen Moltmann, dengan tepatnya  		mengatakan, "Orang moderen cenderung melakukan pemisahan yang  		berlebih-lebihan antara "sehat" dan "sakit". "Sehat" didefinisikan  		sebagai kemampuan untuk bekerja dan kemampuan untuk menikmati segala  		sesuatu.&lt;br /&gt;		&lt;br /&gt;		Padahal, "sehat" yang sesungguhnya bukan itu. "Sehat" yang sejati adalah  		kemampuan untuk hidup, tapi juga kekuatan untuk menanggung penderitaan,  		dan kesanggupan untuk menghadapi kematian. "Sehat" tidak terutama  		berhubungan dengan kondisi tubuh, melainkan kekuatan jiwa untuk  		mengatasi kondisi tubuh yang berubah-ubah."&lt;br /&gt;		&lt;br /&gt;		Difahami demikian, semua orang-tanpa kecuali-sebenarnya "sakit". Lemah,  		terbatas, rentan. Tapi semua orang-termasuk Anda yang kini tergolek di  		tempat tidur-sebenarnya "sehat". Artinya, masih punya peran, tempat,  		makna!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Oleh Eka Darmaputera&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3078693648850900417-662157012052999950?l=jesusibelieve.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/feeds/662157012052999950/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/sakit-tapi-jangan-takluk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/662157012052999950'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/662157012052999950'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/sakit-tapi-jangan-takluk.html' title='Sakit, Tapi Jangan Takluk'/><author><name>danecook</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SWrGuLby6vI/AAAAAAAAACc/lavLH0pKEGc/S220/3-Surgeon-General-C.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SdzifnHxJ_I/AAAAAAAAAFo/RU-ChpC7_pU/s72-c/287130272_4e97ce3257.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3078693648850900417.post-6579336356295292527</id><published>2009-04-08T10:39:00.001-07:00</published><updated>2009-04-08T10:39:52.641-07:00</updated><title type='text'>Kesakitan, Belajar dari Yesus</title><content type='html'>Renungan kita minggu lalu kita akhiri dengan mengatakan dua hal. Pertama,    kesakitan dapat bersumber pada kesalahan kita sendiri. Artinya, apa yang    kita buat, senantiasa punya akibat. Kitab Amsal penuh    pernyataan-pernyataan mengenai ini.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  Misalnya, "Kemalasan mendatangkan tidur nyenyak, dan orang yang lamban    akan menderita lapar" (Amsal19:15). Namun sebaliknya, "Muliakanlah Tuhan    dengan hartamu dan dengan hasil pertama segala penghasilanmu, maka    lumbung-lumbungmu akan diisi penuh sampai melimpah-limpah, dan bejana    pemerahannya akan meluap dengan air buah anggurnya" (Amsal 3:9-10).    Kejujuran, ketulusan dan kemurahan hati akan menghasilkan kebaikan.    Sedangkan kecurangan, tipu daya dan keserakahan akan memberikan yang    sebaliknya.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  Apakah prinsip Perjanjian Lama ini masih relevan dan berlaku sampai    sekarang? YA, walaupun dalam jangka pendek, kejujuran, misalnya, justru    menimbulkan banyak persoalan. Tapi yang penting 'kan siapa yang akan    tertawa paling akhir, bukan?&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  Sampai kapan pun, saya yakin, hukum "perbuatan tertentu mendatangkan    akibat tertentu", tidak pernah kadaluarsa. Membangun pabrik mercon di    tengah pemukiman penduduk selalu berbahaya. Tiga kali sehari, selama    bertahun-tahun, hanya mengonsumsi hamburger plus kentang goreng,    minumnya selalu wiski atau cognac, sambil menyedot asap rokok tiga    bungkus sehari, pasti fatal akibatnya. Prinsip ini berlaku untuk semua    orang -- Kristen maupun bukan.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  * * *&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  BAGAIMANA dengan prinsip kedua, bahwa Tuhan-lah penyebab mala-petaka    manusia, karena dengan itulah Ia menghukum Israel atas dosa-dosa mereka?    Apakah prinsip ini masih "valid" dan berlaku bagi kita sekarang?&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  Menurut Philip Yancey, tidak serta merta. Mengapa? Karena, menurutnya,    hubungan "perjanjian" (= covenant) antara Allah dan Israel itu "unik".    Tak ada duanya. Seperti tutur Musa kepada Israel, "Engkaulah yang    dipilih oleh Tuhan, Allahmu, dari segala bangsa di atas muka bumi untuk    menjadi umat kesayangan-Nya" (Ulangan 7:7).&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  Janji kepada Israel tidak serta merta bisa kita klaim sebagai janji    untuk kita. Demikian pula halnya dengan ketentuan-ketentuan bagi Israel.    Ini juga tidak secara langsung dan menyeluruh berlaku atas kita.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  Dalam kasus Israel, setiap hukuman Tuhan selalu didahului dengan    peringatan dan teguran para nabi. Israel diingatkan agar menyadari    dosa-dosa mereka. Nabi-nabi seperti Amos, Yeremia, Yesaya, Habakuk,    Hosea, dan sebagainya, secara rinci dan spesifik menyebutkan dosa-dosa    apa saja yang dimaksudkan Allah. Israel dituntut untuk bertobat dan    kembali kepada Allah.