Image Hosted by UploadHouse.com

Chatting Dengan Tuhan

on Selasa, 14 April 2009


TUHAN : BUZZ!!!
TUHAN : Kamu memanggilKu ?
AKU : MemanggilMu ? Tidak.. Ini siapa ya ?

TUHAN : Ini TUHAN. Aku mendengar doamu. Jadi Aku ingin berbincang-bincang denganmu.
AKU : Ya, saya memang sering berdoa, hanya agar saya merasa lebih baik. Tapi sekarang saya sedang sibuk, sangat sibuk.

TUHAN : Sedang sibuk apa ? Semut juga sibuk.
AKU : Nggak tau ya. Yang pasti saya tidak punya waktu luang sedikit pun. Hidup jadi seperti diburu-buru. Setiap waktu telah menjadi waktu sibuk.

TUHAN : Benar sekali. Aktivitas memberimu kesibukan. Tapi Produktifitas memberimu hasil. Aktifitas memakan waktu, Produktifitas membebaskan waktu.
AKU : Saya mengerti itu. Tapi saya tetap tidak dapat menghindarinya. Sebenarnya, saya tidak mengharapkan Tuhan mengajakku chatti ng seperti ini.

TUHAN : Aku ingin memecahkan masalahmu dengan waktu, dengan memberimu beberapa petunjuk. Di era internet ini, Aku ingin menggunakan medium yang lebih nyaman untukmu daripada sekedar lewat mimpi, misalnya.

AKU : OKE, sekarang beritahu saya, mengapa hidup jadi begitu rumit ?
TUHAN : Berhentilah menganalisa hidup. Jalani saja. Analisa-lah yang membuatnya jadi rumit.

AKU : Kalau begitu mengapa kami manusia tidak pernah merasa Senang ?
TUHAN : Hari ini adalah hari esok yang kamu khawatirkan kemarin. Kamu merasa khawatir karena kamu menganalisa. Merasa khawatir menjadi kebiasaanmu. Karena itulah kamu tidak pernah merasa senang.

AKU : Tapi bagaimana mungkin kita tidak khawatir jika ada begitu banyak ketidakpastian.
TUHAN : Ketidakpastian itu tidak bisa dihindari. Tapi kekhawatiran adalah sebuah pilihan.

AKU : Tapi, begitu banyak rasa sakit karena ketidakpastian.
TUHAN : Rasa sakit tidak bisa dihindari, tetapi penderitaan adalah sebuah pilihan.

AKU : Jika Penderitaan itu pilihan,mengapa orang baik selalu menderita ?
TUHAN : Intan tidak dapat diasah tanpa gesekan. Emas tidak dapat dimurnikan tanpa api. Orang baik melewati rintangan, tanpa menderita. Dengan pengalaman itu, hidup mereka menjadi lebih baik bukan sebaliknya.

AKU : Maksudnya pengalaman pahit itu berguna?
TUHAN : Ya. Dari segala sisi, pengalaman adalah guru yang keras. Guru pengalaman memberi ujian du lu, baru pemahamannya.

AKU : Tetapi, mengapa kami harus melalui semua ujian itu ? Mengapa kami tidak dapat hidup bebas dari masalah ?
TUHAN : Masalah adalah rintangan yang ditujukan untuk meningkatkan kekuatan mental. Kekuatan dari dalam diri bisa keluar dari perjuangan dan rintangan, bukan dari berleha - leha.

AKU : Sejujurnya ditengah segala persoalan ini, kami tidak tahu kemana harus melangkah.
TUHAN : Jika kamu melihat keluar, maka kamu tidak akan tahu kemana kamu melangkah. Lihatlah ke dalam. Melihat keluar, kamu bermimpi. Melihat ke dalam, kamu terjaga. Mata memberimu penglihatan. Hati memberimu arah.

AKU : Kadang - kadang ketidakberhasilan membuatku menderita. Apa yang dapat saya lakukan ?
TUHAN : Keberhasilan adalah ukuran yang dibuat oleh orang lain. Kepuasan adalah ukuran yang dibuat olehmu sendiri. Mengetahui tujuan perjalanan akan terasa lebih memuaskan daripada mengetahui bahwa kau sedang berjalan. Bekerjalah dengan kompas, biarkan orang lain bekejaran dengan waktu.

AKU : Di dalam saat sulit, bagaimana saya bisa tetap termotivasi ?
TUHAN : Selalulah melihat sudah berapa jauh kamu berjalan, daripada masih berapa jauh kamu harus berjalan. Selalu hitung yang harus kau syukuri, jangan hitung apa yang tidak kau peroleh.

AKU : Apa yang menarik dari manusia ?
TUHAN : Jika menderita, mereka bertanya "Mengapa harus aku ?". Jika mereka bahagia, tidak ada yang pernah bertanya "Mengapa harus aku ?".