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  Barulah bila kesempatan untuk bertobat ini tidak dimanfaatkan oleh    Isarel, Allah akan datang dengan penghukuman. Penghukuman itu dalam    bentuk apa, itu pun disebutkan secara kongkret. Kepada penduduk    Yerusalem, Yesaya memaklumkan,&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  "Tuhan, Tuhan semesta alam telah menentukan suatu hari, (di mana) Ia    akan menggemparkan, menginjak-injak dan mengacaukan orang. Di "Lembah    Penglihatan" tembok akan dirombak, dan teriakan minta tolong (akan)    sampai ke puncak gunung! Elam telah memasang tabung panah. Aram datang    dengan pasukan berkereta dan berkuda. Dan Kir membuka sarung pedang ."    (Yesaya 22:5-6). Sekali lagi, sangat spesifik.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  * * *&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  BERBEDA sekali dibandingkan kita sekarang, bukan? Israel-berbeda dari    kita-tidak pernah dan tidak perlu bertanya-tanya: "Apa dosaku?",    "Mengapa penderitaan ini?, atau "Apa yang dituntut Tuhan?". Apa yang    misterius bagi kita, amat jelas bagi mereka.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  Kesakitan akibat terkena peluru nyasar, atau akibat tawuran yang membabi    buta, atau akibat penyakit kanker yang amat lanjut, atau akibat    dikhianati serta ditipu teman seiring, jelas berbeda dibandingkan    "penderitaan-sebagai-hukuman" yang dialami Israel !&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  Dan jangan sekali-kali mempersamakannya! Betapa sering dalam hal ini,    orang-orang Kristen punya maksud baik, tapi tidak peka dan tidak arif.    Mengunjungi saudara-saudaranya yang sakit, mereka tidak membawa    kata-kata penghiburan atau kue atau karangan bunga. Tapi menanamkan    "perasaan bersalah", "Anda pasti melakukan sesuatu, sehingga Tuhan    menghukum Anda begini."&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  Atau ada pula yang membawa oleh-oleh berupa "dakwaan". "Anda kurang    percaya dan kurang berdoa sih". Oleh-oleh semacam itu samasekali tidak    menghibur atau membantu. Malah menambah kesakitan yang tidak perlu.    Sebelumnya cuma sakit raga, kini hati mereka luka, tidak sejahtra, dan    ragu.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  * * *&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  ITU sebabnya, kita perlu membaca dan memahami berita Alkitab secara    baru. Kita juga perlu mencari "model" lain untuk coba menjawab    pertanyaan, "Siapa di balik kesakitan dan penderitaan manusia?". "Model"    yang baru itu adalah YESUS.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  Kita tahu bahwa Yesus adalah "Allah yang menjadi manusia". Allah Maha    Pencipta yang adi-kodrati, menjelma menjadi makhluk, menjadi manusia    yang kodrati. Allah yang serba tak terbatas, dengan ikhlas membatasi    diri-Nya, menjadi sama seperti kita-terikat oleh hukum alam. Bisa    merasakan lapar, haus, sedih, gembira dan .. sakit! Karena itu,    bagaimana Yesus merespon kesakitan dan penderitaan, bagi kita adalah    cermin yang ideal mengenai sikap yang benar dalam menghadapi sakit dan    penderitaan.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  Apa saja yang dapat kita katakan mengenai Yesus dalam kaitan ini?    Pertama, Ia menghadapi realitas kesakitan dengan "takut" dan "gentar"    "Hatiku sangat sedih, seperti mau mati rasanya," begitu Ia mengungkapkan    perasaanNya (Matius 26:38). Karena kemampuan-Nya untuk merasakan    kesakitan itu, Ia menjadi peka terhadap orang-orang yang "senasib". Ia    tidak sekadar mengkotbahi mereka dengan kata-kata. Tapi dengan tindakan.    Kuasa ilahi yang dimiliki-Nya tidak Ia pakai untuk menghukum, melainkan    untuk menyembuhkan!&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  Namun walaupun begitu, toh "mujizat penyembuhan" (yang memang    dilakukan-Nya, dan digemari banyak orang!) tidak pernah Ia jadikan pusat    pelayanan-Nya. Apalagi sebagai alat pemikat. Prinsip Yesus adalah,    "percaya dulu, maka mujizat terjadi", bukan "pamerkan mujizat    sebanyak-banyaknya, supaya sebanyak-banyaknya pula orang takjub lalu    percaya".&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  Cuma sekali-sekali, pada saat-saat yang Ia anggap perlu, Ia    memperlihatkan kuasa-Nya. Tapi pada umumnya, Ia memilih untuk    menghormati hukum alam. Bahkan pada saat yang paling gawat pun, ketika    Ia akan ditangkap. "Kau sangka bahwa Aku tidak dapat berseru kepada    Bapa-Ku, supaya Ia segera mengirim lebih dari dua belas pasukan malaikat    untuk membantu Aku?" (Matius 26:53). Tapi bukan itu yang Ia lakukan. Ia    rela pergi bersama-sama dengan para penangkap-Nya.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  Oleh karena itu, Ia pun ingin agar kita dengan rendah hati bersedia    menerima keterbatasan kodrati kita, termasuk realitas bahwa kita bisa    sakit dan menderita, dan bahwa sakit serta menderita itu tidak enak.    Tidak terlalu mudah cari mujizat.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  * * *&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  BAGAIMANA pendapat Yesus mengenai "penanggungjawab utama" kesakitan dan    penderitaan manusia? Ia tak pernah memberi jawaban "instan", yang    tinggal aduk langsung reguk. Tapi yang jelas adalah, bagi Yesus,    keduanya tidak ada dalam skenario Allah. Allah yang Ia perkenalkan    adalah Allah yang bersedia menanggung penderitaan manusia, karena itu    alih-alih sengaja membuat manusia menderita. Imposibel-lah!&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  Bagaimana kalau Iblis yang kita jadikan tertuduh utama? Tentu saja Iblis    berperan besar, tapi jangan kita pikir ia bisa seenaknya berbuat apa    saja tanpa perkenan Allah. Tidak sehelai rambut pun gugur dari kepala    kita, kata Yesus, tanpa diketahui oleh Bapa yang di sorga!&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  Kalau begitu, manusia sendirikah penyebabnya? Manusia tentu    bertanggungjawab. Tangan mencencang, bahu memikul. Tapi Yesus segera    memperingatkan, bahwa belum tentu kesakitan dan penderitaan adalah buah    kesalahan yang bersangkutan.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  Menjawab pertanyaan murid-murid-Nya, mengenai dosa siapa yang    menyebabkan seseorang buta sejak lahir? Yesus menjawab, itu bukanlah    akibat dosa yang bersangkutan! (Yohanes 9:2-3). Tapi "karena    pekerjaan-pekerjaan Allah harus dinyatakan di dalam dia".&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  Jadi tetap tidak ada satu jawaban yang pasti. Ini disebabkan bukan    karena jawabannya yang sulit, melainkan karena pertanyaannya yang salah!    Seharusnya pertanyaan kita bukanlah "mengapa?" atau "apa sebabnya?" atau    "siapa yang menyebabkannya?". Semua pertanyaan ini menunjuk ke masa    lampau.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  Yang Yesus kehendaki adalah kita melihat ke depan. "Oke, sekarang saya    sakit. Apa yang sekarang dapat dan harus saya lakukan, supaya    'pekerjaan-pekerjaan Allah dinyatakan' melalui keterbatasan saya ini?".    Kalau bisa begini sikap kita, wah, kita dapat menghindarkan banyak    frustrasi yang tidak perlu. Sungguh!&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  Karena itu doa saya bukan saja supaya saya sembuh. Tapi apakah saya    sehat atau sakit, saya masih bisa berguna bagi Kerajaan-Nya. Apakah saya    sehat atau sakit, saya dimampukan menjadi saksi nyata dari kebaikan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Oleh Eka Darmaputera&lt;br /&gt;  &lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3078693648850900417-6579336356295292527?l=jesusibelieve.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/feeds/6579336356295292527/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/kesakitan-belajar-dari-yesus.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/6579336356295292527'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/6579336356295292527'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/kesakitan-belajar-dari-yesus.html' title='Kesakitan, Belajar dari Yesus'/><author><name>danecook</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SWrGuLby6vI/AAAAAAAAACc/lavLH0pKEGc/S220/3-Surgeon-General-C.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3078693648850900417.post-1897244513927735802</id><published>2009-04-08T10:24:00.000-07:00</published><updated>2009-04-08T10:28:44.369-07:00</updated><title type='text'>Layanan Doa</title><content type='html'>Buat anda yg rindu &amp;amp; ingin di doakan oleh kami...&lt;br /&gt;silahkan isi pokok doa &amp;amp; permasalahan yang anda ingin selesaikan dengan Tuhan, tim kami disini akan sangat bahagia sekali &amp;amp; memiliki kerinduan untuk membantu doa buat pergumulan anda...&lt;br /&gt;segera, jangan malu &amp;amp; canggung...&lt;br /&gt;Lekas selesaikan pergumulan anda!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Caranya klik tulisan komentar dibawah ini...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3078693648850900417-1897244513927735802?l=jesusibelieve.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/feeds/1897244513927735802/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/layanan-doa.html#comment-form' title='10 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/1897244513927735802'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/1897244513927735802'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/layanan-doa.html' title='Layanan Doa'/><author><name>danecook</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SWrGuLby6vI/AAAAAAAAACc/lavLH0pKEGc/S220/3-Surgeon-General-C.jpg'/></author><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3078693648850900417.post-2551103438615644995</id><published>2009-04-08T10:18:00.000-07:00</published><updated>2009-04-08T10:20:32.984-07:00</updated><title type='text'>Jemaat Yang Pantas Diteladani</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/Sdzc26qjV6I/AAAAAAAAAFg/nHBLyyEstaE/s1600-h/Evstafiev-chechnya-women-pray.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 223px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/Sdzc26qjV6I/AAAAAAAAAFg/nHBLyyEstaE/s320/Evstafiev-chechnya-women-pray.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5322371695663863714" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt;1 Tesalonika 1&lt;br /&gt;Kebanggaan Paulus terhadap jemaat di Tesalonika terlihat jelas. Di jemaat ini ada iman, kasih, dan pengharapan (ayat 3). Inilah jemaat yang terbuka menerima Injil dengan penuh sukacita, justru di saat-saat penindasan (ayat 6). Sukacita dan nilai-nilai Injil yang luhur tidak dinikmati sendiri, tetapi tumpah dan memancar keluar sehingga dikenal dan dinikmati banyak orang. Inilah jemaat yang misioner, kota yang di atas bukit sehingga banyak orang mengenal dan memuliakan Tuhan karena mereka. Injil memancar di seluruh wilayah Makedonia dan Akhaya (ayat 8-9).