AKU : Kadangkala saya bertanya, siapa saya, mengapa saya disini ?
TUHAN : Jangan mencari siapa kamu, tapi tentukanlah ingin menjadi apa kamu. Berhentilah mencari mengapa saya di sini. Ciptakan tujuan itu. Hidup bukanlah proses pencarian, tapi sebuah proses penciptaan.

AKU : Bagaimana saya bisa mendapat yang terbaik dalam hidup ini ?
TUHAN : Hadapilah masa lalu-mu tanpa penyesalan. Peganglah saat ini dengan
keyakinan. Siapkan masa depan tanpa rasa takut.

AKU : Pertanyaan terakhir. Seringkali saya merasa doa-doaku tidak dijawab.
TUHAN : Tidak ada doa yang tidak dijawab. Seringkali jawabannya adalah TIDAK.

AKU : Terima Kasih Tuhan atas chatting yang indah ini. TUHAN : Oke. Teguhlah dalam iman, dan buanglah rasa takut. Hidup adalah misteri untuk dipecahkan, bukan masalah untuk diselesaikan. Percayalah padaKu. Hidup itu indah jika kamu tahu cara untuk hidup.

TUHAN has signed out.


Anda Berharga


Ketika berkunjung ke rumah anak perempuan saya beberapa minggu lalu, saya memperhatikan Brent, suaminya, menggunakan gergaji untuk memotong beberapa pohon pinus yang tinggi di belakang rumah mereka. Pohon-pohon tersebut telah mati akibat kekeringan musim panas dan dapat rubuh. Sesaat sebelum saya meninggalkan rumah mereka, saya keluar untuk berbicara dengan Brent. Cucu saya, Kaitlyn, juga ingin bertemu dengan ayahnya, mengikuti saya dari belakang. Saya angkat tubuh kecilnya, meletakkan dia di atas pundak saya agar dia dapat memperhatikan ayahnya bekerja. Brent mematikan mesin gergajinya dan kami berbicara selama beberapa saat. Lalu saya menarik Kaitlyn untuk masuk kembali ke dalam rumah. Saat Brent mulai bekerja, Kaitlyn berkata dia ingin melihat. Saya menuruti permintaan Kaitlyn dan menjaganya di tempat yang aman.

Sebelum Brent menyalakan mesinnya, saya berkeinginan untuk mengingatkan dia betapa pentingnya berdiri pada jarak yang aman sehingga pohon-pohon tersebut tidak akan menimpanya ketika tumbang. Setelah menjelaskan kepada Kaitlyn bahwa bahaya dapat seketika terjadi dan kami tidak menginginkan pohon menimpa, saya bertanya kembali kepada Kaitlyn untuk meyakinkan diri saya bahwa ia mengerti. Kaitlyn menjawab, "Ya Papaw.."

Dan lagi untuk benar-benar mengingatkan dia apa yang telah saya jelaskan, saya bertanya, "Dan mengapa kau harus tetap berada di sini?"

Tanpa ragu, Kaitlyn menjawab dengan senyuman lebar, "Karena saya berharga."

Seorang anak berumur tiga tahun mungkin tidak dapat sepenuhnya mengerti apa yang orang dewasa seperti kita coba jelaskan. Namun, Kaitlyn menyadari sepenuhnya bahwa dia dikasihi dan berharga di hati orang-orang yang berada di sekitarnya, terutama saya, Papaw Keith-nya.

Allah menghendaki Anda agar mempunyai keyakinan yang sama terhadap Dia. Allah menghendaki kita untuk menjadi seperti seorang anak dalam hubungan pribadi kita dengan Dia. Allah ingin kita tahu bahwa kita, Anda, saya, dan setiap dari kita, berharga di hatiNya. Ketika kita disakiti. Ketika kita membutuhkan pengampunan. Apapun yang kita butuhkan, Dia menginginkan kita untuk datang kepadaNya. Anda berharga.

1 Petrus 2:3-5: Jika kamu benar-benar telah mengecap kebaikan Tuhan. Dan datanglah kepadaNya, batu yang hidup itu, yang memang dibuang oleh manusia, tetapi yang dipilih dan dihormat di hadirat Allah. Dan biarlah kamu juga dipergunakan sebagai batu hidup untuk pembangunan suatu rumah rohani, bagi suatu imamat kudus, untuk mempersembahkan persembahan rohani yang karena Yesus Kristus berkenan kepada Allah.