&lt;br /&gt;Paulus memuji jemaat Tesalonika. Namun, pujian Paulus ini tidak mutlak ditujukan kepada jemaat, untuk kemuliaan jemaat, karena tujuan pujian itu untuk kemuliaan nama Tuhan. Segala ucapan syukur hanya tertuju kepada Allah (ayat 1). Sikap Paulus ini memberikan pelajaran penting bagi kita: [1] Paulus menunjukkan sikap seorang hamba Tuhan yang begitu memperhatikan perkembangan jemaat Tuhan; [2] Kita diajak untuk mengakui bahwa sedikit sekali pemimpin jemaat yang memberikan pujian kepada jemaat yang diasuhnya. Kita lebih sering mendengar kritikan tajam dan kecaman pedas, analisis semua kekurangan dan kelemahan secara gamblang.&lt;br /&gt;Tidak dapat disangkal bahwa tidak ada jemaat sempurna. Tetapi masih banyak potensi positif yang dimiliki oleh gereja sebagai tubuh Kristus. Tuhan telah mempergunakan gereja sebagai alat-Nya dan begitu banyak orang yang telah menikmati hasil karya gereja. Begitu banyak orang yang telah menikmati ketenangan dan kedamaian hati; menemukan oase di tengah-tengah padang pasir yang kering. Dengan tidak menutup mata terhadap semua kekurangan, adalah berdosa terhadap Roh Kudus kalau kita mengatakan sampai hari ini gereja tidak pernah berbuat apa-apa.&lt;br /&gt;Renungkan: Kelebihan gereja bukan terletak pada orang yang ada di dalamnya tetapi terletak pada Kristus kepala gereja. Oleh sebab itu sebagai pujian jemaat akhirnya harus bermuara kepada Tuhan. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3078693648850900417-2551103438615644995?l=jesusibelieve.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/feeds/2551103438615644995/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/jemaat-yang-pantas-diteladani.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/2551103438615644995'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/2551103438615644995'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/jemaat-yang-pantas-diteladani.html' title='Jemaat Yang Pantas Diteladani'/><author><name>danecook</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SWrGuLby6vI/AAAAAAAAACc/lavLH0pKEGc/S220/3-Surgeon-General-C.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/Sdzc26qjV6I/AAAAAAAAAFg/nHBLyyEstaE/s72-c/Evstafiev-chechnya-women-pray.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3078693648850900417.post-2656303496224444717</id><published>2009-04-08T10:15:00.000-07:00</published><updated>2009-04-08T10:17:39.184-07:00</updated><title type='text'>Doa Bukan Sekedar Kata-Kata Indah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/Sdzb_EY6ylI/AAAAAAAAAFY/nQTSFE2CTMs/s1600-h/praya.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/Sdzb_EY6ylI/AAAAAAAAAFY/nQTSFE2CTMs/s320/praya.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5322370736201583186" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt; Dalam setiap ibadah hari Minggu kita menaikkan doa syafaat bagi jemaat-jemaat yang lain. Biasanya doa syafaat itu berbunyi demikian, "Ya Allah, saat ini kami teringat saudara-saudara yang tidak bisa hadir dalam kebaktian malam ini. Kami berdoa untuk mereka yang sudah lanjut usia, yang karena keterbatasan tubuh, tidak bisa lagi datang ke gereja. Mohon Tuhan lawat mereka dan berikan mereka penghiburan. Kami juga berdoa bagi saudara-saudara yang sakit, kiranya Tuhan bersama-sama mereka dan menyembuhkan mereka. Bagi teman-teman yang menghadapi kemunduran iman dan masalah mohon Tuhan hadir di sana dan memberikan mereka kekuatan." Terdengar pula doa yang biasa dipanjatkan ketika orang kristen ketika hendak makan, "Terima kasih Tuhan Yesus, untuk makanan yang Engkau berikan kepada kami malam hari ini. Saat ini kami teringat orang-orang miskin, para gelandangan yang kekurangan makanan. Mereka tidak bisa menikmati makanan seperti kami ya Tuhan. Mohon Tuhan memberkati, sehingga mereka bisa makan seperti kami."&lt;br /&gt;   Doa-doa di atas adalah doa-doa yang indah. Tapi, doa bukan sekedar kata-kata meskipun kata-kata itu indah. Tapi doa seharusnya adalah sesuatu yang menggerakkan kita yang berdoa untuk melakukan suatu tindakan yang nyata. Bagaimana doa yang menggerakkan kita untuk beraksi? Seharusnya kita berdoa syafaat demikian, "Ya Tuhan kami berdoa untuk saudara-saudara yang sudah lanjut usia, utuslah kami kepada mereka untuk memberikan penghiburan kepada mereka. Pakailah kami sebagai alat Tuhan untuk mengunjungi jemaat-jemaat yang sakit supaya mereka mendapat kekuatan. Dan biarlah kami boleh menghibur saudara-saudara kami yang lemah iman dan mendapatkan masalah yang berat supaya mereka dapat merasakan kasih dan penghiburan." Sedang doa makan yang tidak sekedar kata-kata, misalnya, "Ya Tuhan Yesus, kami berterima kasih untuk makanan ini. Saat ini kami teringat orang-orang yang kelaparan, doronglah kami untuk membagi kepada mereka apa yang kami punya." Apakah Anda sekedar berkata-kata indah dalam berdoa? &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3078693648850900417-2656303496224444717?l=jesusibelieve.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/feeds/2656303496224444717/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/dalam-setiap-ibadah-hari-minggu-kita.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/2656303496224444717'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/2656303496224444717'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/dalam-setiap-ibadah-hari-minggu-kita.html' title='Doa Bukan Sekedar Kata-Kata Indah'/><author><name>danecook</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SWrGuLby6vI/AAAAAAAAACc/lavLH0pKEGc/S220/3-Surgeon-General-C.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/Sdzb_EY6ylI/AAAAAAAAAFY/nQTSFE2CTMs/s72-c/praya.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3078693648850900417.post-4713378141482434722</id><published>2009-04-08T09:58:00.002-07:00</published><updated>2009-04-08T10:09:23.891-07:00</updated><title type='text'>Laras Genggam Erat Hatiku</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SdzX9TP4zmI/AAAAAAAAAFQ/w5cRb6QthAA/s1600-h/laras-pegang-erat-hatiku.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 316px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SdzX9TP4zmI/AAAAAAAAAFQ/w5cRb6QthAA/s320/laras-pegang-erat-hatiku.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5322366307783986786" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Laras Genggam Erat Hatiku&lt;br /&gt;01. &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/2882647/01.Erat.mp3.html"&gt;Erat&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;02. &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/2882648/02.BapaYangMengasihiku.mp3.html"&gt;Bapa Yang Mengasihiku&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;03. &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/2882715/03.CintaMuTerlebihBesar.mp3.html"&gt;CintaMu Terlebih Besar&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;04. &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/2882714/04.KeajaibanCintaMu.mp3.html"&gt;Keajaiban Cinta-Mu&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;05. &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/2882803/05.WorthyIsThe.mp3.html"&gt;Worthy Is The Lamb&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;06. &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/2882804/06.SelaluMencintaiMu.mp3.html"&gt;Selalu MencintaiMu&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;07. &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/2882907/07.Cinta.mp3.html"&gt;Cinta&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;08. &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/2882906/08.BersamaMu.mp3.html"&gt;BersamaMu&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;09. &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/2883173/09.PowerOfLove.mp3.html"&gt;Power Of Love&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;10. &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/2883174/10.Pengampunan.mp3.html"&gt;Pengampunan&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3078693648850900417-4713378141482434722?l=jesusibelieve.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/feeds/4713378141482434722/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/laras-genggam-erat-hatiku_08.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/4713378141482434722'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/4713378141482434722'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/laras-genggam-erat-hatiku_08.html' title='Laras Genggam Erat Hatiku'/><author><name>danecook</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SWrGuLby6vI/AAAAAAAAACc/lavLH0pKEGc/S220/3-Surgeon-General-C.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SdzX9TP4zmI/AAAAAAAAAFQ/w5cRb6QthAA/s72-c/laras-pegang-erat-hatiku.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3078693648850900417.post-5271058813159566869</id><published>2009-04-08T09:53:00.000-07:00</published><updated>2009-04-08T09:55:26.272-07:00</updated><title type='text'>Tetap Stabil</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SdzW9uZpV0I/AAAAAAAAAFI/NeKUuITEJKg/s1600-h/real-men-pray.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 226px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SdzW9uZpV0I/AAAAAAAAAFI/NeKUuITEJKg/s320/real-men-pray.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5322365215561045826" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin, maupun hari ini dan sampai selama-lamanya&lt;br /&gt;Ibrani 13:8&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuatu yang diartikan stabil artinya selalu sama dan tidak berubah. Demikilan pula dengan hidup kita dalam melewati hari-hari yang kita jalani dengan segala situasi yang terjadi diharaplan kita boleh tetap berdiri teguh di dalam Tuhan. Walau terkadang keadaan sekitar dapat membuat kita menjadi tidak stabil, sehingga membuat kita mudah menjadi putus asa dan kecewa. Namun di setiap keadaan apapun kita harus tetap menjadi stabil,  serta tetap kuat di bersama dengan Tuhan  Biarlah dalam diri kita selalu ada ketenangan, untuk menyikapi segala situasi yang ada. Ingatlah bahwa kita memiliki Allah yang tidak pernah berubah, baik dalam kasih dan kuasaNya itu tetaplah sama bagi