Oleh: Keith Todd Sumber: Daily Wisdom

Dilahirkan untuk Terbang


Efesus 2:10

Tidak ada yang lebih indah daripada pemandangan alamiah seekor rajawali yang melayang-layang dengan anggun di langit. Karena itu saya sangat menikmati kisah seorang petani yang pernah menemukan seekor anak rajawali yang terdampar di tengah hutan. Anak rajawali itu sedang menggelepar berjuang hidup, petani itu kemudian memutuskan untuk membawa anak rajawali itu bersamanya dan memeliharanya. Masalahnya, yang ada di peternakannya hanyalah segerombolan ayam, dan anak rajawali itu dipeliharanya bersama dengan ayam-ayam tersebut. Jadi, ketika ayam-ayam berkeliaran dan mematoki biji-bijian di atas tanya, anak rajawali itu belajar dan melakukan hal yang sama. Mematoki biji-bijian tentu saja biasa bagi ayam tetapi merupakan cara yang aneh bagi seekor rajawali untuk hidup.

Ketika tiba saatnya si petani merasa rajawali itu sudah cukup besar dan mampu menghidupi dirinya sendiri, ia membawa rajawali itu ke pekarangan belakangan dengan maksud mengajarinya terbang. Dua kali ia berusaha melemparkan rajawali itu ke langit, dan dua kali juga rajawali itu terlempar di tanah, dan seperti yang Anda duga, rajawali itu mulai mematok-matok tanah seperti layaknya seekor ayam. Lalu, si petani itu memiliki sebuah ide. Ia meletakkan rajawali itu di tiang pagar yang tertinggi, lalu terjadilah. Rajawali itu mengarahkan kepalanya ke atas dan ia melihat langit. Melihat matahari. Dan tiba-tiba, sebuah lengkingan keluar dari mulutnya, direntangkan sayapnya dan terbang dari tiang pagar. Awalnya, rajawali itu terbang dalam lingkaran kecil di atas kepala sang petani, lalu kemudian ia terbang tinggi ke atas langit, menuju ke arah cahaya matahari. Ia seekor rajawali! Dan tidak dilahirkan untuk mematoki makanan ayam! Ia dilahirkan untuk terbang! Dan demikian juga Anda!

Mungkin kata-kata ini secara mendasar menggambarkan bagaimana Anda mengakhiri hari-hari Anda belakangan ini, "Ya, lumayanlah.. cuma belum cukup." Semua hal berjalan secara lumayan, biasa saja. Tidak ada yang menggetarkan hati. Tetapi Anda merasa letih dan lesu. Tidak ada cukup cinta. Tidak ada rasa kecukupan - kedamaian. Ada sesuatu yang hilang.

Mungkin karena Anda sedang berjuang hidup, tetapi tidak menghidupi kehidupan Anda seperti yang seharusnya. Anda mematoki biji-bijian seperti ayam, seperti orang-orang di sekeliling Anda. Tetapi Anda diciptakan untuk sesuatu yang lebih besar, lebih tinggi, dan jiwa Anda mengetahuinya. Anda tidak akan pernah merasa lengkap, merasa damai sampai pada akhirnya Anda mampu menjalani kehidupan seperti yang selayaknya Anda telah diciptakan.

Keberadaan Anda, identitas Anda dijabarkan dalam Efesus 2:10, "Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya." Allah mengatakan Anda dicipta olehNya, untukNya, dan bagi suatu pekerjaan yang lebih besar dari apa yang dapat Anda temukan jika Anda berjalan sendiri. Itulah mengapa kita merasa kehidupan kita tidak cukup untuk memuaskan kita. Kita menjalani kehidupan kita sendiri - dan Alkitab menyebutkannya sebagai dosa. Hal tersebut telah mengambil kita dari Sosok yang telah menciptakan kita. Kita terjebak dalam hal-hal duniawi yang tidak pernah dapat memuaskan kita dan kita tidak akan pernah memperoleh kekekalan yang seharusnya dapat kita peroleh. Anda lihat, Anda dilahirkan untuk terbang, tetapi tanpa Yesus dalam hati Anda, Anda melihat ke bawah mematok seperti ayam. Dosa telah mengurung kita.

Dan karena itulah Anda harus, seperti yang dikatakan dalam Alkitab, "dalam Kristus Yesus." Anak Allah menempuh kematian untuk dosa yang telah Anda lakukan supaya Anda dapat diampuni dan berada di dalam tangan Allah yang menciptakan Anda, agar tidak ada satu hari lagi yang terbuang di luar rencana yang indah bagi Anda. Allah sedang menunggu Anda merentangkan kehidupan Anda sebesar-besarnya, yang tidak pernah Anda bisa bayangkan sebelumnya.

Anda ditakdirkan untuk langit; untuk kerajaan surgawi, untuk hal-hal yang lebih besar. Sekarang waktunya untuk menatap Sang Putra - Putra Allah yang mengasihi Anda sehingga Ia rela mati untuk Anda.

Oleh: Ron Hutchcraft