kita. Sehingga kita tidak perlu khawatir dengan kondisi yang kita alami. Lepaskanlah hati kita dari segala  belenggu kecemasan. Sebab pada saat kita percaya kepada Allah, Ia  tidak pernah mengecewakan kita, sehingga hal ini akan membuat kita berada dalam kondisi yang stabil, serta kita tidak perlu hanyut dalam keadaan yang terjadi. Alasan lain agar kita tetap berdiri kokoh yaitu, Allah yang kita sembah adalah Allah  yang tidak terbatas. Hal yang lain percayalah bahwa kita memiliki Allah yang berkuasa, Allah yang sanggup melakukan perkara yang ajaib dalam hidup kita. Sebab itu agar kondisi kita selalu dapat stabil kita harus selalu meminta kemampuan, kekuatan dari Tuhan, sebab Yesus adalah sumber dari hidup kita. KekuatanNya sungguh sempurna dan dapat membuat hidup kita stabil.. Yag  berikutnya, harus memiliki fondasi kehidupan yang kuat dimana kita menggunakan Yesus Kristus sebagai dasar hidup kita. Saat kita menjadikan Yesus sebagai dasar dalam hidup ini maka kita akan tetap kokoh berdiri. Sekalipun hidup kita mengalami kegoncangan tetaplah kuat dan jadilah stabil dalam menjalani hidup ini sebab Allah tidak pernah meninggalkan kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;by Joice Hadisiswoyo&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3078693648850900417-5271058813159566869?l=jesusibelieve.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/feeds/5271058813159566869/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/tetap-stabil.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/5271058813159566869'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/5271058813159566869'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/tetap-stabil.html' title='Tetap Stabil'/><author><name>danecook</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SWrGuLby6vI/AAAAAAAAACc/lavLH0pKEGc/S220/3-Surgeon-General-C.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SdzW9uZpV0I/AAAAAAAAAFI/NeKUuITEJKg/s72-c/real-men-pray.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3078693648850900417.post-2214534581634857608</id><published>2009-04-08T09:40:00.000-07:00</published><updated>2009-04-08T09:42:29.418-07:00</updated><title type='text'>Tuhan Ingin Kita Ekspansi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SdzT6OeZ4PI/AAAAAAAAAFA/WMvGMOTIiGg/s1600-h/pray.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 186px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SdzT6OeZ4PI/AAAAAAAAAFA/WMvGMOTIiGg/s320/pray.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5322361856916578546" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Matius 25 : 29  Karena setiap orang yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan. Tetapi siapa yang tidak mempunyai, apapun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ekspansi.....perluasan daerah....sebuah impian yang pasti ada di benak hampir setiap manusia yang bergerak, yang bekerja dan produktif. Tapi seringkali kita berpikir-pikir, apakah hal ini sesuai dengan apa yang Tuhan inginkan? Atau terkesan sangat ambisius dan agresif?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                Tapi coba kita perhatikan lagi baik-baik ketika Tuhan Yesus memberikan perumpamaan tentang talenta itu. Di sana dibagikan tentang bagaimana pengusaha itu memberikan talenta-talentanya, dan dia berharap bahwa semua pekerja yang diberikan talenta itu dapat melakukan sesuatu yang produktif dengan talenta-talenta tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                Betapa senangnya dia ketika mengetahui bahwa yang memperoleh lima talenta itu memperoleh lima talenta hasil dari lima yang pertama, kemudian yang mendapat dua talenta menghasilkan dua talenta juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                Kalau kita renungkan baik-baik, memang pada awalnya ketika orang-orang tersebut memperoleh talenta-talenta ini, maka dengan sendirinya itu berarti mereka mempunyai pekerjaan yang harus dilakukan. Dan memang dibutuhkan satu pemikiran yang matang untuk mengupayakan talenta-talenta itu supaya dapat menghasilkan sesuatu yang berguna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                Entah bagaimana, tapi yang memiliki lima talenta itu sepertinya sangat gesit dan produktif dalam mengelola talenta-talenta tersebut. Bisa jadi dia langsung menelepon rekan bisnisnya atau partnernya untuk kerja sama yang baik, atau bisa juga dia investasikan di perusahaan-perusahaan yang menguntungkan, dan akhirnya dia berhasil memperoleh laba yang sama jumlahnya. Dengan kata lain, dia adalah fund manager yang sangat pandai dalam hal ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                Begitu juga dengan yang memperoleh dua talenta. Mungkin dia memang tidak menginvestasikan di perusahan besar, tapi kelihatannya dia juga tidak diam saja. Dia melakukan sesuatu yang sangat baik dan cukup smart sehingga akhirnya dia menghasilkan dua talenta sebagai tambahan dari dua talenta yang menjadi modal pertamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                Pada mulanya bisa jadi semua talenta itu memang merupakan sebuah tugas yang harus dikerjakan. Tapi coba kita perhatikan setelah mereka memperoleh hasil tersebut, siapa yang mendapat keuntungannya? Apakah pengusaha itu? Bukan. Dia mengembalikan talenta-talenta itu kepada mereka masing-masing. Yang mendapat lima kini menjadi punya sepuluh, dan yang mempunyai dua kini mempunyai empat. Artinya, pekerjaan itu kini menjadi sebuah ekspansi yang luar biasa. Perluasan yang mungkin tidak pernah mereka pikirkan awalnya. Sesuatu yang baik untuk mereka sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                Tapi coba lihat yang memiliki satu talenta. Karena kemalasannya, kemarahannya dan kedengkiannya, akhirnya dia hanya mengubur talentanya itu. Dan hasil akhirnya kita bisa membacanya bahwa akhirnya bahkan satu talenta itu pun diambil daripadanya karena dianggap tidak bertanggung jawab terhadap apa yang sudah Tuhan berikan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                Karena itu, apapun juga yang anda sedang hadapi saat ini, masalah apapun, pekerjaan apapun, kesulitan apapun, jangan menganggapnya sebagai beban dalam hidup ini. Jadikan semua itu justru sebagai peluang untuk maju, dan kerjakan sampai satu waktu menjadi pemenang dalam segala hal yang anda kerjakan. Ingatlah, bahwa hasil apapun dari semua yang anda kerjakan itu akan membuahkan keuntungan untuk diri anda sendiri. Jangan cepat putus asa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                Ibrani 12:11  Memang tiap-tiap ganjaran pada waktu ia diberikan tidak mendatangkan sukacita, tetapi dukacita. Tetapi kemudian ia menghasilkan buah kebenaran yang memberikan damai kepada mereka yang dilatih olehnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                Jadi, jelaslah bahwa jangan takut untuk melewati semua hal yang harus kita lewati. Tapi jangan lupa sertakan Tuhan dalam segala hal yang kita kerjakan supaya berhasil. Jangan takut untuk menjadi lelah, karena Tuhan akan memberikan kekuatan kepada orang-orang yang berharap kepadaNya. Jangan putus asa, lakukan terus, bersama Tuhan anda bisa. Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;               &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By : Ps. Sariwati Goenawan – IFGF GISI Bandung&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3078693648850900417-2214534581634857608?l=jesusibelieve.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/feeds/2214534581634857608/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/tuhan-ingin-kita-ekspansi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/2214534581634857608'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/2214534581634857608'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/tuhan-ingin-kita-ekspansi.html' title='Tuhan Ingin Kita Ekspansi'/><author><name>danecook</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SWrGuLby6vI/AAAAAAAAACc/lavLH0pKEGc/S220/3-Surgeon-General-C.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SdzT6OeZ4PI/AAAAAAAAAFA/WMvGMOTIiGg/s72-c/pray.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3078693648850900417.post-7927269855221891801</id><published>2009-04-08T09:35:00.001-07:00</published><updated>2009-04-08T09:38:30.951-07:00</updated><title type='text'>Adakah Yang Mendoakan Kita...???</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SdzS_JVG74I/AAAAAAAAAE4/26t4RTDKFnQ/s1600-h/pray_z3a9.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 221px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SdzS_JVG74I/AAAAAAAAAE4/26t4RTDKFnQ/s320/pray_z3a9.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5322360841923129218" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Seorang pengusaha sukses jatuh di kamar mandi dan akhirnya stroke, sudah 7 malam dirawat di Rumah Sakit di ruang ICU. Disaat orang-orang terlelap dalam mimpi malam, dalam dunia Roh seorang Malaikat menghampiri si pengusaha yang terbaring tak berdaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malaikat memulai pembicaraan, "kalau dalam waktu 24 jam ada 50 orang berdoa buat kesembuhanmu, maka kau akan hidup dan sebaliknya jika dalam 24 jam jumlah yang aku tetapkan belum terpenuhi, itu artinya kau akan meninggal dunia!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau hanya mencari 50 orang, itu mah gampang ... " kata si pengusaha ini dengan yakinnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu Malaikat pun pergi dan berjanji akan datang 1 jam sebelum batas waktu yang sudah disepakati. Tepat pukul 23:00, Malaikat kembali merngunjunginya; dengan antusiasnya si pengusaha bertanya, "apakah besok pagi aku sudah pulih? pastilah banyak yang berdoa buat aku, jumlah karyawan yang aku punya lebih dari 2000 orang, jadi kalau hanya mencari 50 orang yang berdoa pasti bukan persoalan yang sulit".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan lembut si Malaikat berkata, "anakku, aku sudah berkeliling mencari suara hati yang berdoa buatmu tapi sampai saat ini baru 3 orang yang berdoa buatmu, sementara waktu mu tinggal 60 menit lagi, rasanya mustahil kalau dalam waktu dekat ini ada 50 orang yang berdoa buat kesembuhanmu".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa menunggu reaksi dari si pengusaha, si Malaikat menunjukkan layer besar berupa TV siapa 3 orang yang berdoa buat kesembuhannya. Di layar itu terlihat wajah duka dari sang istri, di sebelahnya ada 2 orang anak kecil, putra putrinya yang berdoa dengan khusuk dan tampak ada tetesan air mata di pipi mereka".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata Malaikat, "aku akan memberitahukanmu, kenapa Tuhan rindu memberikanmu kesempatan kedua? itu karena doa istrimu yang tidak putus-putus berharap akan kesembuhanmu" Kembali terlihat dimana si istri sedang berdoa jam 2:00 subuh, " Tuhan, aku tahu kalau selama hidupnya suamiku bukanlah suami atau ayah yang baik! Aku tahu dia sudah mengkhianati pernikahan kami, aku tahu dia tidak jujur dalam bisnisnya, dan kalaupun dia memberikan sumbangan, itu hanya untuk popularitas saja untuk menutupi perbuatannya yang tidak benar dihadapanMu, tapi Tuhan, tolong pandang anak-anak yang telah Engkau titipkan pada kami, mereka masih membutuhkan seorang ayah dan hamba tidak mampu membesarkan mereka seorang diri." dan setelah itu istrinya berhenti berkata-kata tapi air matanya semakin deras mengalir di pipinya yang kelihatan tirus karena kurang istirahat".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat peristiwa itu, tampa terasa, air mata mengalir di pipi pengusaha ini. Timbul penyesalan bahwa selama ini dia bukanlah suami yang baik dan ayah yang menjadi contoh bagi anak-anaknya, dan malam ini dia baru menyadari betapa besar cinta istri dan anak-anak padanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu terus bergulir, waktu yang dia miliki hanya 10 menit lagi, melihat waktu yang makin sempit semakin menangislah si pengusaha ini, penyesalan yang luar biasa tapi waktunya sudah terlambat ! tidak mungkin dalam waktu 10 menit ada yang berdoa 47 orang ! Dengan setengah bergumam dia bertanya, "apakah diantara karyawanku, kerabatku, teman bisnisku, teman organisasiku tidak ada yang berdoa buatku?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab si Malaikat, " ada beberapa yang berdoa buatmu tapi mereka tidak tulus, bahkan ada yang mensyukuri penyakit yang kau derita saat ini, itu semua karena selama ini kamu arogan, egois dan bukanlah atasan yang baik, bahkan kau tega memecat karyawan yang tidak bersalah".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si pengusaha tertunduk lemah, dan pasrah kalau malam ini adalah malam yang terakhir buat dia, tapi dia minta waktu sesaat untuk melihat anak dan si istri yang setia menjaganya sepanjang malam.  Air matanya tambah deras, ketika melihat anaknya yang sulung tertidur di kursi rumah sakit dan si istri yang kelihatan lelah juga tertidur di kursi sambil memangku si bungsu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika waktu menunjukkan pukul 24:00, tiba-tiba si Malaikat berkata, "anakku, Tuhan melihat air matamu dan penyesalanmu!! kau tidak jadi meninggal, karena ada 47 orang yang berdoa buatmu tepat jam 24:00". Dengan terheran-heran dan tidak percaya, si pengusaha bertanya siapakah yang 47 orang itu. Sambil tersenyum si Malaikat menunjukkan suatu tempat yang pernah dia kunjungi bulan lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah itu Panti Asuhan ? kata si pengusaha pelan. Benar anakku, kau pernah memberi bantuan bagi mereka beberapa bulan yang lalu, walau aku tahu tujuanmu saat itu hanya untuk mencari popularitas saja dan untuk menarik perhatian pemerintah dan investor luar negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tadi pagi, salah seorang anak panti asuhan tersebut membaca di koran kalau seorang pengusaha terkena stroke dan sudah 7 hari di ICU, setelah melihat gambar di koran dan yakin kalau pria yang sedang koma adalah kamu, pria yang pernah menolong mereka dan akhirnya anak-anak panti asuhan sepakat berdoa buat kesembuhanmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Doa sangat besar kuasanya, tak jarang kita malas, tidak punya waktu, tidak terbeban untuk berdoa bagi orang lain. Ketika kita mengingat seorang sahabat lama / keluarga, kita pikir itu hanya kebetulan saja padahal seharusnya kita berdoa bagi dia, mungkin saja pada saat kita mengingatnya dia dalam keadaan butuh dukungan doa dari orang-orang yang mengasihi dia.&lt;br /&gt;Di saat kita berdoa bagi orang lain, kita akan mendapatkan kekuatan baru dan kita bisa melihat kemuliaan Tuhan dari peristiwa yang terjadi. Hindarilah perbuatan menyakiti orang lain... sebaliknya perbanyaklah berdoa buat orang lain.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3078693648850900417-7927269855221891801?l=jesusibelieve.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/feeds/7927269855221891801/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/adakah-yang-mendoakan-kita.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/7927269855221891801'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3078693648850900417/posts/default/7927269855221891801'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jesusibelieve.blogspot.com/2009/04/adakah-yang-mendoakan-kita.html' title='Adakah Yang Mendoakan Kita...???'/><author><name>danecook</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SWrGuLby6vI/AAAAAAAAACc/lavLH0pKEGc/S220/3-Surgeon-General-C.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_37pi9bchcPg/SdzS_JVG74I/AAAAAAAAAE4/26t4RTDKFnQ/s72-c/pray_z3a9.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
